Sebagian dari kita, pasti punya rasa kesal terhadap orang yang suka pamer, karena kita sering berpikir kalau mereka itu sombong. Dari luar, orang yang suka pamer terlihat sangat bahagia memberitahu kepada orang apa yang dimilikinya baik berupa barang maupun pengalaman yang kadang membuat kita merasa kecil. Namun, banyak orang yang tidak tahu kalau sebenarnya orang-orang seperti ini sangat berbeda dengan apa yang ada ditampilkannya di publik. 

Jika kita bertemu dengan seorang pengusaha kaya raya, kecil kemungkinan mereka akan berbicara tentang berapa uang yang mereka hasilkan atau bagaimana isi rumahnya. Jawabannya sederhana sekali karena biasanya orang-orang sudah bisa menebak seberapa kayanya dia jadi ia tidak perlu menggembar-gemborkannya.

Namun ingat, dalam dunia karier, jika kamu pamer untuk mendapatkan keuntungan tertentu sebenarnya tidak ada ruginya kok asal kamu melakukannya dengan sadar.

Jadi, kenapa sih orang-orang sekarang pada suka pamer? Ini dia alasannya.

Merasa tidak diperhatikan

Nggak Usah Heran, Ini Alasannya Kenapa Temanmu Suka Banget Pamerunsplash.com/Mārtiņš Zemlickis

Orang yang senang pamer percaya kalau mereka tidak mendapat banyak perhatian yang seharusnya mereka dapatkan untuk menunjukkan kepada orang lain keberadaan mereka. Jadi, sebenarnya orang yang suka pamer sedang meminta kamu supaya diperhatikan dan menerimanya. 

Peduli pendapat orang lain

Nggak Usah Heran, Ini Alasannya Kenapa Temanmu Suka Banget Pamerunsplash.com/Headway

Bagi sebagian orang, opini orang lain tidaklah terlalu penting dan tidak punya dampak apa-apa untuk kebahagiaannya. Namun kebalikannya untuk orang yang senang menggembar-gemborkan pencapaian dan barang-barangnya, opini orang lain adalah yang terpenting bagi mereka dan jika ia gagal membuat orang menyukainya mereka akan merasa terpukul.

Memiliki pengalaman atau perasaan direndahkan orang lain

Nggak Usah Heran, Ini Alasannya Kenapa Temanmu Suka Banget Pamer unsplash.com/Andrea Tummons

Karena pernah memiliki trauma pernah direndahkan orang lain, orang-orang seperti ini jadi suka pamer padahal sebenarnya tidak ada yang memintanya. Mereka juga terkadang percaya kalau ada saja orang yang merendahkannya meski sudah memamerkan barang dan pencapaiannya, makanya mereka jadi berusaha keras menjadikan diri mereka berharga di mata orang lain.

 

BACA JUGA: Begini Caranya Supaya Bisa Jadi Perempuan Tangguh