Setelah 36 tahun mengabdi, Lucinda Chambers, fashion director untuk British Vogue, resmi mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Lucinda akan meninggalkan British Vogue di musim panas tahun ini.

Breaking News! Lucinda Chambers Tinggalkan British Voguecontessanally.blogspot.co.id

“Lucinda telah menjadi seorang creative collaborator sekaligus teman yang sangat mengagumkan sepanjang perjalanan karier saya.” jelas Alexandra Shulman, mantan Editor-in-Chief British Vogue. “Dia telah membuat begitu banyak pemotretan fashion yang sangat berpengaruh sekaligus menginspirasi dunia fashion selama dia bekerja sebagai fashion director untuk majalah ini. Visi, komitmen, imajinasi, serta kemampuannya juga sangat luar biasa. Rasanya, saya dan semua pengagumnya sangat excited dengan apa yang akan dia kerjakan setelah ini.”lanjut Shulman.

Karier Chambers sendiri dimulai saat dia mengambil kursus di Hornsey College of Art. Saat kuliah, Chambers mulai membuat aksesori sendiri dan menjualnya ke teman-temannya. Sampai akhirnya, pada suatu saat aksesori yang dijual masuk dalam sebuah majalah fashion yang akhirnya menginspirasinya untuk menulis surat permintaan interview kepada Vogue. Akhirnya, Chambers mengawali kariernya di Vogue dengan menjadi asisten untuk Beatrix Miller. Setelahnya Chambers juga pernah menjadi asisten untuk Grace Coddington. Dari situ, Chambers memulai pertemanannya dengan fotografer handal, Mario Testino​ yang membawanya pada majalah Elle dan akhirnya kembali ke Vogue.

Breaking News! Lucinda Chambers Tinggalkan British Voguewww.vogue.co.uk

“Saya sangat mengagumi Vogue dan sangat bangga pernah menjadi bagian dari hal ini untuk waktu yang sangat lama.” ucap Chambers.

BACA JUGA: British Vogue Angkat Edward Enninful Sebagai Editor-in-Chief Pria Pertamanya​