Terbaru, nama penyanyi sekaligus penulis, Jeon Beom Sun, menuai sorotan. Dalam acara YouTube MaeBulShow, Beom Sun mengaku kalau dirinya adalah keturunan kolaborator pro-Jepang. Ia memiliki kakek buyut dari pihak nenek ibunya bernama Lee In Jik.
Lee In Jik awalnya dikenal publik dan buku pelajaran sebagai penulis novel era pencerahan Korea, seperti karya Bloodshed. Namun, ia ternyata adalah sosok kolaborator pro-Jepang tingkat tinggi yang terdaftar secara resmi dan pernah bertindak sebagai penerjemah untuk Yi Wan Yong, salah satu pengkhianat negara terbesar dalam sejarah Korea.
Lee In Jik kemudian menikah lagi dengan perempuan Jepang dan meninggalkan negara serta istri dan anaknya di Korea. Ibu Beom Sun pun tumbuh dengan penuh rasa malu karena sejarah kelam tersebut.
Artis tersebut baru mengetahui riwayat keluarganya saat menempuh pendidikan sejarah di Dartmouth College dan University of Oxford, serta magang di Hulbert Foundation (yayasan yang menghormati Homer Hulbert, pejuang anti-Jepang).
Jeon Beom Sun merasa berterima kasih kepada ibunya karena telah memberitahunya, meski ia juga menyadari betapa berat beban trauma yang ditanggung ibunya selama bertahun-tahun.
Untuk mengatasi trauma dan rasa bersalah tersebut, ia memprosesnya dengan cara terus mendalami dan menulis buku-buku sejarah yang membahas peristiwa yang tidak banyak diangkat dalam buku pelajaran sekolah.
Itulah deretan artis Korea yang merupakan keturunan pro-Jepang.