Bekerja di sektor pelayanan 24 jam membuatmu nggak punya jam kerja yang tetap. Bisa masuk pagi, siang, bahkan malam. Kalau kamu menikmati bidang kerjanya memang terlihat menyenangkan. Tapi, paling nggak kamu merasakan 5 hal ini kan?

Sedih! Inikah yang Kamu Rasakan Jika Bekerja dengan Sistem Shift?

Ketika semua orang merasa beruntung karena hari jumat telah tiba dan ingin segera melepas penat kerja. Kamu harus bersabar karena keesokan harinya masih masuk kerja. Awalnya memang menyedihkan, tapi kamu akan terbiasa dengan kerja di akhir pekan. Di sisi lain, kamu akan merasa beruntung karena di salah satu hari kerja kamu libur sedangkan yang lain sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan.

Sedih! Inikah yang Kamu Rasakan Jika Bekerja dengan Sistem Shift?

Biasanya jadwal kerja akan berubah setidaknya tiga minggu sekali. Akan tetapi, atasan bisa menggantinya sewaktu-waktu. Dan kamu pun harus rela membatalkan liburan bersama teman-teman kalau sudah begini. Selain itu, untuk menukar jadwal libur dengan teman pun membutuhkan kesepakatan yang cukup rumit apalagi kalau ingin mengambil jatah cuti. Dampaknya kamu sering kehilangan momen kebersamaan dengan orang terdekat.

Sedih! Inikah yang Kamu Rasakan Jika Bekerja dengan Sistem Shift?

Kamu merasa bahwa hari libur kerjamu adalah hari Minggu, padahal kamu libur hari Selasa misalnya. Ini seringkali kamu alami dan sudah mulai terbiasa. Nggak hanya itu saja yang membuat kamu lupa hari. Jam tidur yang nggak tetap bisa membuatmu menjalani kegiatan tanpa peduli tanggal dan hari apa yang sedang berlangsung. Hari libur besar, Nasional maupun cuti bersama mungkin akan kamu abaikan karena tetap masuk kantor.

Sedih! Inikah yang Kamu Rasakan Jika Bekerja dengan Sistem Shift?

Menyesuaikan diri dengan jam tidur dan bangun yang nggak menentu memang susah. Belum lagi memberikan penjelasan kepada orang di sekitarmu yang komplain mengenai jam kerjamu. Kalau kamu masih tinggal di rumah, biasanya ada yang kesal karena bangunmu terlalu siang. Mungkin mereka lupa kalau jam kerjamu selesai pukul 3 dini hari. Kalau sudah begini, nggak ada salahnya kamu menjelaskan baik-baik mengenai ritme jam kerja yang sedang kamu jalani.

Sedih! Inikah yang Kamu Rasakan Jika Bekerja dengan Sistem Shift?

Jam kerja yang terbagi dengan acak membuatmu susah untuk menjalankan pola hidup yang lebih sehat. Kalau tugasmu adalah berhubungan dengan pelanggan atau klien, pasti sangat setuju. Makan pun nggak bisa santai karena bukan hal yang bijak untuk membiarkan pelanggan mengantri dan menunggu terlalu lama. Bisa jadi kamu melewatkan salah satu jam makan. Selagi masih muda, hindari untuk mempertaruhkan kesehatan. Walaupun jam makan berantakan seenggaknya jagalah asupan gizi.

Have a good day, ya, Bela.

 

BACA JUGA : Buat Kamu yang Masih Sering Kerja Saat Weekend, 9 Situasi Ini Pasti Kamu Rasakan