Roger Vivier Hadirkan Koleksi Pièce Unique Autumn/Winter 2026/27 Bertajuk L'Atelier des Papillons

Di tengah perhelatan Paris Haute Couture Week, Roger Vivier kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam memadukan warisan rumah mode dengan pendekatan desain yang relevan untuk masa kini.
Melalui L'Atelier des Papillons, koleksi Pièce Unique Autumn/Winter 2026/27, maison asal Prancis tersebut menghadirkan serangkaian kreasi eksklusif yang mengeksplorasi salah satu motif paling ikonis dalam sejarahnya, yakni kupu-kupu.
Dipresentasikan di Maison Vivier di bawah arahan Creative Director Gherardo Felloni, L'Atelier des Papillons menjadi langkah baru bagi lini Pièce Unique.
Jika selama ini koleksi tersebut dikenal lewat tas mewah dan gilet berbordir, musim ini Roger Vivier memperluas eksplorasinya ke dunia alas kaki.
Untuk pertama kalinya, Choc pumps dan sneakers hadir sebagai bagian dari Pièce Unique, yang masing-masing diciptakan sebagai karya tunggal yang hanya dibuat satu di dunia.


Konsep one-of-a-kind menjadi fondasi utama koleksi ini.
Setiap desain dikerjakan secara individual sehingga memiliki karakter yang berbeda, layaknya sebuah karya seni yang lahir dari perpaduan kreativitas, keahlian tangan, dan perhatian terhadap detail.
Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan posisi Pièce Unique sebagai ruang bagi Roger Vivier untuk mengeksplorasi craftsmanship pada level tertinggi.
Inspirasi koleksi berakar pada motif kupu-kupu yang telah menjadi bagian dari identitas kreatif Roger Vivier sejak pertengahan abad ke-20. Simbol tersebut pernah menghiasi berbagai rancangan Monsieur Roger Vivier melalui bordir, hak sepatu sculptural, hingga ornamen dekoratif.
Alih-alih mereproduksi arsip, Gherardo Felloni memilih menafsirkannya kembali melalui perspektif yang lebih kontemporer.
Motif kupu-kupu diwujudkan lewat beragam teknik artisan, mulai dari bordir manik-manik, organza, macramé, bulu yang dilukis tangan, logam yang dipahat, hingga kristal.
Berbagai material tersebut menciptakan dimensi, tekstur, dan permainan cahaya yang berbeda pada setiap karya, sekaligus menghadirkan interpretasi yang unik, sebagaimana tidak ada dua kupu-kupu di alam yang benar-benar identik.


Selain mempertahankan kehadiran Efflorescence Jewel Bag dan gilet berbordir sebagai bagian dari koleksi, Roger Vivier juga menempatkan Choc pump sebagai salah satu fokus utama musim ini.
Siluet tersebut mengusung kembali hak melengkung ikonis yang pertama kali diperkenalkan Roger Vivier pada 1959 dan kini diinterpretasikan ulang oleh Gherardo Felloni untuk koleksi Autumn/Winter 2026/27.
Tak kalah menarik, maison juga memperkenalkan sneakers Pièce Unique pertamanya.
Berangkat dari siluet sporty yang diperkenalkan Felloni pada 2018, desain tersebut diperkaya dengan sentuhan couture melalui detail dekoratif dan hak sculptural yang terinspirasi dari Choc, sehingga memperlihatkan bagaimana bahasa craftsmanship dapat diterapkan pada bentuk yang lebih modern.
Pengalaman menikmati koleksi ini semakin lengkap melalui presentasi di Maison Vivier yang menghadirkan moodboard, sketsa, foto arsip, dokumen historis, hingga koleksi sepatu dan bordir dari berbagai era.
Seluruh elemen tersebut memperlihatkan bagaimana warisan Roger Vivier terus menjadi sumber inspirasi yang hidup bagi setiap kreasi baru.
Seiring peluncuran L'Atelier des Papillons, Roger Vivier juga mengumumkan kehadirannya di Indonesia pada Juli 2026. Informasi lebih lanjut mengenai agenda tersebut akan dibagikan melalui akun Instagram resmi KANMO Group Fashion.




















