Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Picu Lonjakan Streaming Spotify, Justin Bieber Sukses Bangkitkan Nostalgia di Coachella 2026
Justin Bieber di Coachella 2026. (instagram.com/coachella)
  • Penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 memicu euforia besar, menghadirkan kombinasi lagu baru dan hits lama yang membangkitkan nostalgia bagi penggemar lintas generasi.

  • Sehari setelah tampil, streaming lagu-lagu Bieber di Spotify melonjak hingga 250 persen secara global, menjadikannya artis teratas di chart Global Top Artist dan membawa banyak lagunya ke Global Top 200.

  • Lagu lama seperti "Favorite Girl" dan "Baby" mengalami lonjakan signifikan, sementara track dari album terbaru juga meningkat pesat berkat strategi setlist yang menghubungkan era musiknya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Lonjakan signifikan jumlah streaming lagu-lagu Justin Bieber di Spotify terjadi setelah penampilannya sebagai headliner di festival musik Coachella 2026.
  • Who?
    Justin Bieber, penyanyi pop asal Kanada.
  • Where?
    Panggung utama Coachella Valley Music and Arts Festival di Indio, California, serta platform streaming Spotify secara global.
  • When?
    Penampilannya di pekan pertama berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, dengan lonjakan streaming tercatat pada 12 April 2026.
  • Why?
    Kenaikan terjadi karena setlist konser menghadirkan kombinasi lagu baru dan lama yang membangkitkan nostalgia penggemar dari berbagai generasi.
  • How?
    Bieber menampilkan konsep panggung berdurasi sekitar 90 menit dengan visual video musik lamanya dan performa langsung lagu terbaru, mendorong pendengar kembali memutar katalognya di Spotify.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penampilan Justin Bieber sebagai headliner di Coachella 2026 pada Sabtu, 11 April lalu, menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan. Ia membawakan deretan lagu dari era terbaru hingga hits lamanya yang sudah melekat di ingatan penggemar. Perpaduan setlist itu menciptakan suasana nostalgia yang kuat di Coachella Stage.

Nah, euforia tersebut rupanya tetap berlanjut ke platform streaming seperti Spotify. Banyak penonton yang kembali memutar lagu-lagu Bieber setelah pertunjukan selesai. Kembalinya Justin Bieber ke panggung besar yang sangat dinantikan tentu saja menyebabkan lonjakan jumlah streaming untuk sang bintang pop tersebut.

Lonjakan streaming signifikan setelah tampil di Coachella

Sehari setelah tampil di Coachella, katalog musik Justin Bieber mengalami peningkatan besar di Spotify. Di Amerika Serikat saja, total streaming naik sekitar 165 persen. Secara global, kenaikannya bahkan disebut mencapai sekitar 250 persen.

Melansir Rolling Stone, data dari Luminate menunjukkan bahwa pada 12 April, lagu-lagu Bieber diputar hingga 24,6 juta kali di AS. Angka ini menjadi hari streaming tertinggi sepanjang tahun 2026 untuk dirinya. Dibandingkan hari sebelumnya, terjadi kenaikan lebih dari 50 persen.

Momentum ini juga mendorong Bieber menempati posisi teratas dalam chart Global Top Artist Spotify, sekaligus membawa puluhan lagunya masuk ke daftar Global Top 200.

Lagu lama mendadak kembali populer

Justin Bieber di Coachella 2026. (instagram.com/lilbieber)

Salah satu efek paling terasa dari penampilan ini adalah kembalinya popularitas lagu-lagu lama Bieber. Beberapa track yang dirilis lebih dari satu dekade lalu justru mencatat kenaikan paling tinggi.

Menurut laporan ABC Audio, "Favorite Girl" mengalami lonjakan hingga sekitar 870 persen. Lagu "That Should Be Me" naik sekitar 445 persen, sementara "Never Say Never" meningkat sekitar 310 persen. Bahkan, lagu ikonik seperti "Baby" juga ikut terdorong dengan kenaikan lebih dari 200 persen.

Kenaikan ini berkaitan dengan pilihan setlist yang menghadirkan kembali lagu-lagu lama, termasuk momen ketika Bieber memutar dan bernyanyi melalui video YouTube dari era awal kariernya di atas panggung. Cara tersebut berhasil membuat penonton kembali terhubung dengan perjalanan musiknya sedari dulu.

Lagu baru juga ikut terdorong

Selain katalog lamanya, lagu-lagu dari album terbaru juga mendapatkan perhatian besar. Beberapa track dari album SWAG dan SWAG II mengalami peningkatan streaming yang signifikan.

"I Do" mencatat kenaikan lebih dari 400 persen. Lagu lain seperti "All I Can Take" dan "Walking Away" juga mengalami lonjakan di atas 300 persen. Karya kolaborasi seperti "I Think You’re Special" bersama Tems dan "Devotion" bersama Dijon ikut terdorong setelah ditampilkan langsung di panggung Coachella.

Hal ini menunjukkan bahwa penonton tidak hanya kembali rindu ke lagu lama, tetapi juga ikut mengeksplorasi karya terbaru Bieber setelah melihat performanya secara langsung.

Strategi setlist yang menghubungkan berbagai generasi

Penampilan Justin Bieber bersama The Kid Laroi di Coachella 2026. (instagram.com/coachella)

Setlist berdurasi sekitar 90 menit tersebut dirancang dengan pendekatan yang cukup personal. Bieber pun membuka penampilan dengan lagu-lagu dari album terbarunya, lalu beralih ke segmen yang lebih santai dengan visual video musik lamanya.

Konsep ini membuat penonton dari berbagai generasi bisa menikmati pertunjukan dalam cara yang berbeda. Penggemar lama mendapatkan momen nostalgia, sementara pendengar baru bisa mengenal fase awal karier Bieber melalui format yang terasa relevan.

Set panggung yang terlihat sederhana juga memberi ruang bagi interaksi emosional antara artis dan penonton, yang akhirnya memperkuat pengalaman konser secara keseluruhan.

Penampilan live sering kali menjadi titik awal bagi pendengar untuk kembali menjelajahi katalog seorang artis. Dalam kasus Justin Bieber, Coachella 2026 menjadi momentum penting baginya setelah beberapa tahun jarang tampil di panggung besar.

Dengan jadwal penampilan berikutnya sebagai headliner pada 18 April mendatang, lonjakan ini masih berpotensi berlanjut. Apakah kamu juga jadi salah satu yang kembali memutar lagu-lagu Justin Bieber setelah Coachella?

Editorial Team

EditorAyu Utami