Bela, pasti kamu pernah punya teman yang mempunyai sifat ambisius kan? Atau kamu sendiri merasa bahwa kamu adalah seorang yang ambisius?

Dalam pergaulan baik di sekolah maupun di kantor, sikap ‘ambisius’ sering terdengar dan menjadi sebuah masalah tertentu. Tak dapat dipungkiri bahwa ambisius menjadi momok tertentu dan sering kali menjadi ledekan bagi orang yang memiliki sifat tersebut. Si ‘Ambisius’ sendiri diartikan sebagai orang yang mempunyai sikap yang menggebu-gebu dan sangat bersemangat dalam mencapai sesuatu.

Sebenarnya, apa sih ambisius itu?

Menjadi Sosok Ambisius, Baik atau Buruk?unsplash.com/rawpixel.com

Ambisius menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah berkeinginan keras mencapai sesuatu (harapan, cita-cita); penuh ambisi. Sedangkan dasar kata ambisi sendiri diserap dari bahasa inggris yakni Ambition yang berarti desired to achieved something. Bela, dapat dilihat kan bahwa ‘Ambisi’ memiliki arti yang bagus? Namun nyatanya,  dalam kehidupan Si ‘Ambisius’ sering dikaitkan dengan hal negatif.

Baik atau buruk?

Menjadi Sosok Ambisius, Baik atau Buruk?unsplash.com/rawpixel.com

“Lo tuh orangnya ambisius banget sih?”

“Dasar ‘ambis’ lho!”

“Jangan terlalu ambisus lah jadi orang!”

Pernah terima kalimat di atas? Atau pernah mengucapkan kalimat di atas kepada temanmu?

Padahal menjadi Si ‘Ambisius’ adalah sebuah hal yang baik, lho! Tanpa sadar, Jika seseorang memiliki ambisi dalam melakukan sesuatu, maka ia telah mempunyai penggerak bagi diri untuk mencapai tujuan-tujuan yang ingin diraih dalam hidup. Tanpa ambisi, manusia tidak mampu bersemangat untuk melakukan apapun.

Ambisi dapat muncul karena faktor yang berbeda-beda, mulai dari lingkungan, sosial, pergaulan, sampai mimpi masing-masing orang. Terutama sekarang dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, ambisi dibutuhkan guna untuk lebih semangat dalam menyelesaikan segala pekerjaan dan mencapai pencapaian yang lebih hebat lagi.

Ups, ternyata memang ada sisi negatifnya lho!

Menjadi Sosok Ambisius, Baik atau Buruk?unsplash.com/rawpixel.com

Memiliki keinginan yang keras untuk menggapai sesuatu memang hal positif, asalkan jangan berlebihan. Orang yang memiliki sifat ambisius biasanya menjadi mudah depresi, egois dalam bertindak, gegabah dalam mengambil keputusan dan selalu merasa tidak ingin dikalahkan. Hal itu terjadi karena Si ‘Ambisius’ yang berlebihan selalu merasa bahwa dirinya adalah yang terbaik dan harus bisa melakukan segala hal dengan sempurna. Jangan sampai seperti itu ya, Bela!

Jadi, memiliki sifat ambisius tidak selalu berarti buruk ya. Segala sesuatu pasti memiliki sisi positif dan negatif, tetapi itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya ya! Boleh ambisius, tapi jangan sampai menganggu orang dan merugikan diri sendiri ya, Bela.

BACA JUGA : Sukses Itu Bukan Sekedar Pencapaian, Melainkan Perbuatan