Penembakan Senin sore terjadi di dekat alun-alun Balai Kota, Kanada tempat tim Toronto Raptors dan pejabat pemerintah, termasuk Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berkumpul untuk mengikuti parade yang tertunda karena kerumunan massa.

Toronto Raptors melanjutkan perayaan untuk gelar NBA, meskipun terjadi penembakan. Menurut polisi, kejadian tersebut menewaskan empat orang.

Artis Indonesia, Keluarga Ashanty yang tengah berlibur di Kanada juga menjadi saksi atas insiden yang sangat mengerikan.

Berikut video terkait, Ashanty dan Aurel menceritakan kejadian atas kemenangan Tim Basket Toronto Raptors di akun instagram (instastory) .

https://www.youtube.com/embed/aVSTlbSuyXA

Di dalam video, Ashanty dan Aurel sedang menceritakan kejadian dan memberikan informasi terkait keselamatan keluarganya.

"Oh my good, itu tempat kejadian penembakan tadi ada yang nembak di situ sekarang kita udah aman, Insya Allah kita mau jalan ke hotel lagi," ucap Aurel di Insta-story nya.

Ngeri! Keluarga Ashanty Terjebak di Penembakan Torontoinstagram.com/ashanty_ash

Keluarga yang kerap dipanggil Keluarga A-6 memang saat insiden, berada di tengah-tengah kerumunan orang-orang. Diperkirakan dua juta orang yang menyaksikan kemenangan tim bola basket Toronto Raptors.

"Jadi kita tuh di sini ngeri banget, jadi Raptors merayakan kemenangannya ada Drake juga terus ada semua, ada tembak-tembakan juga. Jadi kita semua diungsiin ke sini. Ngeri banget," ujar Ashanty saat mengklarifikasi kejadian Toronto.

"Ini abis penembakan tadi, ini ancur semua karena tadi ada konser Drake. Aduh gila serem banget ya. ada-ada aja pas kita dateng," tambah Ashanty di dalam video tersebut. 

Ngeri! Keluarga Ashanty Terjebak di Penembakan Torontodoc.istimewa

Menurut polisi, kejadian Toronto Raptors menewaskan empat orang.

Raptors yaitu hanya satu tim bola basket yang berada di Kanada dan telah memenangkan final kejuaraan melawan Golden State Warriors pada Kamis pekan lalu. Tim ini juga menjadi tim Kanada pertama yang memenangkan gelar NBA.

Dikutip dari washingtonpost.com, Kepolisian Mark Saunders mengatakan bahwa tiga orang ditahan dan meminta sumbangan bukti dari siapa saja yang menyaksikan penembakan atau menangkapnya.

Wah serem juga, merasakan hal mengerikan di tengah banyak kerumunan orang-orang. Semoga keluarga Ashanty dan warga Kanada tetap selalu aman ya, Bela.