Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Meletus Bersamaan, Ini Deretan Gunung Berapi Indonesia yang Level Siaga
istockphoto
  • Empat gunung berapi di Indonesia tercatat meletus bersamaan pada Rabu (9-9-2026), yaitu Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu.
  • MAGMA Indonesia mencatat lima gunung berstatus Siaga, sementara puluhan gunung lain berstatus Waspada.
  • Sejumlah kawasan gunung memiliki radius bahaya yang perlu dipatuhi masyarakat dan wisatawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
5 November 2020

Gunung Merapi berstatus Siaga sejak tanggal ini.

November 2024

Gunung Lewotobi Laki-laki sempat naik status ke Awas karena erupsi besar.

Mei 2026

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali berstatus Siaga.

awal Juli 2026

Anak Krakatau berstatus Siaga sejak awal bulan ini.

31 Agustus 2026

Status Gunung Sinabung naik dari Waspada ke Siaga.

4 September malam sampai 6 September dini hari

Anak Krakatau mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam.

sampai 8 September kemarin

Anak Krakatau masih terus mengalami erupsi berulang kali.

Rabu (9-9-2026)

Empat gunung berapi tercatat meletus bersamaan. Anak Krakatau erupsi pukul 00.47 WIB, Semeru pukul 00.15 WIB dan 05.11 WIB, Ili Lewotolok pukul 05.15 WITA dan 05.56 WITA, serta Gunung Ibu pukul 05.27 WIT.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Empat gunung berapi tercatat meletus bersamaan, sementara lima gunung berstatus Siaga menurut pemantauan MAGMA Indonesia.
  • Who?
    MAGMA Indonesia dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau aktivitas gunung berapi.
  • Where?
    Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara.
  • When?
    Rabu (9-9-2026), dengan erupsi Anak Krakatau pukul 00.47 WIB, Semeru pukul 00.15 WIB dan 05.11 WIB, Ili Lewotolok pukul 05.15 WITA dan 05.56 WITA, serta Gunung Ibu pukul 05.27 WIT.
  • Why?
    Penyebab erupsi per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Erupsi Anak Krakatau terekam seismograf beramplitudo maksimum 51 mm selama 28 detik. Erupsi gunung lain dilaporkan dengan kolom abu dan aktivitas kegempaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Empat gunung di Indonesia meletus bersama pada Rabu (9-9-2026). Namanya Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu. MAGMA Indonesia memantau gunung-gunung itu. Ada lima gunung berstatus Siaga dan banyak gunung lain berstatus Waspada. Orang di dekat gunung diminta mengikuti batas aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemantauan MAGMA Indonesia dan PVMBG menyediakan catatan aktivitas, status, serta radius bahaya di sejumlah gunung. Data tersebut mencakup waktu erupsi dan kondisi kolom abu pada beberapa lokasi. Penetapan zona bahaya juga menjadi dasar bagi masyarakat dan wisatawan untuk mengetahui area yang perlu dihindari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Beberapa minggu terakhir, media sosial ramai dengan berita gunung erupsi. Mulai dari abu vulkanik yang sempat bikin penerbangan di Soekarno-Hatta terganggu, sampai dentuman keras yang bikin warga ikut terkejut.

Per hari ini, Rabu (9-9-2026) tercatat ada 4 gunung berapi di Indonesia yang meletus bersamaan, mulai dari Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, hingga gunung Ibu di Maluku Utara.

Menurut pemantauan MAGMA Indonesia dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), saat ini ada 5 gunung yang berstatus Siaga, ditambah puluhan gunung lain yang statusnya Waspada. Ini dia daftarnya!

1. Gunung Anak Krakatau, Lampung

Dok. Internet/FOTO ANTARA-HO-PVMBG

Erupsi sejak akhir pekan kemarin, gunung satu ini sempat membawa abu vulkanik ke Jabodetabek. Anak Krakatau di Selat Sunda ini sudah berstatus Siaga sejak awal Juli 2026, dan sempat mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam mulai 4 September malam sampai 6 September dini hari. Bahkan sampai 8 September kemarin, gunung ini masih terus erupsi berulang kali.

Di hari Rabu (9-9-2026) ini, MAGMA Indonesia menuturkan kalau Anak Krakatau kembali erupsi sekitar pukul 00.47 WIB. Meski visual letusan tidak teramati, erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik.

Belum lagi ada kabar kalau rombongan jurnalis yang hendak liputan ke daerah tersebut pun hilang kontak. Untuk itu, kamu yang punya rencana ke sana lebih baik ditunda dulu, ya. Selalu siaga juga membawa perlengkapan yang diperlukan jika hujan abu vulkanik terjadi lagi.

2. Gunung Semeru, Jawa Timur

Dok. Internet/ANTARA FOTO-Irfan Sumanjaya

Gunung Semeru memang salah satu gunung paling aktif di Indonesia, jadi wajar kalau namanya sering muncul di daftar Siaga. Dalam sepekan terakhir tercatat berkali-kali gempa letusan dengan durasi puluhan detik hingga lebih dari semenit.

MAGMA Indonesia melaporkan kalau gunung tersebut erupsi sekitar pukul 00.15 WIB dan 05.11 WIB Rabu dini hari tadi. Meski udah biasa erupsi, tetap waspada dengan potensi awan panas guguran dan lahar, ya, Bela yang berada di sekitar.

3. Gunung Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur

Dok. Internet/ANTARA-Kornelis Kaha

Meski statusnya level II atau Waspada, namun gunung satu ini baru saja meletus pada dini hari tadi. Gunung Ili Lewotolok meletus beruntun dua kali dalam kurun waktu kurang dari satu jam pada Rabu (9-9-2026) pagi hari pukul 05.15 WITA dan 05.56 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai ±600 meter dari puncak. Sebaiknya, hindari radius 3 KM dari gunung, ya.

4. Gunung Ibu, Halmahera, Maluku Utara

wikipedia.com

Sama dengan Ili Lewotolok yang levelnya Waspada, Gunung Ibu juga dilaporkan oleh MAGMA Indonesia meletus pada hari ini. Ia mengalami erupsi dengan kolom abu vulkanik berwarna kelabu tebal yang mengarah ke barat laut. Gunung Ibu meletus sekitar pukul 05.27 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1725 m di atas permukaan laut).

5. Gunung Merapi, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta

Dok. Internet

Merapi sudah berstatus Siaga sejak 5 November 2020, alias sudah hampir 6 tahun. Hingga awal September 2026 ini, gunung Merapi aktif mengalami erusif efusif. Meskipun jarang memuntahkan letusan eksplosif (kolom abu membumbung tinggi) seperti Gunung Ibu atau Anak Krakatau belakangan ini, erupsinya berlangsung dalam bentuk pertumbuhan kubah lava, suplai magma internal, dan guguran lava pijar yang terus-menerus.

Buat kamu yang berada di sekitar kawasan diminta untuk tetap mematuhi zona bahaya berkisar 3 hingga 7 km dari puncak.

6. Gunung Lewotobi Laki-laki, NTT

Dok. Internet

Gunung di Flores Timur ini sempat naik status ke Awas pada November 2024 karena erupsi besar, dan sekarang balik ke Siaga sejak Mei 2026. Radius bahayanya termasuk yang paling luas. Masyarakat dan wisatawan diperingati untuk nggak beraktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi, ditambah zona sektoral barat daya–utara–timur laut sejauh 6 km. PVMBG juga mewanti-wanti soal potensi banjir lahar hujan di beberapa desa yang alirannya berhulu dari puncak gunung ini kalau hujan deras.

7. Gunung Sinabung, Sumatra Utara

Dok. Internet

Sinabung termasuk yang bikin kaget karena sebelumnya sudah lama nggak erupsi, namun tiba-tiba statusnya naik dari Waspada ke Siaga pada 31 Agustus 2026. Kolom abunya sempat mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak. Sampai awal September, asap kawahnya masih teramati tebal berwarna putih dengan ketinggian 300–500 meter di atas puncak.

Untuk itu, radius amannya adalah sekitar 4–5 km dari kawah, tergantung arah sektoral. Untuk kamu yang punya rencana ke sini atau berada di dekat gunung, selalu waspada, ya!

Itulah beberapa gunung yang meletus dan aktif akhir-akhir ini, selalu berhati-hati, ya, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article