Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Siapa Pemilik Pagi Sore? Rumah Makan Padang yang Terkenal

Siapa Pemilik Pagi Sore? Rumah Makan Padang yang Terkenal
instagram.com/pagisoreid
Intinya Sih

  • RM Pagi Sore didirikan tahun 1973 oleh dua sahabat asal Bukittinggi, H. Lismar dan H. Sabirin, yang memulai usaha kuliner mereka di Palembang.

  • Pada 2003 keduanya berpisah dan mengelola Pagi Sore secara terpisah: versi H. Sabirin dikenal sebagai Pagi Sore Merah, sedangkan versi H. Lismar disebut Pagi Sore Hijau.

  • Pagi Sore Merah terkenal dengan rendang dan Ayam Pop Gurih, sementara Pagi Sore Hijau menonjolkan gulai khas Minang seperti Gulai Gajebo dan Gulai Otak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Baru-baru ini, rumah makan Padang Pagi Sore cabang PIK, Jakarta Utara jadi sorotan warganet. Hal ini imbas dari turis asal Malaysia yang mengaku dituduh makan tanpa membayar tagihan. Insiden itu sempat memicu seruan boikot terhadap RM Pagi Sore di media sosial.

Pihak restoran pun akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan terkait. Terlepas dari insiden tersebut, sebenarnya siapa pemilik Pagi Sore yang terkenal di Indonesia ini? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Table of Content

1. Siapa pemilik Pagi Sore?

1. Siapa pemilik Pagi Sore?

siapa pemilik Pagi Sore
instagram.com/pagisoreid

Pagi Sore didirikan oleh dua sahabat asal Bukittinggi, yakni H. Lismar dan H. Sabirin pada tahun 1973. Restoran pertama mereka berada di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang yang didirikan berbekal tekad dan pengalaman mereka di bidang kuliner sebelumnya.

Seiring berkembangnya usaha, Pagi Sore mulai membuka sejumlah cabang di berbagai wilayah Palembang. Beberapa lokasi awalnya berada di Jalan Basuki Rahmat, Jalan R. Sukamto, Jalan Mayor Zen, Jalan Srijaya Negara, Komplek Ilir Barat Permai, Jalan Durian, dan Jalan Beringin Janggut.

Perkembangan bisnis ini terus berlanjut hingga pada 16 Desember 1990 dibuka cabang baru di kawasan Indralaya KM 35, Sumatera Selatan. Selanjutnya, pada 12 Agustus 1995, Pagi Sore kembali membuka cabang di Teluk Gelam, Lintas Timur, Sumatera Selatan. Ekspansi tersebut tentunya makin memperkuat posisi Pagi Sore sebagai salah satu rumah makan Padang terkenal di Sumatera Selatan.

2. Pagi Sore pecah kongsi

siapa pemilik Pagi Sore
pagisore.id

Setelah mengembangkan Pagi Sore bersama selama sekitar 30 tahun, H. Lismar dan H. Sabirin memutuskan berpisah pada tahun 2003. Meski alasan perpisahan tidak diketahui secara pasti, hal tersebut diduga dipengaruhi oleh perbedaan pandangan dalam menjalankan bisnis.

Setelah berpisah, keduanya tetap memakai nama Pagi Sore, namun dikelola dengan manajemen berbeda. Pada tahun 2006, Pagi Sore di bawah manajemen H. Sabirin membuka cabang pertama di Jakarta. Mereka menggunakan identitas logo merah, kuning, dan hijau dengan tagline "Jagonya Rendang". Restoran ini yang kemudian sering disebut sebagai Pagi Sore Merah.

Sementara itu, manajemen H. Lismar memperluas usaha ke Lubuk Linggau, Bangka Belitung, Bandung, dan Jakarta. Cabang miliknya dikenal dengan logo dominan hijau, putih, dan kuning serta nama "Rumah Makan Padang Pagi Sore Khas Minang". Versi Pagi Sore H. Lismar tersebut disebut dengan Pagi Sore Hijau.

3. Menu andalan Pagi Sore Merah dan Hijau

siapa pemilik Pagi Sore
instagram.com/pagisoreid

Kedua versi Pagi Sore sama-sama mengklaim memakai resep asli yang diwariskan sejak awal berdiri. Meski demikian, masing-masing restoran tersebut punya ciri khas dan konsep rasa yang berbeda. Pagi Sore dengan logo merah lebih menonjolkan rendang sebagai menu andalan melalui slogannya "Jagonya Rendang". Selain itu, menu Ayam Pop Gurih juga menjadi salah satu menu favorit pelanggan.

Di sisi lain, Pagi Sore berlogo hijau lebih menekankan identitas sebagai rumah makan khas Minang. Walaupun menunya sama, namun restoran ini terkenal lewat menu gulainya yang lezat, seperti Gulai Gajebo, Gulai Otak, dan Gulai Telur Ikan.

Dari segi cita rasa, Pagi Sore Merah memadukan rasa yang medok, gurih, pedas rempah, dan manis pada hidangannya. Sebaliknya, Pagi Sore Hijau punya rasa yang lebih pedas, gurih, dan berempah khas lidah Minang.

Demikian penjelasan terkait siapa pemilik Pagi Sore yang tengah viral saat ini. Kamu sudah pernah mencoba yang mana, Bela?

FAQ seputar pemilik Pagi Sore

Siapa pemilik RM Pagi Sore?

Pemilik sekaligus pendiri RM Pagi Sore adalah H. Lismar dan H. Sabirin. Kini, restoran dikelola oleh generasi penerus sang pendiri restoran.

Kenapa Pagi Sore terkenal mahal?

Pagi Sore dikenal sebagai restoran Padang premium karena memakai bahan berkualitas, menjaga cita rasa autentik Minang, dan punya suasana restoran yang modern sekaligus nyaman.

Di mana saja cabang RM Pagi Sore?

Pagi Sore memiliki cabang di berbagai kota seperti Palembang, Jakarta, Bandung, dan Jambi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah

Related Articles

See More