Bela, sadar nggak, beberapa hari belakangan ini, tepatnya saat memasuki bulan Ramadan, ada perbedaan pendapat soal imsak dan waktu sahur. Beberapa warganet menganggap ketika masuk waktu imsak, kita sudah tidak diperbolehkan lagi bersantap sahur. Namun, sebagian menganggap saat masuk waktu imsak, kita masih boleh makan sahur sampai azan Subuh berkumandang.

Sebenarnya mana yang benar? Berikut penjelasan mengenai batas waktu sahur dan dimulainya puasa Ramadan. Simak, yuk!

1. Umat Islam mulai berpuasa saat azan Subuh berkumandang

Jangan Sampai Salah, Ini Batas Waktu Sahur dan Puasa RamadanUnsplash.com/Spencer Davis

Menurut Ustaz Ahmad Sawat, M.A. dari Rumah Fiqih Indonesia, puasa dimulai ketika azan Subuh dikumandangkan. Saat kita mendengar azan Subuh dilantunkan dari masjid atau melihat tayangan azan Subuh di televisi, maka kita sudah tidak diperbolehkan lagi makan, minum, melakukan hubungan suami-istri, atau hal lain yang membatalkan puasa.

2. Imsak hanyalah waktu sebagai penanda untuk bersiap-siap

Jangan Sampai Salah, Ini Batas Waktu Sahur dan Puasa RamadanPexels.com/Pixabay

Lalu, apa bedanya dengan imsak? Mengapa waktu imsak dan azan Subuh memiliki perbedaan 5-10 menit?

Merangkum dari Serambi News, Tgk H Faisal Ali atau yang dikenal dengan nama Lem Faisal mengatakan, waktu imsak adalah penanda untuk bersiap-siap. Ibarat lampu lalu lintas, imsak merupakan lampu kuning yang menandakan bahwa sebentar lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa.

Saat memasuki waktu imsak, kita masih diperbolehkan untuk makan dan minum. Namun, sebaiknya kita manfaatkan sebagai jeda untuk mengakhiri makan dan minum agar tubuh tidak kaget saat mulai berpuasa.

3. Batasan puasa dan sahur tercantum dalam Alquran

Jangan Sampai Salah, Ini Batas Waktu Sahur dan Puasa RamadanUnsplash.com/The-Lore.com

Terkait batasan waktu sahur dan puasa, Allah SWT telah menjelaskannya dalam Alquran yang berbunyi sebagai berikut.

وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

Artinya: “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar.” (QS Al-Baqarah: 187).

Maksud benang putih dan hitam di sini adalah waktu munculnya matahari di ufuk timur yang menyiratkan cahaya putih. Cahaya putih ini menandakan waktu subuh dan dimulainya ibadah puasa.

4. Imsak hanya ada di Indonesia

Jangan Sampai Salah, Ini Batas Waktu Sahur dan Puasa RamadanPexels.com/Cottonbro

Waktu imsak hanya terdapat di Indonesia. Di negara lainnya, tidak ada imsak karena hanya ada waktu azan Subuh, yang menjadi penanda bahwa mereka harus berhenti makan sahur dan mulai menjalankan ibadah puasa.

5. Imsak dapat dimanfaatkan untuk bersiap melakukan salat Subuh

Jangan Sampai Salah, Ini Batas Waktu Sahur dan Puasa RamadanPexels.com/August de Richelieu

Namun, dengan adanya waktu imsak, kita dapat memanfaatkannya untuk bersiap melakukan salat subuh. Kita bisa membersihkan piring, menggosok gigi dan mandi sebelum berangkat ke masjid untuk melakukan salat Subuh berjamaah.

Setelah membaca penjelasan di atas, tak perlu lagi menjadi perdebatan mengenai batas waktu sahur dan puasa. Sebab, Allah SWT telah memberikan penjelasan bahwa waktu dimulainya puasa adalah saat azan Subuh berkumandang.

Baca Juga: 7 Cara Menahan Emosi pada Pasangan Saat Puasa

Baca Juga: Tanpa Minum, Ini 5 Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa

Baca Juga: 7 Keuntungan Buka Puasa di Rumah Bersama Keluarga