Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945
commons.wikimedia.org

  • BPUPKI dibentuk pada 1 Maret 1945 dan diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat.

  • Golongan muda dipimpin oleh Chaerul Saleh mendesak Soekarno dan Moh. Hatta untuk mendeklarasikan Kemerdekaan Indonesia.

  • Rumusan teks proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno dan diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1 Maret 1945

BPUPKI dibentuk dan diketuai Radjiman Widyodiningrat untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

beberapa minggu sebelum kemerdekaan

BPUPKI dibubarkan dan digantikan PPKI yang diketuai Soekarno untuk mempersiapkan kemerdekaan.

15 Agustus 1945

Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Golongan muda kemudian mendesak Soekarno dan Moh. Hatta segera mendeklarasikan kemerdekaan.

16 Agustus 1945

Golongan muda mengamankan Soekarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok akibat perbedaan pendapat mengenai waktu deklarasi kemerdekaan.

17 Agustus 1945

Naskah proklamasi dibacakan oleh Soekarno pada pukul 10.00 WIB di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Pembacaan dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih.

24 Agustus

Jepang sebelumnya berjanji akan memerdekakan Indonesia pada tanggal ini.

kini

Indonesia menjadi negara merdeka dan memperingati Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan, disusul pengibaran bendera Merah Putih sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia.
  • Who?
    Soekarno dan Moh. Hatta memproklamasikan kemerdekaan; Fatmawati menjahit bendera, sedangkan Latief Hendraningrat, S. Suhud, dan Trimurti terlibat dalam pengibaran.
  • Where?
    Proklamasi dibacakan di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.
  • When?
    Jumat, 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB.
  • Why?
    Proklamasi dilakukan setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945 dan golongan muda mendesak deklarasi kemerdekaan.
  • How?
    Naskah dirumuskan Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo di rumah Laksamana Tadashi Maeda; Soekarno menulisnya, Sayuti Melik mengetik, lalu berita disebarkan melalui radio, kantor berita, surat kabar, dan utusan daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945. Anak muda lalu meminta Soekarno dan Hatta segera membuat Indonesia merdeka. Mereka sempat dibawa ke Rengasdengklok. Setelah itu, Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo membuat teks proklamasi. Pada 17 Agustus 1945, Soekarno membacanya di Jakarta. Bendera merah putih dikibarkan. Kabar kemerdekaan lalu disebarkan lewat radio, koran, dan orang-orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Peristiwa kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 menjadi momen yang sangat penting bagi bangsa ini. Setelah mengalami penjajahan bertahun-tahun lamanya, Indonesia akhirnya terbebas dari genggaman bangsa lain. 

Namun, kemerdekaan itu tentu tidak diraih dengan cara yang mudah. Ada berbagai peristiwa penting yang melatarbelakanginya.

Peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi kemerdekaan itu dialami oleh para tokoh kemerdekaan, mulai dari peristiwa Rengasdengklok sampai akhirnya proklamasi dikumandangkan. 

Untuk mengetahui lebih lengkapnya, berikut Popbela.com rangkum sejarah singkat kemerdekaan Indonesia tahun 1945. 

1. Jepang tunduk kepada sekutu

flickr.com

Persiapan kemerdekaan Indonesia memang sudah digagas oleh para tokoh bangsa ini. Sejarah singkat kemerdekaan Indonesia kemudian dimulai dengan dibentuknya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

BPUPKI dibentuk pada 1 Maret 1945 dan diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat. Setelah itu, panitia kecil yang disebut panitia sembilan pun dibentuk untuk membuat rumusan dasar negara yang nantinya menjadi Pancasila. 

Beberapa minggu sebelum kemerdekaan, BPUPKI pun dibubarkan digantikan dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang diketuai oleh Soekarno. Mereka bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. 

Bersamaan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia, berita kekalahan Jepang pun terdengar. Di masa Perang Dunia II, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945.

Berita kekalahan Jepang itu kemudian didengar oleh para tokoh muda. Golongan muda yang dipimpin oleh Chaerul Saleh ini kemudian mendesak Soekarno dan Moh. Hatta untuk mendeklarasikan Kemerdekaan Indonesia. 

2. Peristiwa Rengasdengklok

commons.wikimedia.org

Desakan dari golongan muda itu menimbulkan perbedaan pendapat dengan golongan tua.

Soekarno menolak permintaan deklarasi kemerdekaan pada saat itu juga karena menunggu keputusan Jepang. Pasalnya, Jepang telah berjanji untuk memerdekakan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. 

Dikarenakan perbedaan pendapat tersebut, golongan muda pun kemudian mengamankan Soekarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Peristiwa itu terjadi pada 16 Agustus 1945. 

Sejarah singkat kemerdekaan Indonesia ini berlanjut ketika golongan muda dan golongan tua yang diwakili Achmad Soebardjo melakukan perundingan dan mencapai kesepakatan. 

Achmad Soebardjo akhirnya berjanji bahwa proklamasi kemerdekaan akan diumumkan pada keesokan harinya. Dengan perjanjian itu, Soekarno dan Hatta pun akhirnya dibawa kembali ke Jakarta. 

3. Perumusan naskah proklamasi

commons.wikimedia.org

Persiapan kemerdekaan berlanjut usai rombongan dari Rengasdengklok tiba di Jakarta. Soekarno dan Hatta kemudian menemui Jenderal Nishimura untuk menanyakan sikapnya mengenai proklamasi kemerdekaan.

Namun, karena tidak ada kesepakatan, mereka pun akhirnya memutuskan untuk membuat naskah proklamasi. Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardji pergi ke rumah Laksamana Tadashi Maeda untuk menyusun teks proklamasi. 

Rumah Laksamana Maeda mewarnai sejarah singkat kemerdekaan Indonesia karena aman dari ancaman militer Jepang. 

Akhirnya, rumusan teks proklamasi pun ditulis tangan oleh Soekarno dan diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan. 

4. Proklamasi kemerdekaan Indonesia

commons.wikimedia.org

Usai naskah proklamasi selesai ditulis, sejarah singkat kemerdekaan Indonesia berlanjut dengan detik-detik proklamasi. Mulanya, pembacaan naskah proklamasi akan dilaksanakan di Lapangan Ikada. 

Namun, Soekarno berpendapat bahwa pemilihan tempat itu akan menimbulkan bentrok antara rakyat dan Jepang. Ia kemudian mengusulkan untuk membacakan proklamasi di kediamannya, Jalan Pegangsaan Timur No.56 Jakarta. 

Menjelang detik-detik proklamasi yang akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB, halaman rumah Soekarno pun sudah dipadati banyak orang. 

Bendera merah putih dijahit oleh Fatmawati, sementara pengibar bendera dilakukan oleh Latief Hendraningrat, S. Suhud, dan Trimurti. 

Tepat pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB pagi, naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia pun dibacakan. Pembacaan proklamasi dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih. 

Berikut isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

5. Penyebarluasan berita proklamasi Kemerdekaan Indonesia

commons.wikimedia.org

Sejarah singkat kemerdekaan Indonesia tak berhenti sampai pembacaan naskah proklamasi saja.

Mereka perlu menyampaikan berita kemerdekaan Indonesia, tetapi alat komunikasi masih sangat terbatas. Selain itu, Jepang juga melarang untuk menyiarkan berita proklamasi. 

Akhirnya, penyebarluasan berita proklamasi dilakukan lewat Hoso Kanri Kyoku atau kini disebut Radio Republik Indonesia (RRI) dan Domei (ANTARA). Selain itu, mereka juga menyebarluaskan berita kemerdekaan lewat surat kabar Suara Asia. 

Selain melalui radio dan surat kabar, para utusan daerah juga membawa kabar proklamasi dari mulut ke mulut. Mereka adalah Teuku Mohammad Hassan dari Aceh, Sam Ratulangi dari Sulawesi, Ketut Pudja dari Bali, dan A.A. Hamidan dari Kalimantan. 

Itulah sejarah singkat kemerdekaan Indonesia yang hingga kini kita peringati setiap 17 Agustus. Dengan perjuangan para tokoh bangsa, kini akhirnya Indonesia menjadi negara yang merdeka.

Setelah merdeka pun, masih banyak perjuangan lainnya yang harus ditempuh untuk menjadi negara yang berdaulat. 

Kini, kita bisa memaknai kemerdekaan itu dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus.

Dirgahayu yang ke-77, Indonesiaku!

Curated For You

Editorial Team

Related Article