Perkembangan dunia digital saat ini membuka peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkarya serta berpartisipasi dalam industri bisnis maupun perekonomian. Namun, stigma sosial masih menjadi salah satu permasalahan atau halangan bagi perempuan untuk berani berekspresi serta menggali potensi yang dimiliki.

Untuk itu, dukungan dari keluarga, kerabat, serta orang-orang di lingkungan sekitar memainkan peranan penting sebagai support system dalam mendorong mereka mengembangkan potensi diri. Kini, meski perempuan yang sudah menikah dan memiliki anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk mengurus rumah tangga, mereka tetap bisa berdaya dan produktif. 

Support System Menjadi Faktor Penting Perempuan Berdaya

Dukung Perempuan, E-Commerce Ini Luncurkan Kampanye #UntukPerempuanPopbela.com/Shopee

Perempuan sering menghadapi tantangan terutama dalam menjalankan peran ganda di rumah dan di tempat kerja. Walaupun perubahan budaya dan teknologi telah menawarkan peluang bagi perempuan untuk mengejar impian dan menyediakan sarana untuk menggali potensi, banyak perempuan masih membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar dan masyarakat luas. Salah satu bentuk dukungan yang sangat berpengaruh adalah dari orang terdekatnya, yakni suami.

Ario Pratomo, content creator, mengatakan bahwa perempuan bahagia adalah perempuan yang bahagia dengan apa yang dijalaninya. Termasuk saat ia menjalani pilihannya yang didukung penuh oleh suami.

“Di zaman modern seperti saat ini, peran perempuan, khususnya istri tidak hanya lagi di rumah. Perempuan, dalam hal ini istri saya, juga ingin berdaya dan berkarya. Jika perempuan diberikan kesempatan untuk berkarya, ia akan bebas menyalurkan apa yang dia inginkan. Jika kreativitasnya tersalurkan, ia akan nggak mudah stres dan lebih bahagia. Because a happy wife is a happy life.”

Tantangan Perempuan untuk Berkarya Jauh Lebih Berat, Untuk Itu Dukungan Sangatlah Penting

Dukung Perempuan, E-Commerce Ini Luncurkan Kampanye #UntukPerempuanPopbela.com/Shopee

Senada dengan apa yang diutarakan Ario, Tunggal Pawestri, Gender Specialist mengatakan bahwa untuk dapat berdaya dan berkarya kembali, perempuan justru menghadapi tantangan yang lebih berat. Ia harus melawan stigma tradisional masyarakat yang masih beranggapan bahwa perempuan memang seharusnya hanya mengurus rumah tangga.

“Stigma tradisional ini yang memang berat banget karena sudah tertanam di benak masyarakat Indonesia sejak lama. Maka, jika perempuan memang ingin berdaya dan berkarya, selain memiliki keahlian di bidang yang ditekuninya, ia juga harus bisa melawan stigma tersebut. Tantangannya menjadi dua kali lipat. Karena itulah dukungan dari orang-orang di sekitarnya sangat penting supaya perempuan lebih siap dan kuat menghadapi tantangan tersebut.”

Dari Shopee #UntukPerempuan Indonesia

Dukung Perempuan, E-Commerce Ini Luncurkan Kampanye #UntukPerempuanPopbela.com/Shopee

Melihat fenomena ini, salah satu e-commerce di Indonesia, Shopee, memberikan dukungan terhadap perempuan Indonesia dengan meluncurkan kampanye #UntukPerempuan. Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee Indonesia mengatakan “Di Shopee, kami berusaha untuk senantiasa memberikan jawaban atas kebutuhan semua konsumen, terutama perempuan Indonesia. Kami percaya bahwa keberhasilan perempuan Indonesia akan turut berkontribusi terhadap kemajuan perekonomian Indonesia. Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional dan Hari Kartini, Shopee hadirkan inisiatif #UntukPerempuan dimana kami berharap dapat menginspirasi para perempuan Indonesia untuk berani mengambil langkah dan menjadi diri sendiri dalam berkarya sesuai dengan minatnya.”

Melalui kampanye sosial media yang menyertakan tagar #UntukPerempuan, Shopee ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan. Selain itu, kontribusi dari berbagai pihak terkemuka seperti pemerintah Indonesia dan sektor swasta juga akan mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Baca Juga: Menurut Hasil Riset, Ini Lho E-Commerce Favorit Perempuan Indonesia