8 Pewarna Tekstil Alami Cocok untuk Industri Fashion Ramah Lingkungan

Jengkol pun bisa!

8 Pewarna Tekstil Alami Cocok untuk Industri Fashion Ramah Lingkungan

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Berbeda dengan industri fast fashion yang mengandalkan pewarna pakaian kimiawi, belakangan banyak brand lokal yang mulai memperhatikan lingkungan sekitar dengan memanfaatkan pewarna alami dari berbagai tumbuhan.

Untunglah Indonesia memiliki beragam tumbuhan, jadi daftar tanaman di bawah inilah yang bisa diandalkan sebagai pewarna tekstil. Cocok buat brand fashion yang ingin memproduksi pakaian ramah lingkungan.

1. Kesumba Keling atau Daun Bixa

Tumbuhan kesumba keling atau daun bixa adalah perdu asal Amerika tropis yang menghasilkan warna merah. Selain menjadi bahan baku pewarna lipstik, kesumba juga bisa jadi pewarna tekstil dan daunnya sering digunakan untuk ecoprinting. Sebab, pada akar, daun dan bijinya mengandung zat warna biksin, orelin, glukosida, zat samak dan damar.

2. Secang

Pernah minum wedang secang? Masih ingat kan warna air seduhan secang yang menghasilkan warna merah? Nah, secang juga jadi salah satu tanaman yang menjadi pewarna tekstil bahkan juga jadi bahan anyaman, lho.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here