Donald Trump dan 5 Pemimpin Negara yang Pernah Hadapi Pemakzulan

Dari Indonesia juga ada

Donald Trump dan 5 Pemimpin Negara yang Pernah Hadapi Pemakzulan

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Beberapa hari terakhir masyarakat Amerika Serikat sedang dihebohkan dengan pemakzulan Presiden Donald Trump oleh DPR AS pada (18/12) waktu setempat. Hal ini juga menjadi perhatian dunia karena pernyataan tersebut dilatarbelakangi dua dakwaan, yaitu penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres AS. Penyalahgunaan kekuasaan yang dimaksud yaitu ketika Trump menekan Pemerintah Ukraina untuk menyelidiki pesaingnya yaitu Joe Biden yang menjadi rivalnya pada Pemilu AS tahun 2020 mendatang.

Berkat berita ini, kata ‘makzul’ menjadi banyak dibahas namun banyak juga yang belum mengetahui maknanya karena jarang digunakan sehari-hari. Menurut KBBI, kata ‘makzul’ berarti berhenti memegang jabatan atau turun takhta. Dalam kasus Donald Trump, pemakzulan atau impeachment yaitu proses ketika konstitusi sepakat (melalui suara terbanyak) untuk memakzulkan Trump dari jabatannya sebagai Presiden AS. Namun pemakzulan ini terdiri dari beberapa tahapan dan alias belum final.

Faktanya, Trump bukanlah presiden pertama yang menghadapi pemakzulan. Melansir dari berbagai sumber, berikut para pemimpin negara yang pernah turun takhta.

1. Bill Clinton

Pemakzulan bukanlah hal yang baru dalam pemerintahan AS meskipun hal ini sangat jarang terjadi. Dari 45 sosok yang pernah memimpin AS, ada 2 presiden yang pernah dimakzulkan sebelum Trump, salah satunya yaitu Bill Clinton. Presiden AS ke-42 ini dimakzulkan pada tahun 1998 lalu setelah skandalnya dengan pegawai magang bernama Monica Lewinsky tercium. Melansir dari History, suami dari Hillary Clinton ini dituntut karena berbohong di bawah sumpah kepada dewan juri federal dan menyalahi keadilan.

2. Andrew Johnson

Satu setengah abad lalu, pemakzulan juga terjadi pada Presiden AS ke-17 yaitu Andrew Johnson. Pemakzulan ini untuk pertama kalinya terjadi dalam sejarah AS. Kongres memakzulkan Johnson karena terlibat dalam beberapa tindak kejahatan dan kriminal, serta mengambil keputusan tanpa izin Senat dan menyalahi Tenure of Office Act, yaitu ketika Johnson memecat Sekretaris Perang Edwin Stanton.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here