Di buku-buku Sejarah pada saat kita sekolah dulu, tidak banyak menorehkan kisah detail mengenai pemimpin yang membuat rakyatnya menderita. Padahal, ada beberapa sosok pemimpin yang bertangan besi bahkan sampai menunjukkan kebrutalan.

Walaupun menimbulkan kekacauan, nggak bisa disangkal jika mereka punya pengikut yang mendukungnya. Sipaa saja mereka? Ini dia 6 pemimpin dunia paling kejam dalam sejarah modern.

1. Adolf Hitler (1889-1945)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah Moderngettyimage.com/

Hilter adalah kanselir Jerman dari tahun 1933 hingga 1945 dari Partai Nazi. Dia bisa dikatakan pemimpin paling kreatif sekaligus brutal pada saat yang sama. Hilter mempunyai tanggung jawab atas genosida dan Perang Dunia Kedua. Kepercayaannya adalah Yahudi adalah akar dari semua kejahatan dan harus dimusnahkan.

Di bawah kekuasaannya, hampir 50 juta orang meninggal. Wah, ngeri banget, ya! Akhirnya kekuasaannya berakhir saat dia bunuh diri di bunkernya pada 30 April 1945.

2. Joseph Stalin (1878-1953)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah Modernbusinessinsider.com/

Iosif Vissarionovich Stalin adalah pemimpin kejam Uni Soviet tahun 1922 hingga 1953. Saat Stalin muda, dia adalah seorang perampok dan pembunuh, sebelum akhirnya menjadi pemimpin.

Ketika dia berkuasa, pemerintahan terror dan kekerasan berlangsung kurang lebih 30 tahun lamanya. Kekejamannya itu membuat orang kelaparan dan menewaskan lebih 20 jutaan orang. Nggak hanya itu, di era kekuasaannya lebih dari 1,5 juta perempuan Jerman diperkosa.  

Dia bahkan membunuh keluarga orang-orang yang menyayanginya. Ironisnya, dia dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian pada 1945 dan 1948.

Stalin akhirnya meninggal karena stroke pada tahun 1953.

3. Pol Pot (1925-1998)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah ModernMcmscache.com/

Pol Pot adalah pemimpin revolusioner Kamboja, Khmer Merah, dia mengatur genosida di Kamboja. Tujuannya adalah menghancurkan peradaban dan memulai rezim baru di Kamboja.

Selama pemerintahannya sebagai Perdana Menteri 1976 hingga 1979, kebijakannya menyebabkan kematian 2 juta orang yang merupakan seperempat dari populasi Jamboja.

Hal yang menyedihkan, dia suka menyimpan tengkorak orang yang dibunuhnya dan memerintahkan bayi untuk dicabik-cabik. Kejam sekali!

Pada tahun 1997, popularitas Khmer Merah merosot jauh, barisan mereka penuh dengan desersi dan faksionalisme. Pada bulan Juni tahun itu, Pol Pot secara paksa digulingkan dari kepemimpinan organisasi dan ditempatkan di bawah tahanan rumah oleh rekan-rekannya.

Pada bulan Juli, dia dihukum karena pengkhianatan. Pol Pot meninggal karena sebab alami pada tahun 1998.

4. Heinrich Himmler (1900-1945)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah Moderndw.com/

Heinrich Himmler adalah komandan Schutzstaffel Jerman dan salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Jerman Nazi. Sebagai Reichsführer-SS, ia mengendalikan SS dan Gestapo. Ia juga menjadi organisator utama holokaus. Himmler memerintahkan pembunuhan sekitar 6 juta orang Yahudi.

Diyakini banyak orang Himmler punya banyak perabotan yang terbuat dari tulang dan kulit para korbannya.

Hidupnya berakhir pada tahun 1945, ketika di tengah interogasi, dia memilih meracuni diri dengan menelan pil sianida. Tubuh Himmler dimakamkan di kuburan tak bertanda di dekat Lüneburg, dengan lokasi makam yang masih belum diketahui.

5. Saddam Hussein (1937-2006)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah Modernindiatvnews.com/

Saddam Hussein adalah pemimpin Irak dari 1979 hingga 2003. Selama pemerintahannya, dia memberi izin terjadinya serangan yang nggak terhitung ke orang-orang. Saddam memerintahkan serangan kimia, mencongkel mata, pemukulan dan serangan brutal untuk ditontonnya.

Pandangan konvensional tentang Saddam Hussein adalah, seorang diktator brutal yang memerintah rakyatnya melalui ketakutan dan memimpin Irak ke dalam serangkaian konflik yang menghancurkan. Namun, di sisi lain, bagi kepala gerakan Ba'athist, Saddam Hussein adalah seorang modernis sekuler yang membawa pembangunan ekonomi ke Irak, yang merupakan benteng melawan revolusi Islam (dan didukung oleh barat melawan Iran di 1980-an), yang mengukuhkan Irak sebagai negara kesatuan bangsa meskipun ada kekuatan sentrifugal dari kelompok etnis dan agama yang berbeda.

John Nixon, mantan perwira CIA yang menginterogasi diktator tersebut, setelah dia ditangkap oleh pasukan koalisi pada Desember 2003, merinci pertemuannya dengan Saddam Hussein dan berbagai diskusi yang mengikutinya. Sejak awal, Saddam memperingatkan bahwa pendudukan Irak tidak akan semudah yang diasumsikan oleh neokonservatif Washington pada saat itu.

Ketika saya menginterogasi Saddam, dia mengatakan kepada saya: “Kamu akan gagal. Anda akan menemukan bahwa tidak mudah untuk memerintah Irak.” Ketika saya mengatakan kepadanya bahwa saya penasaran mengapa dia merasa seperti itu, dia menjawab: “Anda akan gagal di Irak karena Anda tidak tahu bahasa, sejarah, dan Anda tidak mengerti pikiran Arab.”

Pada pagi hari Idul Adha, tanggal 30 Desember 2006, Saddam Hussein digantung sampai mati atas perbuatannya melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

6. Idi Amin (1952-2003)

Terlalu Sadis! Ini Daftar Pemimpin Kejam dalam Sejarah Moderncbsnews.com/

Idi Amin adalah mantan Presiden Uganda yang dideklarasikan sendiri. Sebagai pemimpin kejam, dia lebih dikenal sebagai “Penjagal Uganda”.

Hal ini karena dia membunuh orang dengan menjadikan mereka makan buaya, mengklaim dia adalah seorang kanibal, bahkan memutilasi salah satu istrinya dan menyusun ulang anggota tubuhnya.

Untuk angka kematian, Komisi Ahli Hukum Internasional memperkirakan jumlah korban tewas tidak kurang dari 80.000 dan lebih mungkin sekitar 300.000. Perkiraan yang disusun oleh organisasi pengasingan dengan bantuan Amnesty International menyebutkan jumlah korban tewas di bawah kepemimpinannya, mencapai 500.000.

Amin meninggal di Jeddah, Arab Saudi pada 16 Agustus 2003. Penyebab kematian dilaporkan sebagai komplikasi banyak organ. Meskipun pemerintah Uganda mengumumkan bahwa tubuhnya dapat dimakamkan di Uganda, dia segera dimakamkan di Arab Saudi. Amin tidak pernah diadili karena pelanggaran berat hak asasi manusia.

 

Semoga sejarah ini jadi pelajaran dan tidak terulang di kemudian hari ya, Bela.

Baca Juga: 5 Hukuman Paling Brutal Selama Peradaban Manusia, Termasuk Penyaliban

Baca Juga: 7 Penjara Masa Penjajahan Mengerikan di Indonesia, Banyak Telan Korban

Baca Juga: 5 Kesaksian Hidup di Korea Utara: Miris hingga Horor