Future Is Female yang jadi campaign terbaru dari Popbela mengusung berbagai nama perempuan hebat dari berbagai bidang, mulai dari politisi, penyanyi, ilustrator, pengusaha, fotografer hingga artis. Salah satunya adalah Luna Maya.

Bukan tanpa sebab Popbela memilih perempuan yang satu ini. Kariernya di dunia hiburan selama 20 tahun membuatnya menjadi salah satu artis yang tak perlu diragukan lagi kemampuan modeling dan aktingnya. Nggak berhenti di situ, Luna Maya pun membuktikan skill berbisnis lewat lini dan makeup dan fashion serta restoran yang dimilikinya.

Soal kehidupan personal? Mengalami pasang surut dalam hubungan asmara tidak membuatnya terpuruk. Justru, kini Luna Maya menjadi lebih realistis dan makin bahagia menjalani hidup dengan memiliki waktu pribadi sebanyak mungkin. Yuk, simak obrolan Popbela bersama Luna Maya!

Berawal dari dunia modeling

“So, yeah basically when I started as a model, sebenarnya supaya di-recognized aja. Tapi since I was small, I always love movies. Like it changes my life. Waktu kecil tuh kaya langsung, okay gue pengen ada di dalam situ tuh gimana ya? Kan waktu kecil kita nggak terlalu ngerti maksudnya film apa, tapi kita pengen masuk ke dunia itu. Ya salah satunya cara adalah bermain film. So, since then ya udah sering nonton, sering nonton, sering nonton terus selalu berpikir bahwa I wanna be in the movie gitu. Terus tahun 1999 malah sama temen tuh iseng-iseng aja ikutan Aneka Yess waktu itu. Terus menang jadi salah satu juaranya tahun 99, akhirnya tahun 2000 aku mulai pindah ke Jakarta dan ya mungkin memang rata-rata awal karier pasti dari model dulu kan ya."

Model membuka jalan untuk karier

"Aku nggak pernah aku berpikir bahwa model itu akan menjadi karier atau kerjaan aku dalam jangka yang panjang. Karena sebenarnya sebagai batu loncatan aja. Dengan segala hormat tidak bilang bahwa modeling itu jelek ataupun tidak ada tantangannya. Of course, I mean modeling itu susah juga loh. You have to stay in shape, you have to walk di catwalk memperagakan baju supaya terlihat menarik, berpose. It’s not easy gitu. Tapi, for me I want to have more, like more and more. Jadi, that’s why I decided okay kayanya I wanna do movies.”

#IMS2020: Lebih Realistis, Ini Kunci Luna Maya Hidup BahagiaInstagram.com/@lunamaya

Selalu berdedikasi terhadap pekerjaan

“Oh, I always have time. Lately, yes. Look back, berapa tahun yang lalu, I don’t have time. Kaya tidur tuh cuman rata-rata empat jam sehari, like every day and I worked from Sunday to Sunday. Like literally every day, I jumped to another location to the other one. I devoted and dedicated my time just for work. Karena ya, memang saat itu lagi di dalam genggaman. Lagi sayang banget aja. And then at the time my manager juga selalu ngasih kerjaan dan nggak pernah berhenti. Terus sampai akhirnya 2010 sempat off setahun and then 2011 sampai 2012 sudah mulai aktif yang bener-bener kerja lagi. Dan tahun 2013 I decided untuk nggak sama manager aku lagi.”

Ingin lebih fokus me time

“Jadi aku sekarang, anything aku sendiri, aku punya sekretaris, aku punya PA, ya sudah ngurus sendiri dan di sini sudah berapa tahun terakhir ya, like four years. Terakhir inilah, ya empat atau lima tahun terakhir aku bener-bener kaya ngebut banget yang namanya travelling, yang namanya me time, yang namanya do whatever I want, yang kaya bener-bener nolak kerjaan itu kaya “nggak ah, gue nggak mau” gitu. Kalau dulu tuh, I can’t say no.”

#IMS2020: Lebih Realistis, Ini Kunci Luna Maya Hidup BahagiaInstagram.com/@lunamaya

Pentingnya self love di mata Luna Maya

"It is very important, karena banyak orang yang mungkin pekerjaan dijadikan pelarian, ada juga yang seperti itu karena not happy di rumah, atau not happy with themself gitu atau nggak happy dengan lingkungannya gitu. Jadi orang mungkin ya sudah kerja kerja kerja. Tapi setelah dipikir-pikir harus balance ya, everything it has to be balance gitu. Kalau nggak kita kaya ngebunuh energi atau cahaya di dalam kita sendiri. Maksudnya, self love itu nggak harus liburan selalu. Just take time for yourself, like do nothing, meditate atau bertemu dengan orang-orang yang bisa recharge your soul, berbicara suatu kebaikan atau talk to your self with books."

Kriteria pria idaman di mata Luna Maya

"I’m so simple, I hate drama, I don’t like playing games, you know? Like, ngapain tarik ulur, cape banget, I mean we’re an adult gitu. If you like me, I like you, can we just have fun and spend time together as much as we can. Get to know, communicate. Ngobrol yang banyak, explore new things. I don’t know, I mean go to the movie together, have dinner, just simple things but lebih kaya intimate gitu. I mean, I love to talk,specially to my partner. That’s why I need a partner whose really smart so we can discuss and talk about anything. Also harus humoris bisa becanda yang sekonyol-konyolnya. And we share same taste kind of jokes yang kaya kalau jokenya udah nggak nyambung susah juga ya. And of course loves arts, movies, music. So, we can share same things yang menjadi my interest. Sama yang suka olahraga jadi bisa nge-gym bareng."

#IMS2020: Lebih Realistis, Ini Kunci Luna Maya Hidup BahagiaInstagram.com/@lunamaya

Pesan Luna Maya untuk para millennials

"Kadang-kadang dunia maya tuh pencintraan yang luar biasa. Walaupun cuma gambar ya, itu memicu lho. I wanna look good, I wanna have this, I wanna have that. So I think, okay kalau kita punya tujuan untuk sesuatu apa yang membangun diri kita ya nggak apa-apa. Tapi jangan sampai destroy our self hanya demi pengakuan dan pencitraan saja gitu. I mean that’s why, I mean to have two jobs, three jobs, I support as long as you can manage and then you happy with your job and then kita bertanggung jawab dan profesional. Kalau pekerjaan itu juga ternyata bisa membuat kita taraf hidupnya bisa menjadi naik, ya why not?"

#IMS2020: Lebih Realistis, Ini Kunci Luna Maya Hidup BahagiaPopbela.com/Nurulita

Nah, itu tadi obrolan Popbela bersama Luna Maya. Penasaran ingin mengenal Luna Maya lebih dalam? Jangan lupa datang ke Indonesia Millennial Summit 2020 tanggal 17-18 Januari di The Tribrata, Darmawangsa ya. Jangan lupa juga untuk mendengarkan Podcast Popbela bersama Luna Maya di Spotify!

Photo Credits:

Photographer: Nurulita
Fashion Editor: Michael Richards
Stylist: Tbmyudi
Assistant Stylist: Yemima
Makeup Artist: Kiky Lutan
Hair Stylist: Rury (Victoria Makeup Atelier)
Wardrobe: turtleneck FRUTH BOUTIQUE, blazer dan jeans GUESS, boots milik stylist

Baca Juga: #IMS2020: Perjuangan Patricia Gunawan Temukan Kepercayaan Diri