Atasan silk, beads outer, beads bunga merah RiaMiranda Signature, aksesori rue
Ramadan Reimagined ala Tissa Biani: Tentang Syukur, Keluarga, dan Prioritas

Tissa Biani memaknai Ramadan sebagai waktu untuk bersyukur, menahan diri, dan memperkuat hubungan dengan keluarga di tengah kesibukan kariernya sebagai aktris.
Selama Ramadan, Tissa menata ulang prioritas agar tetap bisa beribadah dan berkumpul dengan orang tersayang tanpa meninggalkan pekerjaan yang ia cintai.
Tahun ini, Tissa menyiapkan dua film baru serta proyek musik bertema kehidupan, sambil terus belajar menikmati proses dan fokus pada pengembangan diri.
"Hai, apa kabar? Aku Tissa!"
Suara ramah Tissa Biani memecah suasana sunyi di lokasi pemotretan selepas diguyur hujan siang itu. Dengan outfit santainya dan wajah yang masih tanpa riasan, Tissa tersenyum menyapa semua kru dan POPBELA yang sudah bersiap di lokasi pemotretan.
Sembari mulai make up, Tissa dan POPBELA mengobrol hangat tentang tema pemotretan kali ini: "Ramadan Reimagined". Bagi Tissa, Ramadan selalu menjadi momen yang istimewa. Terlebih lagi, Tissa adalah sosok yang hidup di tengah ritme kerja yang padat dan selalu berada di sorotan publik. Kepada POPBELA, Tissa mengatakan bahwa bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar, haus, atau hawa nafsu. Lebih dari itu, Ramadan adalah momen dan ruang untuk kembali menyelaraskan diri antara pekerjaan, keluarga, bahkan terhadap Tuhan.
Di sela-sela pemotretan, sambil beristirahat sejenak, Tissa bercerita bagaimana ia memaknai Ramadan di fase hidupnya saat ini. Mulai dari bagaimana mengatur waktu di tengah kesibukannya agar tetap bisa beribadah, perjalanan kariernya, hingga prinsip hidup yang kini ia pegang teguh. Penasaran dengan obrolan POPBELA bersama Tissa? Simak selengkapnya berikut ini.
Ramadan sebagai Waktu untuk Kembali Menghargai Hidup dan Bersyukur

Bagi Tissa, Ramadan selalu datang membawa pengingat yang sama: untuk lebih menghargai hidup dan bersyukur atas apa yang sudah dimiliki. Di tengah kesibukannya sebagai aktris, Ramadan justru menghadirkan ruang untuk berhenti sejenak dan kembali menyadari hal-hal sederhana yang sering terlewatkan.
"Makna Ramadan bagi aku adalah ketika kita bisa lebih menghargai dan bersyukur atas apa yang sudah dikasih Tuhan saat ini. Beryukur masih bisa dikasih waktu untuk lebih banyak berkumpul dengan keluarga seperti bukber, sahur bareng, terus reunian sama teman-teman lama. Kadang, mungkin kalau nggak Ramadan belum tentu bisa kumpul, kan? Makanya ini adalah waktu untuk lebih menghargai dan bersyukur atas apapun yang sudah aku alami saat ini," ungkap Tissa membuka obrolan siang itu.
Ia mengaku, momen berkumpul bersama keluarga menjadi salah satu hal paling berharga selama Ramadan. Mulai dari sahur bersama, buka puasa bareng, hingga reuni kecil dengan teman-teman lama, semuanya terasa seperti penguat emosional di tengah rutinitas yang biasanya berjalan cepat.
Tak hanya itu, Ramadan juga menjadi latihan menahan diri bagi Tissa, bukan hanya soal nafsu makan, tapi juga emosi. Baginya, belajar menahan amarah, bersabar, dan lebih ikhlas adalah bagian penting dari perjalanan spiritual yang selalu ia nantikan setiap tahunnya.
Rutinitas yang Berubah, dengan Prioritas yang Lebih Terarah

Atasan, floral vest, celana, turban Benang Jarum, aksesori rue
Salah satu hal yang paling terasa saat bulan Ramadan adalah rutinitas yang berubah. Jadwal yang harus disesuaikan kembali agar tak mengganggu waktu ibadah yang lebih banyak, membuat Tissa belajar untuk kembali menyusun ulang prioritasnya. Misal, jika di hari-hari biasa jadwal syuting bisa sangat padat, maka saat Ramadan, Tissa berusaha menyisihkan waktu khusus untuk orang-orang tersayang.
"Saat Ramadan, aku lebih banyak menyempatkan waktu untuk kumpul keluarga. Kayak misalnya yang mungkin, kadang kalau hari-hari biasa aku sibuk syuting, tapi kalau Ramadan itu biasanya aku selalu minta sama pihak manajemen untuk ada beberapa waktu kosong. Bisa di seminggu pertama itu kumpul untuk quality time sama keluarga. Dan itu menurutku yang menjadi perbedaan dibanding hari-hari biasa," ungkap Tissa.
Meski mungkin bukan sesuatu yang besar, tapi perbedaan kecil ini nyatanya berdampak besar secara emosional untuk dirinya. Hal ini membuatnya merasa lebih utuh dan tenang dalam menjalani hari-hari di bulan Ramadan.
Bekerja di Bulan Puasa, Mencari Berkah Lewat Proses yang Tissa Cintai

Dress pink NADA PUSPITA, aksesori rue
Kamu juga pasti setuju, kan Bela, jika Ramadan identik dengan ketenangan dan waktu yang lebih banyak untuk beribadah. Namun, bukan berarti Tissa memilih untuk berhenti bekerja sepenuhnya ketika Ramadan tiba. Ia justru tetap bekerja seperti biasa–meski prioritasnya disusun ulang seperti yang ia ceritakan sebelumnya–sebagai bagian dari ikhtiar dan mencari berkah dengan cara yang Tissa cintai.
"Kalau ditanya ambil job atau nggak saat Ramadan, aku pasti ambil kerjaan. Karena supaya nggak terasa lapar dan hausnya saat puasa. Dan juga Insya Allah pasti lebih berkah, sebab kita puasa sambil mencari nafkah. Tapi tetap, waktunya diatur lagi dan nggak sebanyak hari di luar Ramadan. Biasanya ada waktu-waktu tertentu aku nggak ambil job, misalnya di seminggu awal yang tadi aku bilang. Aku nggak ambil kerjaan karena untuk lebih fokus beribadah sama kumpul keluarga. Selebihnya aku pasti ambil kerjaan karena pada dasarnya aku kurang suka kalau lagi Ramadan tuh nggak kerja sama sekali," curhat Tissa.
Baginya, beraktivitas sambil berpuasa adalah bentuk keseimbangan antara tanggung jawab dunia dan spiritual. Tissa mengaku kurang cocok jika Ramadan dihabiskan tanpa aktivitas sama sekali. Bekerja sambil berpuasa justru memberinya rasa produktif dan tujuan, selama tetap dijalani dengan niat yang baik dan pengaturan waktu yang bijak.
Perjalanan Karier yang Terus Menanjak, Mengajarinya untuk Tetap Rendah Hati

Atasan draped embroidery ANW, aksesori rue
Jika kamu memperhatikan, belakangan Tissa Biani kerap dikaitkan dengan film-film box office. Pernyataan ini bukan tanpa alasan, sebab film-film yang dibintanginya banyak yang menembus angka lebih dari satu juta penonton dalam masa penayangannya.
Di balik pencapaian itu, Tissa tak menampik adanya tekanan yang ia rasakan, bahkan dari label positif sekalipun. Ekspektasi publik seringkali membuatnya bertanya tentang langkah berikutnya yang harus diambil.
"Pastinya aku pernah merasa terbebani karena dicap sesuatu, bahkan itu dari sisi positif dan negatif. Karena hal itu pula, kadang bikin aku mikir langkah selanjutnya harus gimana ya? Pokoknya aku berusaha untuk jadi seseorang yang lebih baik lagi, jangan cepat puas dan selalu konsisten dengan apa yang sudah aku jalani saat ini," kata Tissa.
Namun seiring waktu, Tissa belajar melihat keberhasilan sebagai bonus dan rezeki dari Tuhan atas kerja keras yang sudah ia jalani sejak kecil. Ia percaya bahwa keberuntungan bukan sesuatu yang bisa dipaksakan, melainkan hasil dari usaha, karakter, dan rasa syukur yang terus dijaga.
"Aku selalu bilang sama diri aku bahwa keberuntungan itu menurutku itu adalah sebuah bonus, sebuah rezeki dari Tuhan atas apa yang kita lakukan. Aku juga menyadari aku kerja keras dari kecil dan selalu bersyukur. Makanya dikasih bonus sama Tuhan berupa hal itu. Cuma, tantangannya itu, harus bisa tahan-tahan diri atas omongan orang. Karena pasti cobaannya besar banget, jadi berusaha santai aja," jelas Tissa lagi.
Pengalaman panjang di industri hiburan juga mengajarkannya untuk lebih fleksibel dan bertahan di dunia hiburan yang kompetitif ini. Karena sikapnya itulah, perjalanan karier Tissa terus menanjak sampai saat ini.
Proyek Baru Tissa yang Siap Ditunggu Tahun ini

Di tahun ini, akan ada banyak proyek akan Tissa kerjakan. Mulai dari film, hingga mini album yang siap dilepas. Sudah sampai sejauh apa prosesnya?
"Tahun ini sepertinya ada dua film yang akan tayang. Lalu sudah mulai syuting ‘Oki dan Nirmala’ juga, itu sudah mulai persiapan tahun ini. Dan insya Allah akan lebih banyak fokus di musik karena tahun lalu sudah aku korbankan waktu musikku untuk di film, nah sekarang pengen lebih chill, makanya aku lebih banyak ngambil proyek musik di tahun ini," ungkap Tissa memberikan bocoran.
Lalu, sudah sejauh apa proyek musiknya berjalan? Apa tema besar yang ingin ia angkat dalam lagu-lagunya kelak? Meski masih rahasia, Tissa memberikan sedikit bocoran, nih, Bela.
"Kalau di EP atau lagu berikutnya aku inginnya nggak melulu bahas soal cinta-cintaan karena aku rasa itu adalah topik yang sudah umum dibahas. Justru aku malah pengennya membahas topik yang relate dengan kehidupan. Misalnya tentang dunia kerja karena banyak gen z yang sudah masuk ke dunia kerja juga, kan, saat ini?" katanya.
Apapun yang dibahas di lagunya nanti, POPBELA nggak sabar untuk menantikannya!
Ramadan Reimagined: Bertumbuh Tanpa Kehilangan Arah

Atasan draped embroidery, rok panjang ANW, aksesori rue
Kembali ke pembahasan soal Ramadan. Dalam tema “Re-Imagine Ramadan”, Tissa membayangkan Ramadan yang hangat, ramai, dan penuh kebersamaan, seperti buka puasa bersama keluarga dan teman-teman. Ia mengaku tipe yang menikmati momen makan bersama, berbagi cerita, dan tertawa di tengah suasana Ramadan.
"Aku paling seneng kalau Ramadan itu suasana dan makanannya. Aku tipe orang yang suka guyub (berkumpul). Jadi, harus bareng-bareng, rame-rame dengan teman dan keluarga. Itu yang aku rindukan dan aku bayangkan tentang Ramadan. Kalau bareng-bareng, bahagia rasanya melihat mereka sehat. Harapanku semoga mereka dikasih keberkahan yang banyak," kata Tissa.
Menutup obrolan, Tissa membagikan pesan untuk perempuan muda yang sedang mencari arah hidup. Ia mengingatkan agar tidak terlalu larut memikirkan penilaian orang lain. Menikmati proses, fokus pada diri sendiri, dan terus berusaha melakukan yang terbaik adalah hal terpenting, bukan untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri.
"Pokoknya enjoy, nikmatin apa yang lagi kamu jalani. Ngak usah dipikirkan apa kata orang. Kalau pengalaman aku pribadi, tentu banyak tuntutan dari netizen dan fans, tapi itu buang-buang waktu. Jangan terlalu didengarkan apa kata orang, fokus sama diri kamu sendiri dan berkarya. Berusaha yang terbaik untuk diri kamu dan bukan untuk orang lain," tutup Tissa.
Credit:
Photographer: Zaky Akbar
Fashion Editor: Michael Richards
Stylist: Hafidhza Putri Andiza
Beauty Asst.: Shavira Annisa
Makeup Artist: Nooi Beauty
Hair Stylist: Mitsalina Hasyyati
Interview by: Niken Ari Prayitno
POPBELA.com crew: Nadhira Annisa


















