Margaret Qualley Tampil "Barefoot" di Premiere Film The Dog Stars

- Margaret Qualley mengenakan sepatu Chanel bergaya "barefoot" saat world premiere The Dog Stars di London, Kamis (20/8), yang membuatnya tampak hampir tanpa alas kaki.
- Desain Cruise 2026/27 Chanel karya Matthieu Blazy hanya memiliki tumit kulit dan tali pergelangan kaki, sementara telapak serta jari-jari kaki dibiarkan terbuka.
- Sebagai ambassador Chanel, Qualley memadukan sepatu eksperimental tersebut dengan gaun hitam berumbai, membawa item runway kontroversial itu menjadi sorotan red carpet.
Margaret Qualley kembali mencuri perhatian di red carpet, kali ini lewat pilihan aksesori yang jauh dari kata konvensional.
Pada world premiere film The Dog Stars di London, Kamis (20/8), aktris tersebut mengenakan salah satu desain Chanel yang paling ramai dibicarakan dari koleksi Cruise 2026/27, yakni sepatu "barefoot" yang sekilas membuatnya terlihat seperti berjalan tanpa alas kaki.
Sepatu tersebut merupakan bagian dari koleksi Cruise 2026/27 Chanel yang diperkenalkan Matthieu Blazy di Biarritz, Prancis, pada April lalu.
Alih-alih menutupi kaki seperti sepatu pada umumnya, desain ini hanya terdiri dari bagian tumit berbahan kulit dan tali yang melingkar di sekitar pergelangan kaki. Bagian telapak, jari-jari, hingga sebagian besar kaki dibiarkan terbuka.

Desain yang lebih menyerupai "non-shoe" itu langsung menjadi salah satu detail paling mencolok dari koleksi.
Bentuknya memancing berbagai reaksi karena secara fungsi terlihat tidak lazim, terutama untuk dikenakan di ruang publik. Namun, justru keanehan tersebut yang membuatnya menjadi bahan perbincangan di kalangan fashion.
Kini, beberapa bulan setelah debut di runway, desain tersebut akhirnya benar-benar keluar dari panggung fashion show dan hadir di red carpet.

Margaret Qualley memadukannya dengan gaun hitam Chanel berpotongan feminin yang dihiasi detail fringe, sehingga menciptakan kontras antara siluet gaun yang elegan dan sepatu yang nyaris tidak terlihat seperti sepatu.
Pilihan tersebut terasa semakin menarik karena Margaret Qualley merupakan salah satu figur yang memiliki hubungan dekat dengan Chanel.
Sebagai ambassador rumah mode tersebut, ia telah beberapa kali tampil dalam kreasi Chanel, sehingga kemunculannya dalam sepatu Cruise 2026/27 ini terasa seperti kelanjutan alami dari hubungan tersebut.
Di sisi lain, kehadiran sepatu "barefoot" di red carpet menunjukkan bagaimana sebuah desain yang awalnya dianggap eksperimental dapat memperoleh kehidupan baru ketika dikenakan oleh seorang selebritas.
Jika di runway desain tersebut memancing pertanyaan soal fungsi dan bentuk, di red carpet Margaret Qualley justru mengubahnya menjadi sebuah fashion statement.

Momen ini sekaligus memperlihatkan salah satu fungsi penting celebrity dressing. Membawa item runway yang paling mencuri perhatian ke ruang publik dan menjadikannya bagian dari percakapan budaya populer.
Dalam kasus Chanel, sepatu yang semula dikenal karena desainnya yang kontroversial kini mendapatkan panggung kedua lewat salah satu acara red carpet paling mencolok.
Bahkan, kemunculannya di premiere The Dog Stars terasa seperti sebuah permainan kata tersendiri.
Judul film tersebut menjadi latar bagi penampilan sepatu yang memperlihatkan hampir seluruh bagian kaki Margaret Qualley.
Tak heran jika sejumlah media fashion menggambarkan momen ini dengan istilah seperti "barefoot sandals", "naked shoes", hingga "half-shoes".
Pada akhirnya, sepatu Chanel ini mungkin bukan desain yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis sehari-hari. Namun, justru di situlah daya tariknya sebagai fashion statement.
Dengan membawa desain paling eksperimental dari runway ke red carpet, Margaret Qualley membuktikan bahwa dalam mode, sesuatu yang terlihat tidak masuk akal justru bisa menjadi hal yang paling sulit diabaikan.





















