Bahan Suede Apakah Mudah Rusak? Kenali Karakter dan Perawatannya

- Struktur serat suede rentan terhadap gesekan, goresan, dan tekanan berulang
- Suede sensitif terhadap air, kelembapan, dan mudah menyerap debu serta kotoran
- Perawatan rutin dengan pelindung khusus dan penggunaan sesuai kondisi dapat meningkatkan daya tahan suede
Bahan suede dapat memberikan kesan mewah dan elegan. Tak heran jika material ini banyak digunakan pada sepatu, tas, jaket, hingga aksesori fashion. Namun, di balik tampilannya yang menarik, suede juga dikenal sebagai bahan yang cukup “rewel” dalam perawatan. Pertanyaan apakah bahan suede mudah rusak sering muncul, terutama bagi pemilik yang ingin memastikan daya tahan produknya dalam jangka panjang. Untuk menjawabnya, penting memahami karakter suede, faktor risiko kerusakan, serta cara merawatnya dengan tepat.
1. Struktur Serat Suede yang Lebih Rentan

Suede berasal dari bagian dalam kulit hewan yang diserut hingga menghasilkan permukaan berbulu halus. Struktur ini membuat suede lebih lembut dibandingkan kulit licin, tetapi juga lebih rentan terhadap gesekan, goresan, dan tekanan berulang. Jika sering bergesekan dengan permukaan kasar, serat suede yang terlihat kusam.
2. Sensitif terhadap Air dan Kelembapan

Salah satu kelemahan utama suede adalah ketahanannya yang rendah terhadap air. Paparan air dapat meninggalkan noda, membuat permukaan mengeras, atau mengubah tekstur aslinya. Dalam kondisi lembap, suede juga berisiko berjamur jika tidak dikeringkan dan disimpan dengan benar. Inilah alasan mengapa suede sering dianggap mudah rusak.
3. Mudah Menyerap Debu dan Kotoran

Permukaan suede yang berbulu membuatnya lebih mudah menangkap debu dan kotoran dibandingkan kulit halus. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kotoran dapat menumpuk dan sulit dihilangkan, sehingga tampilan suede terlihat kusam dan tidak terawat. Penggunaan sikat khusus suede sangat disarankan untuk menjaga kebersihannya.
4. Perawatan Menentukan Daya Tahan

Meskipun terlihat rapuh, suede sebenarnya dapat bertahan lama jika dirawat dengan benar. Penggunaan pelindung khusus seperti suede protector spray, penyimpanan di tempat kering, serta pembersihan rutin dapat secara signifikan mengurangi risiko kerusakan. Tanpa perawatan ini, suede memang cenderung cepat menurun kualitasnya.
5. Cocok untuk Pemakaian Tertentu

Suede lebih ideal digunakan pada kondisi cuaca kering dan untuk aktivitas yang tidak terlalu berat. Untuk penggunaan harian dengan intensitas tinggi atau di lingkungan lembap, bahan ini memang kurang praktis. Dengan pemakaian yang sesuai, risiko suede menjadi rusak dapat diminimalkan.



















