Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Wilsen Willim Hadirkan Lunar 2026 dengan Nuansa Peranakan Modern

Wilsen Willim Hadirkan Lunar 2026 dengan Nuansa Peranakan Modern
dok. Wilsen Willim

  • Palet Warna Imlek yang Lebih Mature dan Fleksibel Koleksi Lunar 2026 hadir dengan warna merah gelap, biru gelap, biru langit, abu-abu, hitam, hingga putih, merefleksikan perubahan cara generasi modern memaknai pakaian yang festive.

  • Sentuhan Peranakan Kontemporer yang Timeless Nuansa peranakan modern menjadi benang merah koleksi ini. Detail seperti batik pesisir, kerah Shanghai, dan elemen kancing khas memberikan identitas kuat tanpa terasa kostumatik.

  • Siluet Ready-to-Wear yang Mudah Dipadu Padankan Koleksi yang beragam seperti jaket, kemeja, rompi, bustier, cardigan, celana, hingga rok dirancang untuk fle

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Wilsen Willim kembali menghadirkan koleksi yang tidak hanya relevan secara budaya, tetapi juga selaras dengan gaya hidup modern. Melalui desain yang matang dan kontemporer, koleksi Lunar 2026 menampilkan interpretasi baru dari pakaian festive, lebih versatile, wearable, dan tetap berakar pada identitas budaya. Koleksi ini menjadi refleksi bahwa perubahan adalah bagian dari perjalanan kreatif, sekaligus upaya menjaga nilai tradisi agar tetap hidup di tengah dinamika zaman.

Nggak hanya terpaku pada warna cerah khas Imlek, koleksi ini mengeksplorasi palet yang lebih dewasa dan elegan, menjawab kebutuhan generasi muda yang menginginkan pakaian festive yang tetap relevan untuk keseharian.

  1. 1. Palet Warna Imlek yang Lebih Mature dan Fleksibel

    NF_61413.jpg
    dok. Wilsen Willim

    Koleksi Lunar 2026 hadir dengan warna merah gelap, biru gelap, biru langit, abu-abu, hitam, hingga putih, merefleksikan perubahan cara generasi modern memaknai pakaian yang festive, lebih personal dan tidak lagi terpaku pada aturan tradisional yang kaku, selama tetap menjaga esensi perayaan.

  2. 2. Sentuhan Peranakan Kontemporer yang Timeless

    NF_61264.jpg
    dok. Wilsen Willim

    Nuansa peranakan modern menjadi benang merah koleksi ini. Detail seperti batik pesisir, kerah Shanghai, dan elemen kancing khas memberikan identitas kuat tanpa terasa kostumatik, menjadikan koleksi ini mudah diintegrasikan ke wardrobe modern.

  3. 3. Siluet Ready-to-Wear yang Mudah Dipadu Padankan

    NF_61346.jpg
    dok. Wilsen Willim

    Koleksi yang beragam seperti jaket, kemeja, rompi, bustier, cardigan, celana, hingga rok dirancang untuk fleksibilitas styling yang membuat koleksi tetap relevan dipakai setelah musim festive berakhir, memperkuat konsep sustainability dalam penggunaan pakaian.

  4. 4. Material Nyaman untuk Penggunaan Jangka Panjang

    NF_61303.jpg
    dok. Wilsen Willim

    Perpaduan material seperti katun, renda, jacquard, rajut, hingga suiting fabric menghadirkan keseimbangan antara struktur dan kenyamanan. Hal ini memungkinkan pakaian tetap terasa premium tanpa mengorbankan wearability.

  5. 5. Representasi Generasi Muda yang Dinamis

    NF_61251.jpg
    dok. Wilsen Willim

    Koleksi ini juga diperkuat dengan kehadiran empat figur muda sebagai wajah kampanye, yang merepresentasikan energi, optimisme, dan semangat baru, selaras dengan filosofi shio kuda yang penuh energi dan progresif.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More