Langkah Baru Hartono Gan, Kini Masuk Dunia Ready-to-Wear Bersama JF3

- Hartono Gan meluncurkan koleksi ready-to-wear perdananya di LAKON Store, menandai transisi dari sistem made-to-order menuju pasar retail yang lebih luas dan terstruktur.
- Langkah ini menjadi bagian dari tema besar JF3 2026: RECRAFTED, yang menekankan pentingnya fondasi bisnis kuat dalam membentuk masa depan industri fashion Indonesia.
- Melalui program Future Fashion Designer, JF3 terus mendukung desainer agar seimbang antara kreativitas dan kesiapan bisnis demi memperkuat ekosistem fashion nasional.
JF3 Fashion Festival kembali menunjukkan perannya yang bukan hanya sebagai panggung runway, tetapi juga sebagai ekosistem yang aktif mendorong perkembangan industri fashion Indonesia.
Salah satu bukti nyatanya terlihat dari peluncuran koleksi ready-to-wear perdana dari Hartono Gan, yang digelar di LAKON Store, Summarecon Mall Kelapa Gading, pada 25 April 2026.
Kalau sebelumnya karya Hartono Gan dikenal lewat sistem made-to-order yang eksklusif dan personal, kini ia mulai membuka babak baru dengan 16 artikel koleksi yang sudah siap dibeli publik.
Langkah ini juga jadi bagian dari tema besar JF3 2026: RECRAFTED: Shaping the Future. Intinya, masa depan fashion bukan cuma dibentuk dari ide kreatif di runway, tapi juga dari fondasi bisnis yang kuat, mulai dari produksi, sistem kerja, sampai kesiapan masuk ke pasar retail.
JF3 konsisten membangun ekosistem tersebut lewat program Future Fashion Award (FFA) yang kini berkembang jadi Future Fashion Designer (FFD). Program ini membantu desainer, bukan hanya dari sisi kreativitas, tapi juga dari sisi bisnis, mulai dari produksi, operasional, sampai strategi masuk pasar.
Menurut Thresia Mareta, Advisor JF3 sekaligus Founder LAKON Indonesia, kunci pentingnya ada di keseimbangan antara kreativitas dan kesiapan bisnis. “Ketika kreativitas dipertemukan dengan kesiapan bisnis yang terstruktur, hasilnya dapat melampaui sebuah koleksi. Yang terbentuk adalah fondasi brand yang lebih kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Soegianto Nagaria, Chairman JF3 Fashion Festival, menegaskan bahwa JF3 ingin jadi lebih dari sekadar panggung fashion. “JF3 hadir bukan hanya untuk merayakan kreativitas, tetapi untuk membangun sistem yang memungkinkan kreativitas itu berkembang menjadi kekuatan industri,” katanya.

Hartono Gan sendiri sudah membangun label Hartono Gan Homme sejak 2019. Ia dikenal dengan pendekatan tailoring yang edgy, elegan, tapi tetap timeless. Ciri khasnya ada di siluet androgynous dengan garis desain yang tegas, bersih, dan modern.
Di koleksi ready-to-wear terbarunya ini, DNA tersebut tetap dipertahankan, tapi dibuat lebih mudah diakses pasar luas. Konsepnya mengarah ke capsule wardrobe, yaitu pakaian esensial seperti blazer, jaket kasual rapi, celana tailored, dan kemeja yang gampang dipadu padankan.
“Saya ingin lebih banyak orang dapat menikmati kualitas yang selama ini menjadi ciri khas Hartono Gan Homme." ungkap Hartono Gan.



















