FENDI Spring/Summer 2027 Bawa Disco Glamour dan Lingerie ke Runway

Fendi menghadirkan koleksi Spring/Summer 2027 di Milan Fashion Week dengan nuansa disco 1970-an yang sensual dan bebas, dipimpin Maria Grazia Chiuri dalam koleksi ready-to-wear keduanya.
Lingerie menjadi elemen utama outfit, dari bra berenda, camisole, slip dress, hingga boxer shorts; material sheer, siluet flowy, dan neckline rendah memperkuat eksplorasi tubuh serta pakaian.
Terinspirasi ikon pop Raffaella Carrà, runway bercermin karya Luciano Fabro memadukan womenswear dan menswear lintas batas maskulin-feminin, sambil mempertahankan Baguette bag, sepatu statement, dan aksesori Fendi.
FENDI membawa suasana disco ke Milan Fashion Week lewat koleksi Spring Summer 2027. Untuk koleksi ready-to-wear keduanya bersama Fendi, Maria Grazia Chiuri mengeksplorasi hubungan antara tubuh dan pakaian dengan cara yang sensual, playful, sekaligus penuh kebebasan.
Lingerie bukan lagi menjadi pakaian dalam yang disembunyikan. Bra, camisole, slip dress, hingga boxer shorts justru tampil sebagai bagian utama dari outfit. Ditambah inspirasi dari ikon pop Italia Raffaella Carrà dan setting penuh cermin, runway FENDI kali ini seperti perjalanan ke era disco yang lebih modern
1. Maria Grazia Chiuri Bawa FENDI ke Era Disco

dok. FENDI Kalau biasanya FENDI identik dengan luxury yang polished, kali ini suasananya jauh lebih bebas dan sensual. Maria Grazia Chiuri membawa referensi era 1970-an ke dalam koleksi Spring Summer 2027, lengkap dengan siluet flowy, sheer fabric, plunging neckline, dan styling yang memperlihatkan lingerie.
2. Pakaian Dalam Jadi Highlight

dok. FENDI Salah satu highlight paling jelas dari koleksi ini adalah bagaimana Chiuri menjadikan lingerie sebagai bagian utama dari wardrobe.
Bra dengan detail lace dikenakan di bawah kemeja terbuka. Slip dress dan camisole tampil sebagai outfit utama. Ada juga sheer dress yang sengaja memperlihatkan lingerie di baliknya
3. Raffaella Carrà Jadi Muse Utama

dok. FENDI Salah satu inspirasi terbesar Chiuri untuk koleksi ini adalah Raffaella Carrà, ikon pop Italia yang dikenal dengan gaya panggungnya yang berani dan unapologetic.
Semangat nilah yang kemudian dibawa Chiuri ke koleksi FENDI SS27. Vibes-nya terlihat lewat sheer dress dengan trailing hems, embroidered waistcoats, sampai neckline yang dibuat lebih rendah untuk kesan yang makin bold dan sexy.
4. Set Penuh Cermin Bikin Suasana Makin Intense

dok. FENDI Fashion show ini juga punya visual yang cukup memorable. FENDI menggunakan konsep mirrored setting yang terinspirasi dari karya Cubo di specchi milik pematung Italia Luciano Fabro. Para penonton dibuat berhadapan dengan sebuah struktur bercermin tempat para model berjalan.
5. Sheer Dress dan Siluet Flowy Jadi Andalan

dok. FENDI Dress dengan material transparan hadir dalam siluet panjang dan flowy. Material ringan tersebut kemudian dipadukan dengan elemen yang lebih structured seperti waistcoats dan fur stoles, bikin kontras yang membuat look-nya terasa lebih berdimensi.
6. Menswear Ikut Bermain dengan Batas Maskulin dan Feminin

dok. FENDI Bukan cuma womenswear yang dibuat lebih sensual. Maria Grazia Chiuri juga ikut bermain dengan batas antara gaya maskulin dan feminin lewat styling yang lebih bebas.
Kemeja pria, misalnya, dipakai terbuka hingga mendekati pinggang, sementara elemen yang biasanya dianggap sebagai intimate wear justru dibawa keluar dan dijadikan bagian dari outfit sehari-hari.
7. FENDI Signature dari Baguette hingga Statement Shoes

dok. FENDI Meski tampil lebih sensual dan disco-inspired, FENDI tetap mempertahankan identitas rumah mode tersebut. Signature khas seperti Baguette bag hadir dalam berbagai look, ditemani statement shoes dan aksesori dengan tekstur yang menambah dimensi pada outfit.



















