Mudahnya mengakses informasi di zaman digital saat ini membuat kita mudah terpapar hoaks. Bahkan saking banyaknya informasi yang kita terima, kita sampai tidak lagi bisa membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoaks. Penyebaran berita pun semakin masif dan personal melalui aplikasi percakapan. Salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk menyebarkan berita tersebut adalah Whatsapp.

Menanggapi maraknya berita hoaks yang beredar di platformnya, Whatsapp berinisiatif untuk mengedukasi para penggunanya. Supaya nggak terpapar hoaks, berikut ini empat cara yang digunakan Whatsapp untuk mengedukasi para penggunanya. Apa saja?

Lawan Hoaks, Ini 4 Cara Whatsapp Mengedukasi Para Penggunanya

WhatsApp menambahkan sebuah label “Forwarded” yang menandakan ketika seorang pengguna menerima pesan yang telah diteruskan sebelumnya untuk mereka. Hal ini membantu pengguna mengetahui bahwa pesan yang mereka terima itu tidak dibuat oleh orang yang mengirimkannya. Melalui label ini WhatsApp mengajak pengguna untuk berpikir dua kali sebelum membagikan pesan terusan yang diterimanya.

Lawan Hoaks, Ini 4 Cara Whatsapp Mengedukasi Para Penggunanya

Sebagai bagian dari pengembangan produk, WhatsApp akan meluncurkan sebuah kampanye nasional bertajuk “Share Joy, Not Rumors” di media cetak, radio, dan online. Kampanye ini diharapkan agar para pengguna WhatsApp mengurangi intensitas penyebaran berita negatif dan lebih sering membagikan pesan yang membahagiakan.

Lawan Hoaks, Ini 4 Cara Whatsapp Mengedukasi Para Penggunanya

Baru-baru ini WhatsApp melakukan beberapa perubahan terhadap fitur grup yang membekali pengguna dengan kendali dan pengaturan baru. Kami meluncurkan pengaturan baru yang memampukan admin untuk menentukan siapa yang bisa mengirim pesan di dalam grup. Ini akan membantu mengurangi penyebaran pesan yang tidak diinginkan, termasuk berita palsu. WhatsApp juga memperkenalkan beberapa fitur perlindungan sehingga pengguna tidak dapat berulang kali ditambahkan ke grup yang ditinggalkannya.

Lawan Hoaks, Ini 4 Cara Whatsapp Mengedukasi Para Penggunanya

Ketika pengguna ditambahkan ke dalam sebuah grup oleh seseorang yang bukan berasal dari daftar kontaknya, WhatsApp akan menampilkan notifikasi yang menanyakan apakah pengguna ingin melaporkannya atau keluar dari grup. Hal ini membantu pengguna agar dengan cepat melaporkan hal tersebut atau meninggalkan grup yang tidak diinginkan.

Semoga dari empat cara yang dilakukan oleh WhatsApp ini, kamu ikut meminimalisir penyebaran hoaks melalui aplikasi percakapan.

Baca Juga: Begini Cara Lihat Siapa yang Sering Buka Profil Whatsappmu