Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu "Angkat Tangan" - Asila Maisa, Kisahkan Toxic Relationship

Lirik Lagu "Angkat Tangan" - Asila Maisa, Kisahkan Toxic Relationship
Dok. Asila Maisa
Share Article

Menjalani hubungan yang toxic ibaratkan menggelindingkan bola salju. Semakin lama, masalah yang ada akan semakin membesar dan berdampak pada tersakitinya fisik, serta mental mereka yang menjalaninya. Namun, menjalani hubungan yang toxic terkadang tak disadari oleh korban. Mereka menganggapnya wajar, padahal hal tersebut menggerogoti perasaan sedikit demi sedikit.

Berangkat dari pengalaman banyak orang yang ditemui soal toxic relationship, Asila Maisa kembali merilis single terbarunya yang mengangkat kisah tersebut. Lagu ini pun menjadi begitu spesial bagi Asila karena banyak hal baru yang dilakukannya. Apa saja?

  1. Lagu pertama yang ditulis sendiri

    Dok. Asila Maisa
    Dok. Asila Maisa

    Bagi Asila, lagu ini menjadi begitu spesial karena untuk pertama kalinya ia menulis lagu sendiri. Lagu "Angkat Tangan" merupakan lagu pertamanya yang ditulis bersama dengan penulis lagu kenamaan Melly Goeslaw.

    "Waktu itu aku dikasih kado sama Teh Melly, yaitu diperbolehkan untuk menulis lagu sendiri. Aku ikut workshop satu kali, dan bikin lagu ini, deh," ungkap Asila, saat konferensi pers yang digelar di Grownd Jakarta, 11 Mei 2023 lalu.

  2. Bercerita tentang hubungan toxic

    Dok. Asila Maisa
    Dok. Asila Maisa

    "Angkat Tangan" bercerita tentang bertahan pada hubungan yang toxic. Di mana ketika seseorang yang begitu tulus menyayangi harus terima disakiti oleh pasangannya. Asila pun bercerita tentang proses kreatifnya dan inspirasi kisah dari lagu ini.

    "Dalam lagu ini aku lumayan banyak ikut dalam proses kreatifnya, senang banget karena menurut aku juga cerita yang diangkat dalam lagu ini sangat bisa terjadi di hubungan seseorang," ujar Asila Maisa.

    "Untuk inspirasinya, aku mengambil dari kisah-kisah percintaan di hubungan yang toxic yang banyak dibagikan orang di media sosial. Ada juga curhatan teman. Dari kisah itu, membuatku terinspirasi untuk menuangkannya di lagu ini," lanjut Asila.

  3. Kolaborasi dengan Andi Riyanto, hadirkan musik yang begitu megah

    Dok. Asila Maisa
    Dok. Asila Maisa

    Sebagai pelengkap dari lagu ini, Asila menggandeng arranger kenamaan Andi Riyanto sebagai komposernya. Tak heran, ketika mendengarkan lagu ini, nuansa megah dengan iringan piano dan strings. 

    Selain dari segi musik, aspek yang juga menarik dari single "Angkat Tangan" ini adalah music video-nya. Sang director, Prialangga juga berhasil menampilkan perasaan kecewa Asila Maisa. Mengambil tema yang cukup unik, Prialangga membuat beberapa adegan yang jika dianalogikan menjadi sebuah makna yang mendalam. Dalam proses kreatif untuk music video ini Asila Maisa juga secara aktif terlibat dan menjadikan karya ini begitu spesial untuknya.

  4. Lirik lagu "Angkat Tangan" - Asila Maisa

    "Angkat Tangan" - Asila Maisa

    Ku mencinta kau tak pernah tahu
    Ku mendekat kau tak pernah sadar
    Haruskah ku diam
    Pendam semua rasa
    Biarkanku sakit tanpa kau tahu

    Ada saatnya ku lelah berjuang
    Namun hati tetap mau kamu
    Tolong kamu sadar, ada ku di sini
    Yang tak bisa menghilangkan bayanganmu

    Jika harus sakit biarkan ku sakit
    Jika harus nangis biarkan ku menangis
    Jika harus jatuh untuk bisa bersamamu
    Biarkanku jatuh sampai lebam

    Jika harus memohon aku siap memohon
    Namun ternyata hati kuat ada rapuhnya
    Sampai di titik ini aku angkat tangan
    Aku menyerah

    Ada saatnya ku lelah berjuang
    Namun hati tetap mau kamu
    Tolong kamu sadar ada ku di sini
    Yang tak bisa menghilangkan bayanganmu

    Jika harus sakit biarkan ku sakit
    Jika harus nangis biarkanku menangis
    Jika harus jatuh untuk bisa bersamamu
    Biarkanku jatuh sampai lebam

    Jika harus memohon aku siap memohon
    Namun ternyata hati kuat ada rapuhnya
    Sampai di titik ini aku angkat tangan
    Aku menyerah

    Semua kulakukan agar kau datang ke hatiku
    Namun sulit bila kamu tak ingin
    Dan batas sabarku tlah berakhir

    Jika harus jatuh untuk bisa bersamamu
    Biarkan ku jatuh sampai lebam

    Jika harus sakit biarkan ku sakit
    Jika harus nangis biarkanku menangis
    Jika harus jatuh untuk bisa bersamamu
    Biarkanku jatuh sampai lebam

    Jika harus harus memohon aku siap memohon
    Namun ternyata hati kuat ada rapuhnya
    Sampai di titik ini aku angkat tangan
    Aku menyerah

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More