Dok. Internet/Antara Foto
Hotspot adalah indikasi awal dari jarak jauh (via satelit). Karhutla aktual adalah peristiwa kebakaran hutan dan/atau lahan yang benar-benar terjadi dan terkonfirmasi di lapangan.
Untuk memastikan sebuah hotspot itu benar-benar karhutla, biasanya dibutuhkan verifikasi lapangan oleh tim seperti Manggala Agni, BPBD, atau petugas terkait, yang datang langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi, penyebab, dan luas area yang benar-benar terbakar.
Mereka mungkin melakukan pengecekan citra tambahan, misalnya citra sebaran asap, yang bisa membantu mengonfirmasi apakah di titik tersebut memang ada asap atau api aktif. Selain itu, laporan warga, drone, atau pantauan udara juga bisa dilakukan buat memastikan kondisi riil.
Perlu diketahui pula, jumlah hotspot yang tinggi bukan berarti otomatis asapnya makin tebal di suatu lokasi. Sebaran asap dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti arah dan kecepatan angin, kelembapan udara, kondisi atmosfer, karakteristik lahan (apakah gambut atau bukan), sampai akumulasi asap dari berbagai wilayah sekaligus.
Maka dari itu, bisa saja suatu daerah yang memiliki hotspot puluhan, kualitas udaranya lebih buruk daripada daerah dengan ratusan hotspot, karena posisinya menjadi tempat menumpuknya asap dari wilayah lain.