Havaianas x KidSuper Perkenalkan Kolaborasi Lewat Show Sinematik

- Fashion show KidSuper FW26 menghadirkan pengalaman sinematik yang emosional dan immersive.
- Koleksi ini bermain dengan ide tentang memori, identitas, dan perjalanan personal dalam alur cerita visual yang menggabungkan fashion, film, dan seni performatif.
- Kolaborasi teaser dengan Havaianas menunjukkan upaya KidSuper masuk ke ranah lifestyle yang lebih luas.
Fashion show sekarang bukan cuma soal baju di runway. Banyak brand mulai mengeksplor cara baru untuk menyampaikan cerita, termasuk sinematik yang lebih emosional dan immersive. Di musim Fall/Winter 2026, KidSuper membawa pengalaman yang terasa seperti menonton film pendek, lengkap dengan storytelling visual yang kuat sekaligus teaser kolaborasi menarik yang bikin penasaran.

KidSuper FW26 hadir dengan presentasi yang terasa seperti karya film. Show dibangun dengan alur cerita visual yang menggabungkan fashion, film, dan seni performatif. Atmosfer yang dibangun bukan sekadar dramatis, tapi juga terasa personal dan emosional, membuat audiens seperti ikut masuk ke dalam narasi yang ingin disampaikan.
Secara konsep, koleksi ini banyak bermain dengan ide tentang memori, identitas, dan perjalanan personal. Siluet, layering, hingga detail grafis terasa seperti representasi potongan cerita yang berbeda-beda, tapi tetap terasa satu dunia. Tidak hanya fokus pada estetika visual, koleksi ini juga terasa seperti medium storytelling, sesuatu yang cukup konsisten dengan DNA kreatif KidSuper.

Dari sisi desain, koleksi ini tetap mempertahankan keseimbangan antara tailoring yang rapi dengan sentuhan streetwear yang playful. Ada permainan tekstur, warna, dan layering yang membuat tiap look terasa statement tanpa terlihat terlalu “ramai”. Salah satu momen yang cukup menarik adalah teaser kolaborasi dengan Havaianas. Walaupun belum sepenuhnya diungkap, kolaborasi ini memberi gambaran bagaimana KidSuper mencoba masuk ke ranah lifestyle yang lebih luas.
Lewat presentasi ini, KidSuper kembali menegaskan posisinya sebagai brand yang tidak hanya fokus pada produk, tapi juga pengalaman dan narasi. Fashion diposisikan sebagai medium storytelling yang bisa menyentuh emosi, bukan hanya visual.


















