Kepergian Liam Payne pada Oktober 2024 meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk sahabat sekaligus rekan satu grupnya di One Direction, Niall Horan. Setelah sempat memilih menjauh dari sorotan publik untuk berduka, Niall akhirnya menuangkan perasaannya lewat sebuah lagu emosional berjudul “End of an Era”.
Single yang dirilis pada 22 Mei 2026 ini langsung menyita perhatian penggemar lantaran terdengar begitu personal. Niall menggambarkannya sebagai sebuah lagu pengantar tidur yang lahir dari rasa kehilangan, kenangan masa muda, hingga ketakutan saat harus melepas seseorang yang begitu dekat dalam hidupnya.
Menariknya, lagu ini ternyata sudah ditulis sejak lama bersama Julian Bunetta dan John Ryan. Namun, maknanya berubah total setelah Liam meninggal dunia. Kini, “End of an Era” menjadi salah satu karya paling emosional yang pernah dirilis Niall sepanjang karier solonya.
Lalu, seperti apa makna lagu “End of an Era” dan fakta menarik di balik proses pembuatannya?
