5 Hipotesis Aneh Ini Akan Terbukti di Masa Depan, Mungkinkah?

Di luar nalar, hipotesis ini melawan logika manusia!

5 Hipotesis Aneh Ini Akan Terbukti di Masa Depan, Mungkinkah?

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Sains memang tidak bisa meramal masa depan. Ada begitu banyak kemungkinan dan variabel kompleks yang harus dipecahkan. Kendati demikian, sains masih bisa memprediksi atau memperkirakan gambaran kondisi di masa depan.

Contohnya adalah beberapa hipotesis dari ilmuwan yang tidak masuk akal di bawah ini. Kalau kamu suka sains dan hal-hal berbau futuristis, artikel ini wajib kamu baca sampai habis. Lantas, hipotesis di luar nalar apa saja yang dikemukakan ilmuwan? Kira-kira bisa terbukti di masa depan nggak, ya?

1. Manusia berasal dari alien

Ada beberapa gagasan dan hipotesis yang menyatakan bahwa manusia berasal dari alien di luar bumi. Adapula yang berpendapat bahwa manusia berasal dari planet asing di ujung semesta yang jauh dari Bumi. Kita dibawa dan diletakkan di Bumi oleh sesuatu yang lebih besar.

Melansir dari Scientific American, manusia adalah makhluk yang sangat unik karena mampu menyimpan, menghasilkan, mengeksploitasi dan menyebarkan informasi baik yang tersimpan dalam genetik maupun yang ada di luar pikiran. Informasi ini dipercaya berasal dari manusia purba yang berjumpa dengan alien di masa lampau.

Tentu saja, kebenaran hipotesis ini sangat sulit dibuktikan. Namun, pakar astrobiologi dari Universitas Columbia, Caleb A. Scharf menambahkan pendapat bahwa manusia tidak bisa lepas dari informasi yang sudah melekat menjadi bagian dari manusia itu sendiri. Yang menjadi pertanyaan, siapa yang menanamkan informasi itu?

2. Melakukan perjalanan waktu

Jika dipikirkan secara logika, rasanya tidak mungkin kita bisa melakukan perjalanan waktu ke masa lampau maupun masa depan. Namun secara teori, perjalanan waktu bisa dilakukan selama semua variabel yang ada telah tergenapi dengan sempurna.

Ada banyak pengujian dan fakta di lapangan yang mendukung hipotesis ini. Salah satunya adalah uji coba menempatkan dua orang astronaut kembar di luar angkasa dengan pergerakan yang sangat cepat.

Laman Space menyebut bahwa astronaut pertama yakni Scott Kelly, menghabiskan waktu selama 520 hari di orbit dengan kecepatan 28 ribu kilometer per jam. Sementara, saudara kembarnya yakni Mark Kelly ditempatkan selama 54 hari. Perbedaan kecepatan waktu ketika mereka berada di luar angkasa telah melebarkan jarak usia keduanya.

Awalnya, Mark hanya 6 menit lebih tua dari Scott. Setelah uji coba tersebut, usia Mark menjadi 6 menit 5 milidetik lebih tua dari Scott. Meski terlihat sangat kecil, usia keduanya bisa selisih tahun bahkan puluhan tahun apabila uji coba ini dijalankan dengan kecepatan tinggi mendekati kecepatan cahaya (300 ribu km per detik).

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here