Memiliki impian tinggi serta ambisi kuat merupakan hak bagi setiap manusia, tak terkecuali perempuan. Meski tak dapat diraih dengan mudah, kita selalu punya banyak cara dan pilihan, serta dukungan dari lingkungan sekitar.

Perempuan yang memiliki ambisi kuat dalam meraih mimpi juga dapat menguatkan satu sama lain, yakni lewat komunitas. Hadirnya komunitas perempuan mampu menjadi sistem pendukung atau support system demi tercapainya setiap impian.

Samira Shihab, CEO Tinkerlust dan Stellar Women pun berbagi kisahnya di dunia entrepreneur, serta pengalaman mengejar ambisi bersama sistem pendukung komunitas perempuan dalam acara Festival Pulih 2021 by Popbela.com.

Menjadi women entrepreneur sempat membuatnya merasa kesepian

Buka Sisi Gelap Entrepreneur, Samira Shihab Berbagi Pengalaman Pahit

Tinkerlust.com merupakan sebuah platform jual-beli online khususnya untuk produk fashion. Sudah berdiri selama 6 tahun, hadirnya Tinkerlust menjadikan Samira sebagai seorang women entrepreneur.

Dalam perjalanannya, ia mengaku seringkali merasa kesepian. Ditambah lagi saat memiliki tim, tanggung jawabnya pun semakin besar. Tak hanya sampai di situ, menjadi sosok women entrepreneur pun diikuti dengan tantangan besar bagi dirinya. Sebab, bisnis yang digelutinya memiliki banyak naik-turun sejak awal berdiri hingga hari ini.

Samira bercerita bahwa ia sempat merasa tidak ada orang yang mampu mengerti dirinya, serta permasalahan yang dihadapinya sebagai seorang women entrepreneur. Hal inilah yang akhirnya menginspirasi Samira untuk mendirikan Stellar Women.

Stellar Women adalah komunitas bagi para perempuan yang ingin menemukan sistem pendukung dalam mengejar impiannya. Setiap anggota dalam komunitas ini berkesempatan untuk berbagi kisah, saling mendukung, lebih mengerti diri sendiri sambil terus terhubung dengan orang-orang di sekitar.

Hadirnya komunitas dan support system bantu diri lebih berkembang

Buka Sisi Gelap Entrepreneur, Samira Shihab Berbagi Pengalaman Pahitinstagram.com/samira.shihab

Dalam kesempatan ini, Samira menjelaskan bahwa komunitas merupakan caranya untuk menemukan support system, terutama untuk mencapai impiannya sebagai seorang women entrepreneur.

Namun, di luar dari semua itu, tak hanya komunitas saja yang mampu jadi support system untuk membantu diri semakin berkembang. Keluarga dan teman juga merupakan support system yang selalu siap membantu saat kamu merasa kesepian atau berada di titik terendah dalam hidup.

Secara khusus, Samira menyebut komunitas berperan penting bagi perempuan. Sebab, apabila kita hidup tanpa support system atau komunitas, kita akan merasa kesepian. Perempuan yang tidak memiliki komunitas dan sistem pendukung pun berpotensi untuk melupakan dirinya sendiri, serta tidak lagi memprioritaskan dirinya.

Jadi, hadirnya komunitas, merupakan jalan bagi perempuan untuk lebih berkembang, lebih mengenal diri sendiri hingga selalu terhubung dengan orang lain.

Kesabaran jadi kunci untuk menjalani kehidupan

Buka Sisi Gelap Entrepreneur, Samira Shihab Berbagi Pengalaman Pahitinstagram.com/samira.shihab

Selanjutnya, Samira menjelaskan bahwa setiap perempuan harus memiliki kesabaran tinggi dalam menjalani kehidupan. 

"Kesabaran menjadi hal yang penting banget. Kesabaran dengan diri kita sendiri, kesabaran dengan keadaan dan kesabaran dengan challenge-challenge yang mungkin ada,"  ungkap Samira.

Menurutnya, kesabaran akan membantu perempuan untuk lebih memahami diri sendiri, termasuk setiap naik-turun fase kehidupan. Tanpa kesabaran, justru kita akan merasa terburu-buru hingga akhirnya timbul rasa anxious dalam diri.

Belajar lebih santai saat menemukan tantangan dalam perjalanan sebagai women entrepreneur

Buka Sisi Gelap Entrepreneur, Samira Shihab Berbagi Pengalaman Pahitinstagram.com/samira.shihab

Stellar Women sebagai sebuah komunitas juga mengalami dampak dari situasi pandemi. Pertemuan yang terbatas, serta program yang dijalankan secara online, membuat Samira dan anggota Stellar Women lain merasa kurang terhubung.

Berada di rumah selama masa pandemi cenderung membuat batas antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi menjadi tak terlihat. Akhirnya, setiap perempuan yang bekerja menjadi semakin kehilangan waktu untuk dirinya sendiri. Lebih lanjut, hal ini akan memengaruhi kesehatan mental.

Untuk mengatasinya, Samira berbagi kiat untuk belajar lebih relax saat menemukan tantangan atau pengalaman pahit dalam karier.

"Saat kita merasa capek atau lelah, we have to take a deep breath and just be mindful, and relax and take it slow. Karena sebenarnya there is always tomorrow," jelasnya.

Tanamkan pemikiran bahwa kita harus berhenti menekan diri, sebab masih ada hari esok. Jangan sampai menghabiskan hari untuk berfokus pada pekerjaan sampai kehilangan waktu untuk diri sendiri.

Bangun kebiasaan baru agar lebih sehat dan semangat

Buka Sisi Gelap Entrepreneur, Samira Shihab Berbagi Pengalaman Pahitinstagram.com/samira.shihab

Untuk menghindari stres akibat pekerjaan, Samira juga berbagi trik lain, yakni menemukan kebiasaan-kebiasaan baru yang bisa membuat lebih sehat dan semangat.

Kebiasaan paling penting yang diterapkan Samira untuk menjaga kesehatan mental, terutama selama pandemi adalah tidur nyenyak dan istirahat yang cukup. Pastikan kamu memiliki waktu tidur dan bangun yang konsisten, juga sedikit waktu untuk berolahraga, agar tubuh menjadi lebih sehat. 

Selanjutnya, pastikan tubuhmu bergerak dan terkena sinar matahari. Hal ini berpengaruh untuk meningkatkan semangat. Tak lupa juga menjaga makanan dan kurangi kopi atau teh yang mampu meningkatkan kadar anxiety dalam tubuh.

Menurutnya, kesehatan tubuh juga berpengaruh pada kesehatan mental, sehingga penting bagi kita untuk mengenal sistem tubuh kita sendiri. "We need to know how our body reacts," ungkapnya.

Tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar juga penting untuk menjaga kesehatan mental. Luangkan waktu untuk bertemu keluarga serta pastikan memiliki hidup yang seimbang, antara pekerjaan dengan kehidupan.

Simak kisah lengkap Samira Shihab di YouTube Popbela.com ya!

https://www.youtube.com/embed/5-_PHSDS8lc