The Canopy Room: Destinasi Multi-Brand yang Merayakan Fashion Lokal

- The Canopy Room adalah destinasi multi-brand fashion yang mempertemukan desainer independen, brand kontemporer, dan komunitas kreatif dalam satu ruang kolaboratif.
- Setiap brand di The Canopy Room dikurasi secara selektif berdasarkan craftsmanship, storytelling, dan identitas budaya.
- Ditujukan untuk perempuan urban 25–45 tahun, The Canopy Room menawarkan pengalaman berbelanja personal, relevan, dan eksklusif dengan koleksi eksklusif dari brand lokal terpilih.
The Canopy Room hadir sebagai destinasi multi-brand fashion yang membawa perspektif baru dalam lanskap fashion Indonesia. Lebih dari sekadar ruang retail, The Canopy Room berperan sebagai ekosistem kreatif yang mempertemukan desainer independen, brand kontemporer, dan komunitas kreatif dalam satu ruang kolaboratif yang saling terhubung.

Berbasis kecintaan terhadap craftsmanship, storytelling, dan identitas budaya, setiap brand yang hadir di The Canopy Room dikurasi secara selektif. Tidak hanya menilai estetika, tetapi juga menyoroti nilai, proses kreatif, dan cerita di balik setiap karya.
Filosofi ini menegaskan bahwa fashion bukan sekadar busana, tetapi medium ekspresi yang hidup, yang mampu menceritakan visi dan karakter kreator.

The Canopy Room mengusung filosofi bahwa fashion adalah medium ekspresi yang hidup. Nama canopy dipilih sebagai simbol ruang teduh tempat ide, kreativitas, dan kolaborasi dapat tumbuh bersama.
Di bawah satu atap, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat karya para desainer lokal, baik yang sedang merintis maupun yang telah mapan, yang memiliki visi sejalan dalam menciptakan karya yang penuh makna.

Creative Director of The Canopy Room, Anita Anastasia menyampaikan, “Kami percaya bahwa Indonesia memiliki begitu banyak talenta dengan cerita luar biasa. Melalui The Canopy Room, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjual produk tetapi membangun ekosistem apresiasi terhadap proses kreati sebagai jembatan antara kreator dan komunitas.
Kami kurasi setiap brand partner dengan teliti, memastikan nilai keberlanjutan, keaslian, dan keunggulan craftsmanship menjadi fondasi kolaborasi kami. Lebih dari itu, kami berkomitmen menjadi storyteller menerjemahkan visi dan filosofi setiap brand kepada audiens yang tepat, sehingga setiap pembelian menjadi bentuk dukungan terhadap masa depan industri kreatif Indonesia.”

Ditujukan untuk perempuan urban berusia 25–45 tahun, The Canopy Room menawarkan pengalaman berbelanja yang personal, relevan, dan eksklusif, memungkinkan konsumen menemukan produk fashion berkualitas tinggi yang memadukan aksesibilitas dan nilai craftsmanship yang autentik.

The Canopy Room diposisikan sebagai ruang bertemunya komunitas tempat di mana dialog kreatif, pertukaran ide, dan kolaborasi lintas disiplin dapat terjadi secara organik. Dengan pendekatan ini, The Canopy Room berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri fashion lokal Indonesia secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, The Canopy Room pun berkolaborasi dengan brand pilihan seperti Renoa, Objects of Bentala, Rona Studio, Dare Label, Isoos Studio, Saint x Sinner, Merlot, dan Aloes untuk menghadirkan koleksi eksklusif yang memadukan gaya, kualitas, dan estetika terbaik dari industri fashion dan lifestyle lokal.

“Melalui kehadirannya, The Canopy Room mengajak masyarakat untuk melihat fashion dari perspektif yang lebih intim: sebagai cerita yang hidup, karya yang bermakna, dan identitas yang terus berkembang bersama zaman. Harapan kami, The Canopy Room dapat menjadi rumah bagi kolaborasi yang berkelanjutan dan inspiratif sebuah ekosistem di mana kreator dan komunitas tumbuh bersama," tutup Anita.


















