Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tyra Banks Gabung 'Project Runway' di Tengah Gugatan terhadap Netflix, Ada Apa?
Tyra Banks. (instagram.com/tyrabanks)
  • Tyra Banks resmi bergabung sebagai juri tetap Project Runway Season 22, bertepatan dengan pengumuman gugatan pencemaran nama baik yang ia ajukan terhadap Netflix.

  • Gugatan tersebut menuduh dokumenter Reality Check: Inside America's Next Top Model memotong dan menyusun ulang wawancara Banks sehingga menciptakan kesan palsu tentang dirinya.

  • Banks mengklaim dokumenter itu merugikan reputasi serta bisnis es krimnya, SMiZE & DREAM, sementara proses hukum masih berjalan di tengah kembalinya ke dunia reality show fashion.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Tyra Banks bergabung sebagai juri tetap 'Project Runway' Season 22, bersamaan dengan proses gugatan pencemaran nama baik yang ia ajukan terhadap Netflix terkait dokumenter 'Reality Check: Inside America's Next Top Model'.
  • Who?
    Tyra Banks, supermodel dan pembawa acara, menggugat Netflix, 89 Blocks Holdings, EverWonder Studio, Netflix Music, serta dua sutradara Mor Loushy dan Daniel Sivan.
  • Where?
    Gugatan diajukan di Amerika Serikat; sementara pengumuman keterlibatan Tyra Banks dalam 'Project Runway' disampaikan oleh Hulu dan Freeform di platform mereka.
  • When?
    Pada 13 Juni 2026 Tyra Banks mengajukan gugatan terhadap Netflix; pada 18 Juni 2026 ia diumumkan menjadi juri tetap 'Project Runway' Season 22.
  • Why?
    Banks menilai dokumenter tersebut memotong dan menyusun ulang pernyataannya sehingga menciptakan kesan berbeda dari konteks wawancara sebenarnya dan mencemarkan nama baiknya.
  • How?
    Banks mengajukan gugatan hukum untuk meminta ganti rugi serta penghentian penggunaan citranya, sambil melanjutkan karier televisinya melalui keikutsertaan sebagai juri tetap di 'Project Runway' Season 22.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada gebrakan baru dari Tyra Banks yang kembali mencuri perhatian publik. Supermodel, presenter, sekaligus pebisnis ini resmi diumumkan sebagai bagian dari panel juri tetap Project Runway Season 22. Kabar tersebut langsung disambut antusias oleh penggemar fashion dan reality show.

Menariknya, pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah Tyra Banks mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Netflix terkait dokumenter yang membahas perjalanan sekaligus kontroversi America's Next Top Model (ANTM).

Di balik kembalinya Tyra Banks ke kursi juri kompetisi fashion, apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam perseteruannya dengan Netflix?

Tyra Banks gugat Netflix terkait dokumenter ANTM

Tyra Banks, America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)

Melansir dari Variety, pada 13 Juni 2026, Tyra Banks mengajukan gugatan terhadap Netflix, 89 Blocks Holdings, EverWonder Studio, Netflix Music, serta dua sutradara dokumenter Reality Check: Inside America's Next Top Model, Mor Loushy dan Daniel Sivan.

FYI, dokumenter tersebut mengulas sejarah panjang ANTM, termasuk sejumlah kontroversi yang selama bertahun-tahun menjadi perbincangan publik. Beberapa di antaranya melibatkan tuduhan pelecehan seksual yang dialami mantan kontestan, operasi kosmetik demi bertahan dalam kompetisi, hingga tantangan pemotretan yang dianggap bermasalah karena melibatkan penggunaan blackface.

Dalam gugatan yang diajukan, Banks menuduh pihak produksi telah memotong dan menyusun ulang pernyataannya sehingga menciptakan kesan yang berbeda dari konteks wawancara sebenarnya. Ia menyebut pengakuannya telah dilucuti dari konteksnya dan disusun ulang untuk mendukung narasi palsu dan mencemarkan nama baik yang tidak ada kaitannya dengan apa yang sebenarnya ia ungkapkan.

Menurut dokumen gugatan, Netflix hanya menayangkan sekitar 16 menit dari total wawancara selama tiga setengah jam yang dilakukan bersama Banks.

Sorotan pada kasus mantan kontestan, Shandi Sullivan

Tyra Banks. (instagram.com/tyrabanks)

Salah satu bagian yang menjadi fokus gugatan berkaitan dengan mantan kontestan ANTM, Shandi Sullivan.

Dalam dokumenter tersebut, Sullivan menceritakan sebuah pengalaman yang ia gambarkan sebagai serangan seksual saat proses produksi acara berlangsung. Menurut tim hukum Banks, informasi tersebut tidak pernah disampaikan kepadanya sebelum wawancara dilakukan.

Pengacara Banks menilai dokumenter tersebut sengaja membangun kesan bahwa dirinya tidak mengingat pengalaman Sullivan. Dalam versi yang ditayangkan, Banks terlihat terdiam setelah ditanya mengenai kisah sang mantan kontestan.

Namun, pihak Banks mengklaim rekaman lengkap yang belum diedit menunjukkan respons berbeda. Mereka menyebut Banks sebenarnya mengangguk dan menjawab, "Saya memang mengingat kisahnya."

Perbedaan inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar utama gugatan terhadap Netflix dan tim produksi dokumenter.

Gugatan yang tidak mudah dimenangkan

Tyra Banks. (instagram.com/tyrabanks)

Meski gugatan ini menarik perhatian publik, sejumlah pengamat hukum menilai tantangan yang dihadapi Banks cukup besar.

Menurut laporan The Conversation, seorang figur publik harus memenuhi standar hukum yang dikenal sebagai actual malice. Aturan yang berasal dari putusan bersejarah New York Times v. Sullivan tahun 1964 itu mengharuskan figur publik membuktikan bahwa pihak yang menerbitkan informasi mengetahui bahwa informasi tersebut salah atau secara sengaja mengabaikan fakta yang sebenarnya.

Standar pembuktian tersebut dikenal sangat tinggi dan kerap menjadi hambatan terbesar dalam perkara pencemaran nama baik yang melibatkan tokoh terkenal.

Dengan kata lain, Banks harus membuktikan bahwa Netflix mengetahui pernyataan tentangnya adalah palsu, atau bertindak dengan mengabaikan kebenaran secara sembrono. Dalam praktiknya, sangat sulit membuktikan niat jahat subjektif seorang tergugat.

Dampaknya bahkan disebut menjangkau bisnisnya

Dalam gugatan yang diajukan, Banks juga menyebut dokumenter tersebut berdampak pada bisnis es krim miliknya di Australia, SMiZE & DREAM.

Ia mengklaim peringkat dan ulasan bisnis tersebut mengalami penurunan signifikan setelah dokumenter dirilis. Menurut dokumen gugatan, sejumlah penonton memberikan ulasan negatif sebagai bentuk reaksi terhadap tayangan tersebut.

Selain meminta ganti rugi yang akan ditentukan melalui proses persidangan, Banks juga meminta pengadilan menghentikan penggunaan citranya yang berkaitan dengan album soundtrack dokumenter tersebut.

Kembali ke dunia kompetisi fashion lewat 'Project Runway'

Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Tyra Banks justru mendapatkan program reality show baru, dan kali ini ia akan menilai para desainer, bukan para model.

Pada 18 Juni 2026, Hulu dan Freeform mengumumkan bahwa Banks resmi bergabung sebagai juri tetap Project Runway Season 22. Sebelumnya, ia sempat hadir sebagai juri tamu pada musim ke-21.

Dalam musim terbaru ini, Banks akan duduk bersama Heidi Klum, Law Roach, dan Nina Garcia. Sementara itu, Christian Siriano kembali bertugas sebagai mentor peserta.

Season 22 juga mencatat sejarah baru karena menghadirkan 22 desainer, jumlah terbanyak sepanjang perjalanan acara tersebut. Episode perdana dijadwalkan tayang pada 9 Juli 2026 melalui Freeform dan tersedia di Hulu serta Disney+ sehari setelahnya.

Kehadirannya di Project Runway memperlihatkan bahwa pengaruhnya di industri ini masih kuat. Pengalaman panjang sebagai model, host, produser, dan pencipta ANTM membuatnya memiliki perspektif yang relevan untuk menilai para desainer yang berkompetisi.

Menurutmu, apakah langkah Tyra Banks bergabung dengan Project Runway akan membantu memperkuat kembali citranya di mata publik? Share your thoughts, Bela!

Editorial Team

Related Article