5 Contoh Motivation Letter untuk Beasiswa Bahasa Indonesia dan Inggris

Tunjukkan potensimu!

5 Contoh Motivation Letter untuk Beasiswa Bahasa Indonesia dan Inggris

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Motivation letter menjadi salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa. Motivation letter merupakan surat yang berisi penjelasan mengapa seseorang layak untuk menjadi kandidat, salah satunya dalam program beasiswa. 

Namun, banyak orang masih kebingungan saat akan membuat motivation letter. Mereka terkadang kebingungan membedakan jenis surat ini dengan cover letter atau yang lainnya. Maka dari itu, simak contoh motivation letter dan struktur lengkapnya dalam artikel ini. 

Pengertian motivation letter

Sebelum masuk pada contoh motivation letter, terlebih dahulu perlu kamu tahu apa pengertiannya. Motivation letter merupakan surat atau dokumen yang berisi penjelasan mengapa penulis layak untuk diterima menjadi kandidat yang tepat untuk suatu program atau posisi. 

Di dalamnya, motivation letter berisi kelebihan yang dimiliki penulis, termasuk prestasi yang berhubungan dengan posisi atau program yang akan dilamar. Tujuannya adalah untuk meyakinkan recruiter atau penyelenggara program bahwa penulis menjadi kandidat yang layak untuk diterima. 

Dalam program beasiswa, pihak penyelenggara juga ingin mengenal lebih dekat tentang pelamarnya, Maka dari itu, motivation letter berguna untuk menjawab pertanyaan tentang latar belakang pendidikan, motivasi, cita-cita, pengalaman, sampai dengan kelebihan yang dimiliki oleh calon penerimanya. 

Struktur motivation letter

Adapun struktur tulisan juga perlu dicermati dalam penulisan motivation letter. Sebab, surat ini sebaiknya tidak ditulis secara bertele-tele. Akan lebih baik kalau motivation letter ditulis secara singkat, padat, dan jelas. Berikut adalah struktur motivation letter yang dimaksud di atas. 

  1. Pembuka 
    Seperti surat pada umumnya, motivation letter juga diawali dengan pembuka. Namun berbeda dari surat kebanyakan, kamu perlu membuat pembuka yang menarik dan tidak mainstream. Tentu saja, pada bagian pembuka kamu perlu mengenalkan diri siapa sebenarnya dirimu. Jangan lupa cantumkan juga program yang akan kamu daftarkan dan mengapa kamu tertarik untuk mengikutinya. Supaya penyedia beasiswa tertarik dengan motivation letter-mu, buatlah bagian pembuka lebih berbobot dan tidak sekadar menulis data diri yang biasa saja. 
  2. Isi
    Selanjutnya, isi merupakan bagian yang tak kalah penting dari pembuka. Di dalamnya, ada tiga hal yang wajib kamu cantumkan, yaitu pengalaman, tujuan, dan motivasi mengikuti program beasiswa. Terkait dengan pengalaman, jelaskan apa saja yang pernah kamu lakukan sebelumnya berkaitan dengan bidang beasiswa yang akan kamu lamar. Jangan lupa juga untuk menyertakan prestasi jika ada. Kemudian pada bagian motivasi, kamu perlu menuliskan alasanmu mendaftar program tersebut. Jelaskan semuanya secara kuat dan menarik. Terakhir di bagian isi, cantumkan apa tujuanmu mendaftar program beasiswa tersebut. Sangkutkan pula dengan isu yang sedang relevan saat ini. 
  3. Penutup 
    Terakhir, bagian penutup berfungsi untuk meyakinkan pemberi program bahwa kamu benar-benar orang yang tepat. Contohnya di closing statement, buatlah kesimpulan dari semua informasi yang kamu paparkan yang menarik dan tidak hanya mengulang apa yang sudah dituliskan sebelumnya. 
  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here