Satu lagi karya Joko Anwar yang rilis di tahun 2019 ini, yakni Ratu Ilmu Hitam. Bukan, Joko bukan sebagai sutradara kali ini. Ia berkolaborasi dengan Kimo Stamboel sebagai sutradara untuk membuat ulang film Ratu Ilmu Hitam yang dulu pernah tayang di tahun 1982 dan dibintangi oleh Suzanna.

Masih memberikan teror yang tak kalah mencekam, Ratu Ilmu Hitam siap kamu nikmati mulai tanggal 7 November 2019. Tapi sebelum menyaksikan filmnya, simak dulu review-nya berikut ini.

Sinopsis: Ketika Niat Baik Malah Membawa Malapetaka

Review Film Ratu Ilmu Hitam: Bikin Nggak Tenang Sepanjang NontonInstagram.com/ratuilmuhitam.official

Hanif (Ario Bayu) mengajak keluarga kecilnya untuk mengunjungi panti asuhan tempat ia dibesarkan dulu. Tak hanya Hanif, Nadya (Hannah Al Rashid), serta anak-anak mereka Sandi (Ari Irham), Dina (Zara JKT48) dan Haqi (Muzakki Ramadhan), kedatangan mereka semakin meriah dengan hadirnya Anton (Tanta Ginting) dan Jefri (Miller Khan) beserta istri mereka.

Sebagai bentu penghormatan kepada Pak Bandi (Yayu Unru), Hanif, Anton, dan Jefri memutuskan untuk menginap satu malam di Panti Asuhan Tunas. Di sana mereka disambut baik oleh para penjaga panti. Kebahagian mereka seolah pudar perlahan kala malam menjelang.

Satu per satu dari mereka mengalami kejadian aneh di luar nalar. Baik Hanif, Anton, maupun Jefri mengalami hal yang tak masuk akal yang mengancam nyawa mereka. Menurut kabar beredar, ada salah satu pemilik panti yang bersekutu dengan iblis dan datang untuk membalaskan dendam. Bagaimana mereka bisa bertahan dan keluar dari panti asuhan tersebut?

Salah Tebak Genre Bikin Nggak Tenang Sepanjang Film

Review Film Ratu Ilmu Hitam: Bikin Nggak Tenang Sepanjang NontonInstagram.com/ratuilmuhitam.official

Seharusnya sejak awal menonton trailer film Ratu Ilmu Hitam, saya sudah bersiap kalau film ini bergenre gore-horror. Sayangnya, saya masih menyangkal kalau film yang diproduksi oleh Rapi Film ini adalah film horor biasa dengan kemunculan hantu seperti Pengabdi Setan.

Namun, saat sepertiga film berjalan dan Hanif menemukan satu bus penuh anak panti dengan kondisi mengenaskan, hilang sudah semua ekspektasi yang saya punya. Nggak ada hantu seperti yang saya bayangkan. Hanya adegan-adegan sadistik yang sama sekali tak pernah terpikirkan olehku.

Buat kamu yang memang nggak nyaman dengan banyak darah atau bagian tubuh yang terpotong, disarankan untuk nggak sendirian saat menonton film ini. Sebab, di menit-menit tak terduga, adegan tersebut akan muncul dan cukup membuatmu merasa ketakutan.

Porsi dan Jumlah Pemain yang Pas

Review Film Ratu Ilmu Hitam: Bikin Nggak Tenang Sepanjang NontonInstagram.com/ratuilmuhitam.official

Satu hal yang saya salut dari film ini adalah semua pemain bermain dalam porsi yang pas. Jumlahnya pun cukup sehingga tak ada pemain yang perannya sia-sia. Mungkin sepengalaman saya menikmati film, baru kali ini ada film yang seluruh pemainnya sempat bertemu di satu scene yang sama meski hanya beberapa detik.

Hal ini tentu menjadi adegan paling penting sekaligus menyedihkan karena hanya dalam hitungan detik, mereka yang berkumpul tersebut akan terpisah dengan cara yang keji.

Level Baru Film Horor Indonesia

Review Film Ratu Ilmu Hitam: Bikin Nggak Tenang Sepanjang NontonInstagram.com/ratuilmuhitam.official

Menikmati Ratu Ilmu Hitam memang membuat saya ketakutan sekaligus bahagia. Sebab, mengikuti kesuksesan Pengabdi Setan, Ratu Ilmu Hitam menjadi film horor Indonesia dengan standar yang tinggi. Bukan cuma segi visual, dari segi cerita, teknik dan gambarnya pun benar-benar apik.

Semoga saja ke depannya film horor Indonesia bisa menampilkan kualitas seperti ini atau bahkan lebih sehingga Indonesia bisa semakin memiliki banyak film keren.

Berminat menontonnya?

Baca Juga: Review Film Lampor: Penuh Plot Twist yang Diangkat dari Cerita Nyata