Sejarah Valentine yang Perlu Kamu Tahu, Berawal dari Kematian!

Bagaimana pandanganmu tentang hal tersebut?

Sejarah Valentine yang Perlu Kamu Tahu, Berawal dari Kematian!

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Euforia hari valentine 2023 bahkan telah terasa sebelum harinya tiba. Suasana supermarket dan iklan di televisi didominasi dengan hiasan pernak-pernik berwarna merah hati.

Bahkan, di berbagai restoran menyediakan diskon makan bertema romantis. Harga cokelat yang sebelumnya lumayan mahal pun kini jadi jauh lebih murah dari biasanya. Menurut pandanganmu, bagaimana sih, cara yang pantas memaknai hari kasih sayang ini?

Masih ada sebagian besar anak muda yang menganggap hari Valentine adalah hari yang tepat untuk mengungkapkan perasaan, untuk memilih pasangan, untuk melakukan hal romantis bareng pasangan dan lain sebagainya.

Namun nyatanya, apa yang terjadi saat ini justru bersejarah terbalik dengan apa yang terjadi dahulu kala. Berikut ini asal mula dan sejarah Valentine yang perlu kamu ketahui.

1. 14 Februari adalah hari libur pada zaman Romawi kuno

Setiap orang mengetahui bahwa hari Valentine diperingati setiap tanggal 14 Februari. Biasanya, pada hari tersebut orang-orang menunjukkan kasih sayangnya dengan menyatakan perasaan kepada orang yang dicintai ataupun memberikan hadiah untuk mereka. Namun, bagaimana sebenarnya peringatan ini bermula? 

Beberapa sejarawan menelusuri sejarah Valentine di zaman Kekaisaran Romawi Kuno. Pada masa itu, orang-orang memperingati tanggal 14 Februari sebagai hari libur guna menghormati Juno yang merupakan Ratu Mitologis Dewa-Dewi Romawi. Orang Romawi juga menganggap Juno sebagai Dewi Perkawinan. 

2. Perayaan baru dimulai tanggal 15 Februari

Malah keesokan harinya, 15 Februari, diadakan sebuah perayaan bernama Festival Lupercalia yang umum disebut dengan festival kesuburan. Perayaannya sendiri sungguh beragam.

Ada yang mengatakan bahwa di perayaan ini semua perempuan akan memasukan namanya ke dalam tempat, untuk kemudian akan dipilih oleh laki-laki secara acak dan nama yang dipilih adalah jodohnya. Ada juga yang mengatakan bahwa di perayaan ini akan diadakan penguburan dua ekor kambing dan seekor anjing.

Gampangnya, Lupercalia sendiri adalah momen untuk menyucikan kota dari roh jahat, melepaskan kesehatan dan mencegah kemandulan. Asal kata Lupercalia sendiri bukan dari bahasa Latin sehingga ini membuktikan bahwa festival ini lebih tua dari kekaisaran Romawi sendiri.

Saat ini, tanggal 15 Februari justru sudah tidak ada lagi perayaan jenis apapun. Hanya tanggal 14-nya saja dirayakan sebagai hari kasih sayang yang diperingati dengan membagi kasih sayang dengan orang-orang terkasih.

Perkembangan zaman memang membawa begitu banyak perubahan. Apalagi ini bukan cuma tentang peringatan sebuah hari, tapi juga tradisi dan adat yang pastinya semua belahan bumi memiliki pandangannya masing-masing.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here