Sentuhan Personal Maria Grazia Chiuri di Koleksi FENDI Cruise 2027

- Maria Grazia Chiuri memperkenalkan koleksi FENDI Cruise 2027 dengan pendekatan personal yang menyoroti keseharian, fleksibilitas, dan identitas modern bagi perempuan serta laki-laki masa kini.
- Koleksi ini menampilkan siluet minimalis dengan eksplorasi material kontras seperti parchment dan black leather, menciptakan tampilan clean namun edgy melalui desain modular yang bisa disesuaikan.
- Chiuri menghadirkan pesan kebersamaan lewat filosofi 'Less I, More Us', memadukan elemen feminin khas FENDI dengan simbol tree of life sebagai refleksi hubungan manusia dan alam.
Maria Grazia Chiuri memperkenalkan koleksi Cruise pertamanya untuk FENDI. Alih-alih tampil dramatis atau terlalu teatrikal, ia memilih pendekatan yang terasa lebih personal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Bagi Chiuri, koleksi ini menjadi semacam manifesto tentang cara ia melihat fashion, craftsmanship, hingga bagaimana pakaian bisa terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
1. Menggambarkan Fashion sebagai Bahasa Kehidupan Modern

Dalam koleksi Cruise 2027, Chiuri ingin menghadirkan wardrobe yang bisa dipakai untuk perempuan dan laki-laki masa kini, bagaimana pakaian bisa terasa fleksibel, nyaman, dan tetap punya identitas kuat.
Ia menggunakan istilah “bourgeoisie” sebagai simbol modernitas yang lebih luas dan inklusif. Sebuah gambaran tentang berbagai generasi, karakter, gaya hidup, hingga cara orang mengekspresikan diri lewat pakaian.
2. Siluet Minimalis dengan Eksperimen Material

Salah satu hal paling menarik dari koleksi ini adalah permainan material yang kontras. Kontras tekstur menjadi salah satu bahasa utama koleksi ini. Chiuri mengeksplorasi parchment, material khas FENDI dan memadukannya dengan black leather bertabur studs pada Baguette bag versi terbaru.
Material parchment juga muncul dalam pakaian sebagai warna netral yang kontras dengan nuansa hitam pekat. Ada pula kemeja dan celana yang sekilas terlihat seperti satu kesatuan outfit. Desain ini bisa dibongkar-pasang sesuai kebutuhan styling masing-masing.
3. Outerwear Jadi Sorotan

Maria Chiuri juga memberikan sentuhan baru pada beberapa item wardrobe klasik. Trench coat misalnya, tampil lebih bold lewat detail fur stripes dan wedge studs yang memberikan karakter lebih kuat.
Sementara itu, permainan antara shiny leather dan matte fabric membuat jaket maupun coat terlihat lebih dimensional dan modern.
4. Sentuhan Feminin Khas FENDI

Meski banyak bermain dengan tailoring dan material eksperimental, Chiuri tetap mempertahankan sentuhan feminin yang khas FENDI. Dress berbahan georgette diberi detail leather plastron untuk menciptakan siluet baru. Sementara itu, detail silver lace dan embroidery sequin bikin efek berkilau yang elegan di keseluruhan look.
5. Filosofi “Less I, More Us”

Di balik seluruh eksplorasi desain tersebut, ada pesan yang ingin disampaikan Chiuri lewat koleksi ini. Salah satunya hadir melalui motif tree of life yang menjadi simbol hubungan antara manusia, alam, dan kebersamaan.
Pesan itu semakin kuat lewat motto “Less I, more us.” Sebuah kalimat yang seolah merangkum keseluruhan arah baru FENDI di bawah sentuhan Maria Grazia Chiuri yang melihat fashion tentang individualitas, koneksi, dan cara baru melihat diri sendiri di tengah dunia yang terus berubah.


















