Dianggap sebagai pekan mode tahunan terbesar dan paling berpengaruh di Asia Tenggara, Jakarta Fashion Week adalah platform universal bagi para pelaku industri mode yang ingin dikaitkan dengan desain, gaya, dan tren mode terkini. Rangkaian acara JFW 2022 beralangsung selama 7 hari di City Hall Pondok Indah Mall. Salah satu ajang yang nggak pernah absen yakni Fashion Force Award 2022.

Fashion Force Award adalah ajang penghargaan tahunan dari Jakarta Fashion Week yang menjadi barometer potensi bagi emerging designers. Tahun ini, telah terpilih tujuh brand lokal yang terbagi atas dua kategori, yaitu ready-to-wear dan aksesori.

Pada show puncak yang digelar di JFW 2023 tanggal 25 Oktober 2022, terdapat koleksi terbaru dari ANW, BLUESVILLE, K.A.L.A Studio, dan Mote-Mote untuk kategori ready-to-wear serta Jumpanona, Tigah Home, dan Hijack Sandals untuk kategori aksesori. Ketujuh brand ini dianggap paling inovatif dan visioner dalam mengantarkan reformasi dan regenerasi fashion. Masing-masing akan menampilkan 6 looks di runway Fashion Force Award 2022.

1. Label milik Astrid Nadia dan Ilaine Prasetyo, ANW, menampilkan koleksi sarat elemen tradisional yang kerap terlihat dalam pernikahan, yaitu menggunakan detail lace, shirts, linen-silk, cotton, dan sentuhan crochet.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

2. BLUESVILLE mengusung koleksi bertajuk Simbiotic Mutualism yang terinspirasi dari perubahan alam dan koneksinya dengan manusia. Hal ini terlihat dalam koleksi sederhana dari katun organik, tencel, dan kulit dari modifikasi bakteri yang diolah dengan proses celup dan batik tradisional.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

3. K.A.L.A Studio, brand milik Vina Artha Ameilya, Adinda Tri Wardhani, dan Karina Mahendra ini berkolaborasi dengan VJ dan motion graphic artist, Isha Hening untuk menformulasikan koleksi kasual bertajuk Transisi.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

4. MoteMote hadirkan koleksi nan feminin yang terinspirasi dari film arahan Lars Von Trier, "Dancer in the Dark" yang dibintangi Bjork. Koleksi berjudul Life They Don’t See ini mendobrak batas penggunaan beading dalam wearable fashion items.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

5. Masuk ke kategori aksesori, Jumpanona menampilkan koleksi bertajuk Masekar Saabian yang bermakna ‘taman bunga’ dalam bahasa Bali terinspirasi dari berbagai jenis bunga. Inspirasi ini dituangkan dalam perhiasan 950 silver-plated brass yang dibentuk menjadi bentuk-bentuk klasik, namun futuristik.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

6. Tigah Home konsisten menghadirkan produk one-of-a-kind, termasuk untuk koleksi “Origin” yang terinspirasi dari bentuk-bentuk kuno dan diproduksi dengan memanfaatkan limbah kulit.

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFWdok. JFW

7. Hijack Sandals yang menghadirkan desain sol terbarunya yang terinspirasi dari lipatan kulit baleen whales dalam MYSTIC Collection. Hijack Sandals membuat interpretasi baru dari koleksi Sonar, dengan tiga desain eksklusif baru khusus untuk runway Fashion Force Awards di JFW 2023

7 Brand Lokal Tampilkan Karya Terbaik di Fashion Force Award 2022dok. JFW

Baca Juga: Pernah Jadi Icon JFW 2019, Ini Perjalanan Karier Adam Rosyadi

Baca Juga: Susul Dita Karang, Zayyan Asal Indonesia Bakal Debut di OCJ Newbies

Baca Juga: Beauty In Velocity, Tren Makeup Terbaru dari Instaperfect di JFW 2020