Kalau berbicara soal kreavitas anak muda - terlebih seorang desainer - lulusan LPTB Susan Budihardjo terbilang cukup baik dalam menghadirkan ide-ide kreatif. Eksplorasi yang malam kemarin dipresentasikan cukup runnin wild. Beberapa terlihat baik, beberapa terlihat terlalu lari dengan ritme-nya sendiri. Sebelum menuju ke inti acara, digelar di Ciputra Artpreneur pada 19 Januari 2017, dikesempatan yang sama Susan Budihardjo mewisuda 36 siswa dari angkatan 2016. Dimana 13 lulusan terbaik berkesempatan untuk menampilkan sekitar lima karya terbaik yang dipresentasikan. Tentu saja, kita belum familiar dengan nama-nama yang diperkenalkan, dan satu-satunya cara untuk diingat yaitu lewat karya yang berbicara, malam ini!

Menamai koleksinya CAMBIO, para lulusan ini tampak bersenang-senang dan cukup imajinatif. Walau terlihat terlalu 'usaha'. Ini terjadi pada beberapa look yang kurang menggugah. Seperti kerudungan dengan aksen ripped, jahitan pada rok yang tampak tidak rapi, siluet yang kurang fitted, menjadi beberapa masalah yang 'biasa' terjadi pada desainer baru. Bahkan olahan bahan jaring dengan potongan asimetris, ditambah detail eyelet, menjadi begitu mudah ditebak, dan hanya menjadi sebuah kreasi tak lazim yang tidak spesial. Well, selalu ada saat pertama bukan?

Sisanya, para lulusan baru ini tampak berusaha keep up dengan hal-hal yang tengah kekinian. Atasan dengan detail tulisan, aksen lengan yang kepanjangan, hingga kombinasi unik antara motif mega mendung dengan warna mencolok yang cukup beresiko, jadi penyegar yang boleh diapresiasi. Satu aksi pun juga ditampilkan oleh satu desainer dimana ia menampilkan busana hitam polos yang bisa berubah sekejap menjadi 'terbakar' - lewat motif api yang di-print secara digital.

"Sebagai tugas akhir masa belajar, setiap siswa diberi kebebasan luas untuk menyiapkan koleksi rancangan yang dikembangkan dari pemikiran tentang 'perubahan' (cambio) itu. Calon perancang muda dituntut untuk menggali, mengasah rasa, dan terus mengeksplorasi beragam bahan dan elemen busana hingga mendapatkan filosofi dari sebuah perubahan," jelas Susan Budihardjo, selaku kepala sekolah mode ini.

Memasuki presentasi ACAKACAK, yang kini sudah semakin besar dengan 25 alumni didalamnya, mempersembahkan 36 set busana siap pakai yang dibagi dalam tiga babak. Semua tampak larut dalam jiwa muda yang meledak-ledak. Dalam CAMBIO Worker, gaya muda tampil dalam busana bertema street yang berani. Warna kuning terang dipadankan dengan biru dan sapuan cat akrilik berwarna pink dan putih. Sementara sesi CAMBIO Safari, tampil manis dalam nuansa bulu-bulu yang meramaikan padu-padan kulot, palazzo, dan berbagai atasan berpotongan tegas. Dengan ide menarik yang mencampurkan lurik ke warna army yang kontras. Terakhir, pada CAMBIO Office, koleksi tampak lebih real untuk dikenakan. Setelan busana kantor tampak keren dengan outer seperti vest kimono hingga jaket bomber yang masih satu nuansa dengan sapuan cat akrilik.

Layaknya rumah dengan banyak penghuni, menyatukan satu suara tidaklah mudah. Malam ini semua desainer yang masih 'perawan' dengan industri fashion yang sesungguhnya ini hanya berteriak soal ide dan konsep. Tapi sisi baiknya adalah koleksi CAMBIO tidak tampil datar. Ke depannya semua yang masih tergabung dalam 'wadah' ini harus lebih melek soal banyak hal. Seperti sisi bisnis, daya jual, dan branding, yang PR-nya jauh lebih pusing dari sekedar membuat konsep yang liar. "Belajarlah dari pengalaman," kata Rinaldy A. Yunardi, desainer aksesori kenamaan yang malam itu duduk di barisan depan. "Bawalah fashion Indonesia ke arah yang lebih baik dan benar."

Ada dua busana yang mencuri perhatian Rinaldy malam itu. Sebuah dress futuristik dengan detail gelombang dan atasan berdetail perisai besar dibagian depannya. Sangat cocok dengan karakter Rinaldy yang nyentrik, selalu statement, dan berjiwa muda.

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

#REVIEW ACAKACAK Susan Budihardjo: Kreativitas Unik Para Desainer Muda yang Masih 'Perawan'

BACA JUGA: Potret Industri Fashion Indonesia Di Tahun 2017