Tepat setelah konser Ariana Grande berakhir, suasana di tempat konser berubah jadi sangat mencekam, para penonton yang awalnya keluar area secara teratur langsung berlarian dan teriak histeris ketika mendengar suara ledakan dan melihat korban bersimbah darah!

 
Menurut New York Post, sebanyak 19 orang tewas dan 50 orang lainnya luka-luka. Mendengar tragedi mengejutkan ini, Ariana langsung merasa bersalah, Bela. Melalui Twitternya, ia mengungkapkan keresahannya, "Kecewa. Dari hati yang paling dalam, aku mohon maaf. Aku nggak bisa ngomong apa-apa," cuitnya.

Polisi setempat memberi keterangan bahwa ledakan yang terjadi di luar lokasi konser, Manchester Arena, Inggris ini diduga serangan teroris. "Banyak potongan tubuh di mana-mana, aku nggak tahu bagaimana aku bisa selamat," ucap salah satu saksi mata kepada New York Post.

 
Setelah kemalangan ini terjadi, Ariana dan managernya memutuskan untuk menunda konsernya di London, Belgium, Poland, German, dan Switzerland demi keamanan. "Kami berduka cita atas nyawa para korban yang disebabkan oleh tindakan seorang pengecut, kami meminta kalian untuk mengingat para korban dan keluarga mereka di hati kalian," ucap Scooter Braun, manager Ariana. 
 

BACA JUGA: Kesalahan Kecil Berakibat Fatal, Inilah Pelajaran yang Bisa Kamu Petik dari Kasus Ariana Grande