Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

7 Sisi Gelap America's Next Top Model, Toxic dan Penuh Tekanan

sisi gelap America's Next Top Model
netflix.com
Intinya sih...
  • ANTM awalnya positif, tapi kemudian menjadi toxic dan menekan peserta.
  • Dugaan body shaming terjadi pada peserta, termasuk pelecehan seksual.
  • Kontestan dipaksa operasi gigi permanen dan pandang bulu terhadap latar belakang etnis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Baru-baru ini, Netflix merilis dokumenter baru bertajuk Reality Check: Inside America's Next Top Model yang mengungkap sisi gelap America's Next Top Model. Diinisiasi oleh Tyra Banks, America's Next Top Model memang dikenal sebagai ajang pencarian model yang populer.

Dokumenter tersebut membahas perjalanan ANTM selama 24 musim, termasuk pengakuan soal dugaan pelecehan seksual, body shaming, dan tekanan mental dalam proses produksi. Lantas, apa saja sisi gelap dari America's Next Top Model? Simak selengkapnya di bawah ini.

Table of Content

1. Berawal dari niat positif, ANTM justru disebut makin toxic

1. Berawal dari niat positif, ANTM justru disebut makin toxic

sisi gelap America's Next Top Model
instagram.com/antmvh1

Sisi gelap America's Next Top Model yang pertama berkaitan dengan misi America's Next Top Model (ANTM), Bela. Saat pertama kali tayang pada tahun 2003, America's Next Top Model mengusung misi yang terdengar positif, yakni mendemokratisasi industri fashion dengan membuka peluang bagi perempuan-perempuan biasa untuk menjadi model kelas dunia.

Acara ini memang sukses besar dengan meraih sekitar 100 juta penonton di 170 negara dan menjadi salah satu pelopor reality show di awal 2000-an. Namun seiring waktu, ANTM justru menuai kritik karena dianggap melanggengkan standar kecantikan yang sempit, memberi tekanan psikologis pada peserta, dan budaya kerja toksik. Hal itu tentunya bertolak belakang dengan semangat awal acara tersebut yang mengklaim ingin memberdayakan kaum perempuan.

2. Dugaan body shaming

sisi gelap America's Next Top Model
instagram.com/antmvh1

Sejumlah mantan peserta America's Next Top Model mengungkap adanya praktik body shaming selama kompetisi. Giselle Samson dan Keenyah Hill menyebut komentar tentang bentuk tubuh kerap muncul saat penilaian maupun proses syuting.

Ebony Haith juga mengaku dikritik soal tekstur kulit dan penampilannya. Bahkan, rambutnya pernah rusak akibat penataan yang dianggap tidak sesuai. Selain itu, beberapa kontestan menilai produksi sengaja memperbesar konflik antar peserta demi menciptakan drama. Tujuannya agar tayangan lebih menarik bagi penonton.

3. Dugaan adanya pelecehan seksual

sisi gelap America's Next Top Model
netflix.com

Pengakuan lain terkait sisi gelap America's Next Top Model juga datang dari kontestan musim kedua, Shandi Sullivan. Ia menuduh tim produksi sengaja membiarkannya mengalami pelecehan seksual saat ia dalam kondisi mabuk dan kejadian itu tetap direkam kamera. Dalam dokumenter, ia menceritakan pengalaman para finalis saat berada di Milan, Italia.

Setelah sesi pemotretan dan tantangan, ia ikut makan malam dengan beberapa laki-laki. Situasi berubah saat Shandi masuk ke hot tub dalam keadaan sangat mabuk hingga ingatannya menjadi samar. Ia menyadari seorang laki-laki berada di atasnya, namun tidak ada yang menghentikan situasi itu.

Menurut Shandi, sebagian rekaman tersebut sempat ditayangkan dan dibingkai sebagai isu perselingkuhan. Produksi juga merekam momen saat ia menelepon kekasihnya untuk menjelaskan insiden tersebut.

4. Kontestan dipaksa operasi gigi permanen

sisi gelap America's Next Top Model
netflix.com

Di situasi lain, dua peserta musim keenam, yaitu Joanie Sprague dan Danielle Evans dikirim ke dokter gigi sebagai bagian dari makeover. Mereka harus menjalani tindakan yang bersifat permanen. Joanie menjalani operasi besar, seperti pencabutan dan pengikisan gigi.

Sementara Danielle awalnya menolak menutup celah giginya, namun akhirnya setuju setelah mendapat tekanan besar dari Tyra Banks. Mereka mengaku tidak diberi kesempatan berkonsultasi dengan keluarga sebelum mengambil keputusan.

Kini, Joanie mengatakan masih mengalami masalah gigitan permanen, walaupun ia juga merasa prosedur itu seperti kesempatan langka yang tak mampu ia biayai sendiri. Danielle, sebaliknya, ia justru menyimpan rasa marah dan kecewa atas pengalaman tersebut.

5. Diduga pandang bulu terhadap etnis

sisi gelap America's Next Top Model
instagram.com/antmvh1

Dalam dokumenter Reality Check: Inside America's Next Top Model, Tyra Banks dan Ken Mok mengungkap adanya tantangan saat ingin menghadirkan peserta dari latar belakang etnis yang beragam. Bahkan, upaya itu mendapat penolakan dari jajaran eksekutif jaringan, termasuk mantan Presiden Viacom, Les Moonves.

Ia dikabarkan menolak kandidat yang datang dari wilayah Amerika Latin, meskipun telah lolos tahap akhir seleksi. Perbedaan pandangan tersebut tentunya memicu perdebatan antara tim kreatif dan pihak eksekutif. Namun pada akhirnya, keputusan tetap berada di pihak jaringan televisi.

6. Pengungkapan orientasi seksual

sisi gelap America's Next Top Model
netflix.com

Miss J. Alexander dan Jay Manuel menceritakan bahwa mereka menerima reaksi negatif dari sebagian penonton karena tampil terbuka sebagai laki-laki gay di televisi nasional pada awal 2000-an. Saat itu, representasi LGBTQ+ di layar kaca masih terbatas sehingga memicu kritik dari sebagian audiens.

Sementara itu, mantan kontestan Ebony Haith menyebutkan bahwa orientasi seksualnya pernah diumumkan dalam acara tanpa persetujuannya. Hal inilah yang membuat ia merasa privasinya dilanggar.

7. Sesi pemotretan ANTM yang kontroversial

sisi gelap America's Next Top Model
instagram.com/antmvh1

Terakhir, dokumenter tersebut menyoroti sejumlah sesi pemotretan di America's Next Top Model yang menuai kecaman. Mulai dari konsep korban kekerasan hingga pemotretan yang disebut menukar etnisitas dengan riasan serta wig. Beberapa peserta kulit putih bahkan dirias menjadi blackface atau brownface, praktik yang kini dianggap rasis dan ofensif.

Namun, dalam dokumenter itu, Tyra Banks dan tim produksi tidak menyampaikan permintaan maaf atas konsep tersebut. Sementara itu, produser Ken Mok mengakui ada beberapa sesi pemotretan yang mengglorifikasi kekerasan dan ia menyesalinya.

Itu dia beberapa sisi gelap America's Next Top Model yang perlu kamu ketahui. Di balik ajang pencarian model yang fenomenal, acara ini ternyata menyimpan sejumlah sisi kelam.

FAQ seputar sisi gelap America's Next Top Model

Apa saja kontroversi besar di balik layar ANTM?

Banyak mantan kontestan dan awak produksi mengungkap praktik yang dianggap toksik, mulai dari tekanan mental, standar kecantikan sempit, hingga pelecehan yang direkam demi drama tayangan.

Apa kaitannya dengan dokumenter Netflix Reality Check: Inside America's Next Top Model?

Dokumenter ini mengungkap perjalanan ANTM dengan realita di balik kamera dan naik turunnya acara tersebut.

Apakah kontestan diperlakukan tidak adil secara fisik atau emosional?

Beberapa peserta melaporkan kondisi syuting seperti psychological warfare dengan kekurangan makanan, kurang tidur, dan manipulasi emosional demi citra drama TV.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah
Follow Us

Latest in Career

See More

7 Sisi Gelap America's Next Top Model, Toxic dan Penuh Tekanan

18 Feb 2026, 15:55 WIBCareer