Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

8 Fakta Menarik America's Next Top Model, Jelang Tayangnya Dokumenter Netflix 'Reality Check'

America's Next Top Model, ANTM
America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)
Intinya sih...
  • Serial Reality Check: Inside America’s Next Top Model akan mengungkap sisi di balik layar, kontroversi, hingga pengalaman para kontestan, termasuk pengakuan langsung dari Tyra Banks.
  • Tayang sejak 2003 dengan 24 cycle, ANTM pernah menjadi program nomor satu di The CW dan melahirkan lebih dari 50 versi internasional.
  • 24 pemenang dengan perjalanan hidup berbeda-beda, sebagian sukses di modeling dan dunia hiburan, serta ada yang beralih profesi atau memilih hidup privat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Netflix resmi merilis trailer serial dokumenter terbarunya berjudul Reality Check: Inside America’s Next Top Model, yang dijadwalkan tayang mulai 16 Februari 2026. Docuseries ini bakal mengupas tuntas perjalanan panjang America’s Next Top Model (ANTM), termasuk kisah di balik layar, berbagai kontroversi, hingga sisi gelap kompetisi modeling yang selama ini jarang dibahas secara terbuka.

Lewat wawancara eksklusif dengan para mantan kontestan, kru produksi, hingga Tyra Banks sendiri, serial ini mengulas dinamika keras di balik kamera, mulai dari sesi pemotretan ekstrem, makeover wajib seperti potong rambut drastis dan prosedur gigi, sampai kritik pedas para juri soal tubuh serta penampilan yang kerap viral bertahun-tahun kemudian.

Sambil menunggu penayangannya, yuk, bernostalgia dan menyimak sejumlah fakta menarik dari America’s Next Top Model yang menjadikannya salah satu reality show paling ikonik dalam sejarah program televisi!

1. Berawal dari ide Tyra Banks, tayang perdana sejak 2003

Tyra Banks, America's Next Top Model
Tyra Banks, America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)

America’s Next Top Model pertama kali mengudara pada Mei 2003. Acara ini diciptakan oleh Tyra Banks bersama Ken Mok dan Kenya Barris, dengan Banks juga berperan sebagai produser eksekutif sekaligus host utama di hampir seluruh cycle.

Konsepnya sederhana namun adiktif, para calon model bersaing memperebutkan gelar America’s Next Top Model dan kesempatan memulai karier profesional di industri fashion. Format kompetisi mingguan, eliminasi dramatis, serta sesi pemotretan bertema unik dengan cepat menarik perhatian penonton.

ANTM sempat tayang dua kali setahun hingga 2012, lalu berlanjut secara tahunan sampai akhirnya berhenti pada 2018. Total ada 24 cycle yang telah diproduksi, sehingga menjadikannya sebagai salah satu reality competition terpanjang di Amerika Serikat.

2. Pernah menjadi acara dengan rating tertinggi di The CW

America's Next Top Model, ANTM
Para kontestan Cycle 24 America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)

Di masa kejayaannya, ANTM termasuk program unggulan. Setelah berpindah dari UPN ke The CW pada 2006, acara ini bahkan menjadi tayangan dengan rating tertinggi di jaringan tersebut pada periode 2007–2010.

Popularitasnya berdampak langsung ke dunia periklanan. Pada musim televisi 2011–2012, satu slot iklan berdurasi 30 detik di ANTM dibanderol lebih dari USD 60 ribu, angka yang tertinggi di antara seluruh program The CW saat itu.

Kesuksesan ini pula yang membuat format Top Model diekspor ke berbagai negara. Hingga kini, lebih dari 50 versi internasional telah diproduksi, menjadikan ANTM sebagai pelopor waralaba Top Model global.

3. Sistem "cycle", makeover ikonik, dan perjalanan internasional

America's Next Top Model, ANTM
America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)

Berbeda dari serial televisi realitas pada umumnya, ANTM menggunakan istilah "cycle" dibandingkan "season". Setiap cycle biasanya diikuti 10–16 kontestan yang harus menghadapi tantangan mingguan, pemotretan tematik, dan penilaian panel juri sebelum satu peserta dipulangkan di akhir episode.

Salah satu elemen paling ditunggu adalah sesi makeover. Di sinilah, para kontestan menjalani transformasi besar, mulai dari potong rambut ekstrem, pewarnaan drastis, hingga prosedur kosmetik seperti perbaikan gigi. Momen ini sering memicu tangisan, protes, sekaligus perdebatan publik tentang batasan perubahan fisik kontestan dalam reality show.

Sekitar dua pertiga perjalanan kompetisi, para finalis biasanya dibawa ke destinasi internasional, mulai dari Jepang, Thailand, Brasil, Italia, hingga Afrika Selatan, untuk melakukan pemotretan dan runway di panggung global.

4. Panel juri yang terus berganti

 America's Next Top Model, ANTM
Panel juri America's Next Top Model. (instagram.com/antmvh1)

Sepanjang penayangannya, ANTM melibatkan lebih dari 17 juri berbeda. Formasi awal diisi Tyra Banks, Janice Dickinson, Kimora Lee Simmons, dan Beau Quillian, lalu berkembang dengan nama-nama seperti Nigel Barker, Miss J. Alexander, Twiggy, Paulina Porizkova, André Leon Talley, Kelly Cutrone, hingga Law Roach.

Cycle ke-23 bahkan menghadirkan perubahan besar ketika Rita Ora mengambil alih posisi host, dengan Ashley Graham, Drew Elliott, dan Law Roach sebagai juri utama. Tyra Banks kemudian kembali memimpin pada cycle 24.

Pergantian ini mencerminkan upaya produser menjaga relevansi acara di tengah perubahan tren fashion dan pop culture.

5. Dari kontestan perempuan hingga model pria

Awalnya, ANTM hanya menampilkan kontestan perempuan. Namun, pada cycle 20–22, formatnya berubah dengan memasukkan peserta pria ke dalam kompetisi. Dua di antaranya berhasil keluar sebagai pemenang, yaitu Keith Carlos (cycle 21) dan Nyle DiMarco (cycle 22).

Nyle DiMarco juga mencatat sejarah sebagai pemenang tuli pertama. Setelah ANTM, ia melanjutkan kiprahnya sebagai aktivis komunitas tuli, produser film dokumenter, penulis buku, dan pemenang serial dansa realitas Dancing with the Stars Season 22 bersama Peta Murgatroyd.

6. Banyak alumni sukses di dunia hiburan

Meski tidak semua pemenang bertahan lama di dunia modeling, sejumlah alumni ANTM berhasil membangun karier mereka di lintas industri.

Eva Marcille beralih ke dunia akting dan menjadi bintang serial BET+ All the Queen’s Men, Yaya DaCosta tampil di berbagai film dan serial televisi. Winnie Harlow, meski tidak menang, justru menjadi salah satu model paling dikenal secara global.

Kemudian, Kyla Coleman melenggang di kampanye Valentino hingga SKIMS, sementara Nyle DiMarco aktif di layar kaca sekaligus produksi dokumenter. Bagi sebagian peserta lain, ANTM justru menjadi batu loncatan menuju dunia hosting, musik, bisnis, atau bahkan kehidupan yang sepenuhnya jauh dari sorotan publik.

7. Tak lepas dari kontroversi dan kritik keras

Di balik popularitasnya, ANTM juga menuai banyak kritik. Sejumlah media menyoroti unsur penghinaan dalam komentar juri, tekanan berlebihan terhadap tubuh kontestan, serta tantangan yang dianggap terlalu seksual atau tidak realistis bagi dunia modeling profesional.

Beberapa momen lama kembali viral di era media sosial, memicu diskusi baru soal body shaming, representasi ras, dan etika produksi reality show. Tyra Banks sendiri sempat mengakui adanya kesalahan dalam sejumlah pendekatan kreatif, sembari menegaskan niat awal acara untuk membuka pintu keberagaman di televisi.

Ada pula cerita gugatan hukum terkait kerusakan properti lokasi syuting, polemik soal kelayakan peserta, hingga pengakuan mantan kontestan yang mengalami tekanan mental selama proses produksi.

8. 24 pemenang dengan jalan hidup yang sangat berbeda

America's Next Top Model, ANTM
Kyle Coleman saat memenangkan America's Next Top Model Cycle 24. (instagram.com/antmvh1)

Sejak Adrianne Curry menjadi juara pertama pada 2003 hingga Kyla Coleman di cycle 24 pada 2018, ANTM telah melahirkan 24 pemenang dengan perjalanan hidup yang beragam. Sebagian tetap aktif di dunia fashion, ada yang beralih profesi, dan lainnya memilih hidup lebih privat.

Ada juga yang membangun keluarga, membuka bisnis, menjadi seniman, hingga kembali ke bangku kuliah. Realita pasca-ANTM menunjukkan bahwa gelar juara tidak selalu menjamin karier panjang di industri modeling.

Berikut daftar para pemenang America's Next Top Model, di antaranya:

  1. Adrianne Curry, Cycle 1 (20 Mei 2003)

  2. Yoanna House, Cycle 2 (13 Januari 2004)

  3. Eva Pigford, Cycle 3 (22 September 2004)

  4. Naima Mora, Cycle 4 (2 Maret 2005)

  5. Nicole Linkletter, Cycle 5 (21 September 2005)

  6. Danielle Evans, Cycle 6 (8 Maret 2006)

  7. CariDee English, Cycle 7 (20 September 2006)

  8. Jaslene Gonzalez, Cycle 8 (28 Februari 2007)

  9. Saleisha Stowers, Cycle 9 (19 September 2007)

  10. Whitney Thompson, Cycle 10 (20 Februari 2008)

  11. McKey Sullivan, Cycle 11 (3 September 2008)

  12. Teyona Anderson, Cycle 12 (4 Maret 2009)

  13. Nicole Fox, Cycle 13 (9 September 2009)

  14. Krista White, Cycle 14 (10 Maret 2010)

  15. Ann Ward, Cycle 15 (8 September 2010)

  16. Brittani Kline, Cycle 16 (23 Februari 2011)

  17. Lisa D'Amato, Cycle 17 (14 September 2011)

  18. Sophie Sumner, Cycle 18 (29 Februari 2012)

  19. Laura James, Cycle 19 (24 Agustus 2012)

  20. Jourdan Miller, Cycle 20 (2 Agustus 2013)

  21. Keith Carlos, Cycle 21 (18 Agustus 2014)

  22. Nyle DiMarco, Cycle 22 (5 Agustus 2015)

  23. India Gants, Cycle 23 (12 Desember 2016)

  24. Kyla Coleman, Cycle 24 (9 Januari 2018)

Dengan dokumenter Reality Check: Inside America’s Next Top Model yang segera tayang, publik tampaknya akan diajak kembali melihat perjalanan ANTM dari sudut pandang yang berbeda, termasuk dampaknya bagi para kontestan yang pernah berdiri di bawah sorotan lampu panel juri.

Kalau Bela sendiri, dulu termasuk yang pernah nonton ANTM juga, kah?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More

10 Film Bioskop Tayang Februari 2026, Lokal sampai Hollywood

28 Jan 2026, 16:35 WIBCareer