Sebagai warga negara Indonesia, kamu pasti sudah nggak asing lagi dengan kalimat Bhinneka Tunggal Ika. Kalimat yang tercantum di dalam lambang negara Indonesia, Pancasila ini berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Hal ini memang mencerminkan keadaan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, beragam suku, ras dan juga agama.

Semangat Bhinneka Tunggal Ika itulah yang menjadi dasar kampanye yang digagas oleh IDN Media. Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73, IDN Media mengusung kampanye #DiversityisBeautiful ini didukung oleh Indonesiana, sebuah platform pendukung kegiatan seni budaya di Indonesia  yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kampanye tersebut juga berkolaborasi dengan empat orang influencer yang juga didaulat sebagai #DiversityisBeautiful Warrior, yakni Aditya Surya Pratama, Kevin Hendrawan, Sivia Azizah, dan Devienna.

Belum lama ini Popbela berkesempatan untuk ngobrol secara langsung tentang indahnya perbedaan dengan salah satu #DiversityisBeautiful Warrior, Aditya Surya Pratama di gedung IDN Media, Jakarta. Kepada Popbela, pria yang berprofesi sebagai dokter ini mengungkapkan perspektifnya tentang konsep perbedaan.

Aditya Surya: Membenci Perbedaan, Berarti Kita Membenci Kehidupan Ini

“Di kehidupan sehari-hari saja pasti nggak ada kan yang seratus persen sama. Pasti ada perbedaan di antaranya, misalnya berbeda dari segi fisik, pendapat, agama, suku, dan ras, semuanya berbeda-beda. Kalau aku pribadi, aku sangat menghargai perbedaan dalam hal apapun itu. Misalnya dari pendapat, pasti sudut pandang setiap orang akan berbeda-beda,” kata Aditya.

Obrolan tentang #DiversityisBeautiful pagi itu semakin seru karena Aditya juga menceritakan pengalamannya saat berada di tengah-tengah sekelompok orang yang semuanya berbeda latar belakang.

Aditya Surya: Membenci Perbedaan, Berarti Kita Membenci Kehidupan Ini

“Pengalaman aku tentang perbedaan adalah waktu aku mewakili Kota Bogor, Jawa Barat dan harus bertemu dengan 33 peserta lain dari 34 provinsi dalam sebuah kompetisi. Acaranya waktu itu di Bandung dan di sana kami dikarantina selama lima hari. Di salah satu rangkaiannya ada acara di mana kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Teman sekelompoknya itu aku nggak kenal sama sekali. Cuma kenal pas duduk bareng, say hi dan yaudah, dekat dengan sendirinya. Pertama kita pasti akan kaget dengan bahasa yang mereka gunakan dan nggak ngerti. Tapi, kita kan pasti berusaha untuk mengerti. Kita coba, coba lagi, dan lama-lama asyik dan deket. Aku senang bisa berada di tengah-tengah mereka karena bisa banyak belajar," jelasnya.

Berlanjut ke topik pekerjaan, Aditya yang kini sudah mulai aktif menjadi dokter umum di RS Polri Kramat Jati ini mengatakan bahwa perbedaan juga ia rasakan di lingkungan tempatnya bekerja. Aditya sering menangani berbagai pasien dengan berbagai latar belakang dan suku yang berbeda. Bertemu dengan pasien yang beragam seperti itu Aditya merasa senang karena bisa tahu karakter setiap daerah yang berbeda yang menjadi pengalaman positif bagi dirinya.

Aditya Surya: Membenci Perbedaan, Berarti Kita Membenci Kehidupan Ini

“Saat aku menghadapi pasien di rumah sakit pasien dari suku Batak misalnya, kalau aku ngomongnya pelan bisa saja dia nggak ngerti sama sekali. Begitu pula sebaliknya, ada pasien yang sudah ngomong panjang lebar, tapi kitanya yang nggak ngerti. Nilai #DiversityisBeautiful di sini adalah menghargai seseorang dimulai dari menghargai cara orang lain berbicara. Kadang kita kalau mendengar orang lain ngomong dengan cara yang aneh, dahinya langsung berkerut atau merengut. Padahal sebenarnya itu harus dihindari. Dari mimik kita bisa menunjukkan apakah kita suka atau nggak dengan orang tersebut. Kita nggak bisa dong menilai orang hanya dari caranya berbicara,” kata Aditya.

Dengan keberagaman yang sering kita temui itulah, Aditya mengatakan bahwa yang perlu kita lakukan supaya nggak terjadi perpecahan di tengah perbedaan itu adalah dengan saling menghargai. Dengan menghargai, kita bisa memahami pemikiran orang lain yang berbeda dengan kita.

Aditya Surya: Membenci Perbedaan, Berarti Kita Membenci Kehidupan Ini

“Jangan sampai perbedaan yang ada malah membuat kita jadi pecah. Aku sendiri sangat senang mengenal orang lain yang berbeda dari aku, selain dari segi agama tentunya. Karena dengan orang yang berbeda itu, kita bisa mengambil banyak pelajaran hidup yang berharga. Kalau kita nggak bisa menerima perbedaan, bagaimana kita bisa menerima kita sendiri? Jangan pernah membenci perbedaan, karena kalau kita membenci perbedaan berarti kita membenci kehidupan ini," jelas Aditya.

Sebelum menutup obrolan pagi itu, ada satu quotes dari Aditya yang Popbela suka banget karena memang mewakili kampanye #DiversityisBeautiful yang diusung oleh IDN Media.

Perbedaan itu bukan sesuatu yang membahayakan. Yang membahayakan adalah kalau kita bersikap tidak toleran dengan perbedaan itu sendiri.

BACA JUGA: Ini Pendapat Beauty Influencer Tentang 'Diversity is Beautiful'​