Banjir maut Seoul tidak hanya berdampak pada fasilitas umum dan jalanan, tapi juga sampai memakan korban jiwa. Setidaknya dilaporkan bahwa 11 orang meninggal dalam peristiwa ini, termasuk dua perempuan dan seorang remaja yang sempat terjebak di rumahnya, flat semi-basement.

Ibu kota Korea Selatan, Seoul, pun akan menghapus secara bertahap flat semi-basement atau yang sering disebut ‘bergaya Parasite’ itu. Berikut alasan selengkapnya terkait pelarangan flat ‘bergaya Parasite’.

3 orang meninggal karena terjebak di flat semi-basement

Banjir Seoul, Flat ‘Parasite’ Dilarang Setelah Sebabkan Kematianbbc.com

Banjir Seoul pada awal pekan ini memakan korban jiwa, hingga Rabu (10/8/2022), sedikitnya 11 orang dipastikan tewas atau hilang akibat banjir yang sudah berlangsung tiga hari ini. Korban meninggal di antaranya dua perempuan dan seorang remaja.

Pada Senin malam, dua saudara perempuan berusia 40-an dan seorang gadis 13 tahun ditemukan tewas di flat semi-basement mereka yang terendam banjir. Mereka dilaporkan mencari bantuan karena rumah mereka dipenuhi air, tetapi penyelamat tidak dapat menjangkau mereka.

Pemerintah Seoul akan larang flat bergaya 'Parasite’

Banjir Seoul, Flat ‘Parasite’ Dilarang Setelah Sebabkan KematianCJENM/BBC

Flat kecil, yang ditampilkan dalam film pemenang Oscar Parasite, adalah flat semi-basement, yang biasanya disewakan kepada orang-orang berpenghasilan rendah. Flat kecil tersebut kini disebut sebagai flat bergaya 'Parasite’.

Pemerintah Seoul tidak akan lagi memberikan izin untuk membangun rumah seperti itu mulai minggu ini, dan secara bertahap akan mengubah apartemen yang ada. Ini terjadi setelah kota itu dilanda hujan terberat dalam 80 tahun terakhir.

Tragedi itu telah memperbaharui perhatian pada ketimpangan pendapatan dan bahaya tinggal di flat semi-basement—atau banjiha—yang dikenal dengan biaya sewa murah dan kondisi hidup yang buruk.

Revisi UU, flat semi-basement akan alih fungsi, penyewa diminta pindah

Banjir Seoul, Flat ‘Parasite’ Dilarang Setelah Sebabkan Kematiancnn.com

Pada hari Rabu, para pejabat publik mengatakan bahwa kota itu akan berkonsultasi dengan pemerintah untuk merevisi undang-undang bangunan untuk sepenuhnya melarang penggunaan ruang bawah tanah atau semi-basement untuk tujuan perumahan, menurut laporan Yonhap.

Pemerintah kota akan memberikan waktu 20 tahun bagi pemilik flat tersebut untuk mengubahnya menjadi penggunaan non-perumahan seperti gudang atau tempat parkir. Pihak berwenang juga akan memberikan dukungan bagi penyewa banjiha yang ada untuk pindah ke perumahan sewa umum, menurut laporan.

"Perumahan bawah tanah dan semi-bawah tanah mengancam mereka yang rentan dalam semua aspek," kata wali kota Seoul Oh Se-hoon kepada Yonhap.

Film 'Parasite' jadi media tingkat kesadaran sosial

Banjir Seoul, Flat ‘Parasite’ Dilarang Setelah Sebabkan KematianCJ Entertainment

Film Parasite tahun 2019 karya Bong Joon-ho, yang menampilkan keluarga berpenghasilan rendah yang tinggal di banjiha di Seoul, meningkatkan kesadaran akan flat ini secara internasional.

Menyusul kesuksesan film pemenang Oscar itu, pemerintah kota mengatakan akan mendukung 1.500 rumah tangga yang tinggal di apartemen semi-basement sehingga mereka dapat meningkatkan kondisi kehidupan mereka secara finansial. Pada tahun 2020, ada sekitar 200.000 flat seperti itu di Seoul. Data resmi menunjukkan bahwa angka tersebut merupakan 5% dari semua rumah tangga di ibu kota.

Banjir Seoul, Flat ‘Parasite’ Dilarang Setelah Sebabkan KematianAP/Ahn Young joon

Itulah berita terbaru dari banjir Seoul yang membuat pemerintah ‘berbenah’ meningkatkan kehidupan para warganya.

Baca Juga: Banyak Kerusakan, Ini Potret Pasca Banjir Bandang di Seoul

Baca Juga: Kota Metropolitan Seoul Dilanda Banjir, Ini Potret Bencana Tersebut

Baca Juga: Banjir Melanda Seoul, 5 Aktor Korea Berdonasi hingga Miliaran