Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

"Sesi Potret", Surat Cinta Tentang Rindu dan Waktu yang Tak Bisa Terulang

"Sesi Potret", Surat Cinta Tentang Rindu dan Waktu yang Tak Bisa Terulang
Dok. enau
  • Lagu 'Sesi Potret' karya enau bersama Ari Lesmana menggambarkan rasa rindu dan kehilangan terhadap orang tercinta yang telah tiada, menjadi surat cinta untuk kenangan yang tak bisa diulang.

  • Diciptakan pada November 2025, lagu ini terinspirasi dari kisah nyata duka dan penyesalan di sekitar enau serta menjadi pengingat pentingnya menghargai waktu dengan orang tersayang.

  • Proses produksi melibatkan Kevin Pangestu, Ryan Wijaya, Syade Rian, dan Mulia Kennedy; menghadirkan nuansa emosional bagi pendengar yang sedang belajar berdamai dengan kehilangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setuju nggak kalau POPBELA bilang rindu yang paling menusuk adalah rindu kepada seseorang yang sudah berpulang terlebih dulu? Kita tak bisa lagi memaksanya bertemu secara fisik karena raganya sudah dikebumikan. Atau kita tak bisa lagi memeluknya bahkan sekadar mendengar suaranya. Karena, yah, memang sudah tak ada lagi sosoknya di dunia ini. Kita cuma bisa mengingat suaranya, aroma tubuhnya yang dulu sering kita peluk, hingga kenangan-kenangan yang dulu sering kita lakukan bersama.

Lagu "Sesi Potret" menggambarkan itu semua. Seolah menjadi surat cinta untuk rindu yang tak bisa terobati, enau mengajak sang kakak, Ari Lesmana untuk membawakan lagu tersebut. Lagu yang rilis tepat sebelum Ramadan 2026 ini pun langsung viral di media sosial, bersanding dengan "Gala Bunga Matahari" (Sal Priadi), "Kamu dan Kenangan" (Maudy Ayunda), dan "Belum Siap Kehilangan" (Stevan Pasaribu). Video-video hitam putih atau berlatar batu nisan menghiasi media sosial lengkap dengan back song lagu ini menambah suasana haru dan rindu akan seseorang yang saat ini tak bisa bersama-sama lagi.

  1. Representasi dari banyak kisah tentang rindu, penyesalan, dan kehilangan

    SESI POTRET COVER ARTWORK (FINAL) (1).jpg
    Dok. enau

    Dikenal dengan pendekatan lirik yang reflektif dan emosional, eńau kembali menempatkan kejujuran sebagai pusat karyanya. Kali ini, ia menggandeng sang kakak Ari Lesmana. Vokalis dengan karakter suara yang kuat, ekspresif, dan sarat emosi untuk menyuarakan cerita yang sama dari sudut pandang yang berbeda, namun saling melengkapi.

    Sesi potret dibuat pada awal November 2025 sebagai representasi dari banyak kisah orang-orang di sekitar enau dan sang istri atas duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, bentuk kerinduan mendalam dan juga pengingat soal "waktu itu" akan tiba menghampiri tanpa aba-aba, siap tak siap dan mau tak mau.

    "Lagu yang jadi pengingat saya pribadi dan banyak orang soal 'waktu' dengan orang-orang tercinta. Terkadang gengsi juga menjadi alasan kita mengulur-ulur waktu untuk berjumpa atau memberikan pelukan hangat untuk orang-orang terkasih. Jangan sampai ada kata terlambat, karena benar adanya waktu tidak bisa diulang lagi," kata enau, merangkum dari rilis yang POPBELA terima.

  2. Tim di balik terciptanya lagu ini

    enau_sesi-potret-06 (1).jpg
    Dok. enau

    Secara produksi enau mempercayakan lagu ini kepada Kevin Pangestu sebagai music producer-nya. Setelah aransemennya selesai diproduksi, kemudian enau meminta Ari Lesmana untuk berkolaborasi dalam projek ini.

    "Terima kasih untuk semua tim yang terlibat dalam prosesnya, pengisian instrumen gitar (Kevin Pangestu), bass (Ryan Wijaya), drum (Syade Rian) dan istri saya Mulia Kennedy yang telah membantu menuangkan isi pikiran saya ke dalam bentuk lirik yang lebih manis, kemudian disempurnakan oleh mas Ari Lesmana," katanya lagi.

  3. Lagu untuk kamu yang sedang dalam proses berdamai dan menerima keadaan

    enau-sesi-potret-15 (1).jpg
    Dok. enau

    "Sesi Potret" adalah sebuah lagu yang lahir dari ruang paling jujur tentang perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri, dengan duka, dan dengan kehilangan sosok yang kita cintai.

    "Semoga berkenan mendengarkannya dan sampai dihati kalian, karena suatu hari nanti mungkin kita juga akan kehilangan manusia yang kita cintai, maka sempatkanlah bertemu, mengabadikannya dalam sebuah potret abadi, atau hanya bertukar kabar selagi masih ada waktu untuk memberi dan menyimpan memori baik," tutup enau.

  4. Lirik lagu "Sesi Potret"

    "Sesi Potret" - enau ft. Ari Lesmana

    Tahun lalu berjuta alasanku
    Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
    Kali ini sudah lumayan
    Berkat doamu diijabah sang maha kaya

    Dan tahun ini, kubisa pulang
    Oleh-oleh sudah di tangan

    Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
    Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

    Reff :
    Ku bertamu ke rumah barumu
    Tak ada kamu
    Hanya papan dan namamu
    Mana ocehan, wewangian khasmu
    Jarak ini terlalu jauh,
    kalau rindu aku tak mampu
    Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
    Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

    Sesi potret yang selalu ku benci
    Aneh rasanya kau tak di sini
    Susunan barisannya tak sama lagi

    Ooh... Satu... dua... tiga...
    Ini nyata, kau telah pergi...

    Reff :
    Ku bertamu ke rumah barumu,
    Tak ada kamu
    Hanya papan dan namamu
    Mana ocehan, wewangian khasmu
    Jarak ini terlalu jauh
    Kalau rindu aku tak mampu

    Sesal hatiku tak sempat temani kamu
    Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu

    Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
    Masih sangat amatir

    Gengsi menyelimutiku
    Manusia ini kehilanganmu
    Kehilanganmu

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More