FORTUNE Indonesia Summit 2022 tak mau ketinggalan zaman. Di salah satu sesinya, bisnis NFT yang saat ini sedang nge-hype pun ikut dibahas. Tak tanggung-tanggung, tiga narasumber berpengalaman diundang, yaitu Cipta Ciputra Harun (NFT Collector) sebagai moderator, Napoleon (Founder Scholarz & NFT Enthusiast), dan Andrew Solo (Co-founder Karafuru).

Sebagai hal yang belum lama jadi tren di Indonesia, hal-hal apa saja yang harus diketahui dari NFT? Apa yang membuatnya memiliki nilai fantastis? Simak fakta NFT sangat mahal di bawah ini, yuk!

1. Bersifat eksklusif

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOFreepik

Aset-aset yang diperdagangkan di dunia NFT bersifat eksklusif. Jika seseorang sudah membelinya, ia dipastikan adalah pemilik asli aset tersebut, dan yang lainnya palsu. Hal ini karena NFT menggunakan teknologi blockchain. 

Itu adalah keunikan dari teknologi blockchain dan juga sebuah konsep di mana gambar gue adalah punya gue sendiri. Jadi kalo misalnya kalian-kalian ini re-take and save gambar gue tuh bakal ketahuan kalo itu fake karena masing-masing NFT itu mengandung kode-kode authenticity,” kata Andrew.

2. Nama sang pencipta memengaruhi nilai

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOinstagram.com/fortune.idn

Aset NFT tidak harus selalu berupa karya yang rumit. Jika penciptanya sudah memiliki nama besar, tidak mustahil bahwa karyanya yang sederhana dapat memiliki nilai yang tinggi.

Kenapa sebuah art yang kelihatannya simple bisa mahal banget, is because itu ada evidence atau proof kalo paint tersebut di-paint oleh sebuah (seorang) artist yang terkenal atau signifikan di history art,” ujar Cipta.

3. Harga naik pesat

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOen.wikipedia.org

Andrew baru terjun ke dunia NFT tahun lalu. Namun, karya Bored Ape pertamanya yang waktu itu hanya bernilai Rp20 juta, kini tembus hingga Rp5 miliar per satuannya. Ia mengungkapkan, pasti ada saja orang yang mau membelinya.

4. NFT laku karena FOMO

Saat ini, dunia bergerak dengan cepat dan media sosial mengekspos semuanya. Manusia memiliki kecenderungan untuk tidak ketinggalan zaman. Istilah populernya adalah fear of missing out (FOMO). Menurut Andrew, hal ini yang membuat bisnis NFT berkembang pesat.

Menurut saya, sih, di situlah gimana orang punya Bored Ape tersebut di mana mereka push marketing sehingga mereka bisa bikin selebriti-selebriti di luar sana yang ternama itu bisa mau mengganti profile picture mereka dengan Bored Ape. Dan kita pun sebagai orang yang lihat, ‘wah, FOMO. Pengen juga, nih, satu foto profil dengan selebriti-selebriti tersebut,’. Dan supply-nya cuma 10 ribu, kita bayangin seluruh dunia liat profile picture idol mereka pengen juga gitu. Jadi demand-nya sangat banyak, harganya tambah naik,” paparnya.

5. Bisa dikolaborasikan dengan pendidikan

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOscholarz.io

Salah satu narasumber yang hadir di sesi ini, Napoleon, membuat proyek NFT yang dikolaborasikan dengan pendidikan. Bernama Scholarz, ia membuat aktivitas belajar lebih menyenangkan dengan menggunakan NFT sebagai reward.

Founder-nya saya dan satu lagi temen saya yang awal-awal ngenalin ke NFT. Jadi kita punya vision untuk empowering people through education. Jadi kita fokus ke learn to earn,” ujarnya.

Mekanismenya, peserta akan diberikan bahan pembelajaran dengan video dan lain-lain. Saat sudah berhasil menyelesaikan satu modul, mereka akan diberi hadiah berupa token. Namun, proyek ini masih dalam tahap pengembangan agar lebih matang.

6. Inovasi berperan penting

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOinstagram.com/fortune.idn

NFT sebenarnya hanya sebuah alat. Agar nilai aset tinggi, inovasilah yang berperan penting. Makin unik, aset NFT akan makin dicari.

Yang paling penting, tuh, inovasi biar beda dari project lain. Kenapa orang mau beli project kalian di saat ada yang lebih terkenal dan eksis? Inovasi,” kata Napoleon.

7. Tips untuk pemula: gabung komunitas

7 Fakta Tentang NFT, Mahal karena Rasa FOMOinstagram.com/fortune.idn

Hal yang harus dipahami semua pemula di dunia NFT adalah bergabung di sebuah komunitas itu penting. Di sana, akan ada informasi-informasi terkait pasar NFT terkini. Sebagaimana yang kita tahu, NFT memiliki pergerakan yang cukup cepat.

Join community, di sana akan dibantu untuk menganalisa,” tegas Andrew.

Satu hal lagi yang harus diwaspadai oleh pemula adalah adanya scammer atau penipu. Makin canggihnya teknologi membuat mereka juga dapat menipu tanpa disadari. Bahkan, baru-baru ini ada beberapa komunitas besar yang dibobol oleh tangan usil tersebut.

Hati-hati sama scammer, sih. Kayak yang DM kalian di Discord. Jangan klik-klik link, contohnya tadi pagi ada Discord yang kena hack. Sekarang scammer makin canggih karena there are so much money in this space. (Akibatnya) makin banyak pemula yang sangat gampang kena tipu,” pungkas Napoleon.

Kamu tertarik terjun ke dunia NFT juga, Bela?

Baca Juga: Jadi Tren, ini Deretan Selebritas yang Bikin Koin Kripto dan NFT

Baca Juga: 9 Fakta Menarik NFT, Sebuah Aset Digital yang Mewakili Karya Seni

Baca Juga: 9 Tips Jadi Pemimpin Muda dari Fortune 40 Under 40