Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Profil Marco Materazzi, Legenda Inter Milan yang Penuh Prestasi dan Kontroversi

Profil Marco Materazzi, Legenda Inter Milan yang Penuh Prestasi dan Kontroversi
Marco Materazzi (sempreinter.com)
Intinya Sih
  • Marco Materazzi, bek tangguh asal Italia berjuluk The Matrix, dikenal karena gaya bermain agresif dan karier panjangnya yang dimulai dari klub divisi bawah hingga mencapai puncak bersama Inter Milan.
  • Selama membela Inter Milan, Materazzi meraih berbagai gelar bergengsi termasuk Liga Champions 2009/2010, lima trofi Serie A, serta menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim nasional Italia di Piala Dunia 2006.
  • Momen paling ikoniknya terjadi di Final Piala Dunia 2006 saat ia mencetak gol penyeimbang dan terlibat insiden dengan Zidane yang berujung kartu merah bagi sang bintang Prancis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi para pencinta sepak bola era 2000-an, tentu sudah tidak asing dengan nama Marco Materazzi. Pemain yang dikenal dengan julukan The Matrix ini adalah bek legendaris asal Italia yang sangat tangguh dan agresif di lapangan hijau. Gaya bermainnya yang lugas tanpa kompromi membuatnya sering kali memancing emosi yang membuatnya sangat dibenci oleh tim lawan.

Di balik segala kontroversi yang menyelimutinya, ia tetaplah seorang legenda sejati yang berhasil meraih puncak tertinggi di level klub maupun internasional. Berikut profil Marco Materazzi yang sudah Popbela rangkum untuk kamu!

Biodata Marco Materazzi

potret Marco Materazzi (twitter.com/premierleague)
potret Marco Materazzi (twitter.com/premierleague)
  • Nama Lengkap: Marco Materazzi
  • Tempat, Tanggal Lahir: Lecce, Italia, 19 Agustus 1973
  • Zodiak: Leo
  • Orang Tua: Giuseppe Materazzi dan Anna Inzaina
  • Pasangan: Daniela (Menikah sejak 23 Juni 1997)
  • Anak: Anna, Davide, dan Gianmarco
  • Tinggi Badan: 193 cm
  • Media Sosial: @marcomaterazzi (Instagram)

Perjalanan karier

Marco Materazzi (eurosport.com)
Marco Materazzi (eurosport.com)

Tidak seperti bintang sepak bola modern yang langsung bersinar di akademi klub raksasa, karier awal Materazzi justru merangkak dari bawah. Ia menghabiskan masa mudanya dengan berpindah-pindah di klub divisi bawah Italia sebelum akhirnya mendapat sorotan internasional.

Di Awal Kariernya (1990–1998) Marco bermain untuk tim-tim seperti Messina, Tor di Quinto, Marsala, Trapani, dan Carpi. Kasta tertinggi pertama yang dicicipinya adalah saat membela Perugia, sebelum dipinjamkan dan kemudian bertualang ke Inggris. Pada 1998–1999, Materazzi mencicipi kerasnya Premier League bersama Everton di Inggris. Di sana, gaya main agresifnya mulai terlihat jelas dengan catatan 3 kartu merah hanya dalam 27 pertandingan.

Sekembalinya ke Italia, ia menunjukkan ketajamannya sebagai bek. Pada musim 2000/2001, ia memecahkan rekor Daniel Passarella sebagai bek dengan gol terbanyak dalam satu musim Serie A dengan torehan 12 gol.

Titik balik terbesar dalam hidupnya terjadi pada tahun 2001. Dibeli seharga 10,50 juta euro oleh Inter Milan, Materazzi menjelma menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang I Nerazzurri. Ia mencatatkan 276 penampilan dan meraih seluruh kejayaan domestik serta Eropa di klub ini.

Setelah sempat jeda pasca-kontraknya habis di Inter, ia bergabung dengan klub India, Chennaiyin FC, sebagai pemain sekaligus manajer hingga akhirnya resmi gantung sepatu pada tahun 2016.

Prestasi dan penghargaan

Marco Materazzi (instagram.com/marcomaterazzi)
Marco Materazzi (instagram.com/marcomaterazzi)

Selama karier profesionalnya, Materazzi telah mengoleksi berbagai trofi bergengsi. Berikut adalah daftar prestasi dan penghargaan yang pernah diraihnya:

Bersama Tim Nasional Italia

Bersama Inter Milan

  • UEFA Champions League: Musim 2009/2010.
  • Serie A (5 Kali Juara): Musim 2005/2006, 2006/2007, 2007/2008, 2008/2009, dan 2009/2010.
  • FIFA Club World Cup: Tahun 2010 (Musim 2010/2011).
  • Coppa Italia (4 Kali Juara): Musim 2004/2005, 2005/2006, 2009/2010, dan 2010/2011.
  • Supercoppa Italiana (4 Kali Juara): Tahun 2005, 2006, 2008, dan 2010.

Penghargaan Individu

  • Serie A Defender of the Year: Tahun 2007 (Diraih saat membela Inter Milan atas performa luar biasanya di liga).

Jadi aktor utama Piala Dunia 2006 dengan aksi ikonik

Para pemain Italia merayakan gol Marco Materazzi ke gawang Prancis pada final Piala Dunia 2006. (fifa.com)
Para pemain Italia merayakan gol Marco Materazzi ke gawang Prancis pada final Piala Dunia 2006. (fifa.com)

Jika ada satu momen yang mendefinisikan seluruh karier Marco Materazzi di panggung dunia, itu adalah laga Final Piala Dunia 2006 melawan Prancis. Pertandingan tersebut merangkum dualitas Materazzi: pahlawan sekaligus provokator.

Di awal laga, ia sempat membuat blunder yang berujung penalti untuk Prancis. Namun, ia membayar lunas kesalahan tersebut dengan mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan mautnya. Puncak dari segala drama terjadi di babak perpanjangan waktu, ketika ia terlibat psywar verbal dengan maestro Prancis, Zinedine Zidane.

Provokasi Materazzi sukses memancing emosi Zidane, yang berakhir dengan tandukan ikonik ke dada Materazzi. Zidane dikartu merah, Prancis pincang, dan Italia akhirnya keluar sebagai juara dunia lewat adu penalti—di mana Materazzi juga sukses mengeksekusi tugasnya dengan sempurna. Momen ini membuktikan bahwa Materazzi bukan sekadar bek tangguh, melainkan seorang ahli strategi psikologis di lapangan hijau.

Itu dia profil Marco Materazzi, legenda Inter Milan yang penuh prestasi dan kontroversi. Di balik segala kontroversi yang menyelimutinya, ia tetaplah seorang legenda sejati yang berhasil meraih puncak tertinggi di level klub maupun internasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More