"Diam itu Emas", Ini 7 Keadaan yang Mengharuskan Kamu Tutup Mulut

Terkadang, lebih baik cepat mendengar dan lambat berkata

"Diam itu Emas", Ini 7 Keadaan yang Mengharuskan Kamu Tutup Mulut

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Pemahaman akan pentingnya mengeluarkan pendapat dan mengekspresikan perasaan, biasanya dianggap sebagai sikap berani. Namun, perlu diketahui bahwa berbicara harus diiringi dengan hikmat dan kebijaksanaan, agar kamu dapat mempertanggungjawabkan segala yang keluar melalui mulut. Jika tidak, maka mulutmu dapat menjadi harimaumu atau yang artinya, mencelakakan.

Berikut adalah bocoran mengenai tujuh keadaan yang mengharuskan kamu diam. Kalau tidak, sekali lagi, mulutmu dapat menjadi harimaumu. Let's be wise in speaking up, ya!

1. Ketika kamu berada di fase first impression

Pikirmu, "First impression hanya sebatas bagian dari perkenalan diri di lingkungan baru." Namun, siapa sangka, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa first impression bersifat penting karena mampu membuahkan ragam judgment hanya dalam waktu tujuh detik.

Bahkan melansir dari startblox.com, first impression condong bertahan lama ketimbang momen selanjutnya. Dalam hal ini, kamu tentu harus mencerna kata-kata yang akan kamu keluarkan agar apa yang keluar dari mulutmu memberi first impression yang tepat.

2. Ketika kamu tidak cukup dengan data faktual

Sadar-tidak sadar, kamu sebenarnya memiliki pendapat yang ingin kamu ungkapkan dan hal itu sangat baik untuk dilakukan, Bela! Akan tetapi, pendapat terkadang tidak dapat sekadar keluar dari mulutmu begitu saja jika tidak ada dukungan data faktual.

Sebagai contoh, kamu ingin mengemukakan pendapat mengenai dunia politik yang cukup sensitif. Tentu, kamu membutuhkan data faktual yang mendukung pendapatmu agar tidak menyebabkan kesalahpahaman, disinformasi dan hal-hal yang tidak baik lainnya.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here