Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

8 Perbandingan Kekayaan Keluarga Peltz dan Beckham, Siapa yang Lebih Dominan?

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_133528_0000.png
Page Six
Intinya sih...
  • Keluarga Peltz memiliki kekayaan bersih sekitar USD 1,6 miliar atau Rp25,1 triliun, jauh lebih besar dari kekayaan gabungan keluarga Beckham yang diperkirakan berada di kisaran USD 550–670 juta atau Rp8,6–10,5 triliun.
  • Kekuatan utama keluarga Peltz terletak pada langkah bisnis yang nyaris legendaris, sementara keluarga Beckham mengandalkan bisnis DB Ventures dan pendapatan endorsement David Beckham.
  • Properti keluarga Peltz mencerminkan kekayaan kelas atas yang nyaris tak tersentuh, sementara kekayaan Beckham banyak tertanam dalam properti dan brand dengan nilai sangat besar namun tidak selalu bisa diuangkan dengan cepat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Konflik terbuka antara Brooklyn Beckham dan orang tuanya di awal 2026 tidak hanya menjadi konsumsi gosip selebriti, tetapi juga membuka diskusi yang lebih luas tentang kekuasaan, pengaruh, dan kekayaan dua keluarga elite dunia. Di satu sisi berdiri keluarga Beckham, simbol kejayaan olahraga dan budaya pop Inggris. Di sisi lain, keluarga Peltz hadir sebagai representasi kekuatan kapital dan bisnis Amerika Serikat yang bekerja lebih senyap namun sangat dominan.

Di balik drama keluarga tersebut, publik mulai mempertanyakan satu hal mendasar: siapa yang sebenarnya lebih kaya dan lebih dominan secara finansial? Kalau ingin tahu informasi lengkapnya, mari simak dalam artikel berikut ini, Bela!

1. Total kekayaan bersih keluarga Peltz vs Beckham

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125958_0000.png
Prestige Hong Kong

Melansir dari Finance Monthly, jika kekayaan diibaratkan medan permainan, keluarga Peltz jelas bermain di lapangan yang jauh lebih luas. Dengan estimasi kekayaan bersih sekitar USD1,6 miliar atau setara Rp25,1 triliun, Nelson Peltz dan keluarganya duduk nyaman di jajaran miliarder dunia. Angka ini mencerminkan kekuatan investasi jangka panjang dan kepemilikan saham di berbagai perusahaan raksasa global.

Di sisi lain, David dan Victoria Beckham juga tak bisa dipandang sebelah mata. Kekayaan gabungan mereka diperkirakan berada di kisaran USD550–670 juta atau sekitar Rp8,6–10,5 triliun. Meski masuk kategori ultra-kaya, jarak antara kedua keluarga tetap terasa lebar—seperti perbandingan antara jutawan papan atas dan miliarder mapan.

2. Kekayaan dari bisnis dan investasi: Portofolio Peltz vs DB Ventures Beckham

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125958_0003.png
The Mirror

Kekuatan utama keluarga Peltz terletak pada langkah bisnis yang nyaris legendaris. Akuisisi Snapple yang kemudian dijual kembali seharga USD1,45 miliar (sekitar Rp22,8 triliun) menjadi simbol kejelian Nelson Peltz dalam membaca peluang. Melalui Trian Partners, ia juga terlibat dalam pengelolaan aset senilai USD8,5 miliar (sekitar Rp133,5 triliun), menjadikannya salah satu investor paling berpengaruh di Amerika Serikat.

Sementara itu, keluarga Beckham mengandalkan mesin bisnis bernama DB Ventures. Penjualan 55 persen saham perusahaan tersebut ke Authentic Brands Group seharga USD269 juta (sekitar Rp4,2 triliun) menunjukkan betapa kuatnya nilai komersial nama Beckham. Meski skalanya lebih kecil, bisnis ini tetap menjadi fondasi penting kekayaan keluarga.

3. Kekayaan dari karier profesional dan endorsement

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125958_0002.png
India Times

Nama David Beckham identik dengan uang besar di dunia olahraga dan iklan. Selama kariernya, ia meraup pendapatan endorsement sekitar USD42 juta (sekitar Rp659 miliar), belum termasuk gaji dan bonus sebagai pesepak bola elite. Kepemilikannya di Inter Miami CF—dengan valuasi klub yang menembus USD1,2 miliar atau Rp18,8 triliun—menjadi bukti bahwa pengaruhnya masih sangat bernilai.

Sebaliknya, Nelson Peltz tidak bergantung pada sorotan lapangan hijau atau kontrak iklan. Kekayaannya tumbuh secara senyap melalui kenaikan nilai saham dan posisi strategis di perusahaan besar seperti Wendy’s dan Heinz, menjadikannya contoh klasik kapitalis di balik layar.

4. Kekayaan dari bisnis fashion dan hiburan

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125959_0008.png
The Telegraph

Victoria Beckham berhasil mengubah status selebritinya menjadi bisnis nyata. Label fashion dan kecantikannya mencatat pendapatan sekitar USD151,8 juta pada 2024, setara Rp2,38 triliun. Meski sempat mengalami kerugian besar, bisnis ini tetap menjadi simbol ambisi dan daya tahan merek Beckham di industri fashion global.

Di kubu Peltz, Claudia Hefner Peltz memang tidak lagi aktif membangun bisnis komersial. Namun, posisinya sebagai bagian dari dinasti miliarder membuat perannya lebih strategis dalam filantropi dan pengelolaan warisan keluarga.

5. Perbandingan aset properti Peltz dan Beckham

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125958_0004.png
VOGUE

Properti keluarga Peltz mencerminkan kekayaan kelas atas yang nyaris tak tersentuh. Mansion tepi laut di Palm Beach saja bernilai sekitar USD 76 juta atau Rp1,19 triliun, belum termasuk properti besar lain di New York dengan nilai fantastis.

Keluarga Beckham juga hidup di level kemewahan tinggi. Mega-mansion di Miami senilai US80 juta (sekitar Rp1,25 triliun), rumah elit di Holland Park London, dan hunian pedesaan di Cotswolds menunjukkan gaya hidup kosmopolitan dengan sentuhan prestise global.

6. Likuiditas dan stabilitas aset finansial

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125959_0007.png
Daily Mail

Sebagian besar kekayaan Peltz berbentuk saham dan investasi yang relatif mudah dicairkan. Hal ini memberi fleksibilitas tinggi serta ketahanan finansial jangka panjang, bahkan saat pasar global bergejolak.

Sebaliknya, kekayaan Beckham banyak tertanam dalam properti dan brand. Nilainya sangat besar, tetapi tidak selalu bisa diuangkan dengan cepat—sebuah perbedaan penting dalam dunia kekayaan tingkat atas.

7. Menyoroti kekayaan Nicola Peltz dan Brooklyn Beckham

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125959_0005.png
The Mirror

Di generasi muda, selisih kekayaan kembali terlihat jelas. Nicola Peltz diperkirakan memiliki kekayaan sekitar USD50 juta atau Rp785 miliar, hasil kombinasi karier akting dan latar belakang keluarga miliarder.

Sementara Brooklyn Beckham diperkirakan bernilai sekitar USD10 juta atau Rp157 miliar, berasal dari modeling dan bisnis saus Cloud23. Angka ini terbilang besar, namun tetap jauh di bawah kekayaan sang istri.

8. Proyeksi warisan dan masa depan kekayaan keluarga

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260128_125959_0006.png
FOX NEWS

Dengan struktur dinasti bisnis yang kuat, keluarga Peltz diprediksi mampu mempertahankan kekayaan di atas USD1 miliar (lebih dari Rp15 triliun) dalam jangka panjang. Sistem ini membuat kekayaan mereka relatif tahan waktu.

Keluarga Beckham, meski sangat makmur, lebih bergantung pada kekuatan brand dan strategi generasi berikutnya. Selama nama Beckham tetap relevan, aliran kekayaan akan terus berjalan—namun tantangannya juga lebih besar.

Secara angka dan struktur, keluarga Peltz unggul telak dalam total kekayaan, likuiditas, dan ketahanan finansial. Keluarga Beckham tetap menjadi ikon global dengan kekayaan luar biasa, namun bermain di arena yang berbeda dibanding dinasti miliarder Peltz.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami
Follow Us

Latest in Career

See More

Ratusan Artis Hollywood Gaungkan Kampanye Anti-AI: “Stealing Isn’t Innovation”

29 Jan 2026, 13:15 WIBCareer