Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Langsung Disapu, Ini Tips Bersihkan Rumah dari Abu Vulkanik
hbwanli.com
  • Erupsi Gunung Krakatau membuat abu vulkanik menyebar hingga Jabodetabek dan melapisi rumah, kendaraan, serta fasilitas umum.
  • Abu vulkanik bertekstur kasar dengan partikel kaca dan mineral tajam yang dapat merusak permukaan serta mengganggu pernapasan.
  • Pembersihan mencakup perlindungan diri, penanganan atap dan ruangan, perawatan mesin, serta pembuangan abu sesuai arahan setempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Abu vulkanik dari erupsi Gunung Krakatau menyebar dan perlu dibersihkan secara aman.
  • Who?
    Warga yang rumah, kendaraan, atau fasilitas sekitarnya tertutup abu vulkanik.
  • Where?
    Jabodetabek, termasuk halaman rumah, area luar, bagian dalam rumah, dan kendaraan.
  • When?
    Selama hujan abu berlangsung dan setelah abu terkumpul untuk dibuang.
  • Why?
    Abu kasar mengandung partikel kaca dan mineral tajam yang dapat merusak permukaan, menyumbat saluran udara, serta berbahaya bagi pernapasan.
  • How?
    Gunakan pelindung diri, basahi abu secukupnya, bersihkan dengan alat sesuai permukaan, lalu ikuti arahan petugas mengenai pembuangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gunung Krakatau meletus dan abunya sampai ke Jabodetabek. Abu ini kasar dan bisa masuk ke mata atau hidung. Kita pakai masker, kacamata, sarung tangan, dan sepatu tertutup saat membersihkan. Abu di halaman diberi air sedikit dulu. Abu yang sudah terkumpul dimasukkan ke kantong tertutup.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Panduan pembersihan ini menempatkan perlindungan diri sebagai langkah awal, sekaligus memberi cara penanganan untuk atap, ruangan, perangkat elektronik, dan kendaraan. Arahan menggunakan wadah tertutup serta mengikuti titik pembuangan dari petugas setempat membantu menjaga abu tidak kembali beterbangan atau menyumbat saluran air.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Erupsinya gunung Krakatau membuat abu vulkanik menyebar hingga ke Jabodetabek. Halaman rumah, kendaraan, fasilitas umum pun diliputi tumpukan debu. Abu vulkanik sendiri bukan debu biasa, karena memiliki tekstur kasar, mengandung partikel kaca dan mineral tajam.

Jika ditangani dengan salah, debu-debu ini bisa merusak permukaan, menyumbat saluran udara, dan berbahaya bagi saluran pernapasan. Biar kamu terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, berikut panduan dan tips membersihkan rumah dari abu vulkanik secara aman dan efektif.

1. Lindungi diri dulu

health.clevelandclinic.org

Sebelum menyentuh dan membersihkan area yang tertutup abu, kamu harus melindungi dirimu terlebih dahulu. Mulai dari menggunakan masker, idealnya masker N95 atau sejenis, untuk mencegah abu terhirup. Lalu, kenakan kacamata pelindung agar partikel abu tidak masuk ke mata.

Pakai pula sarung tangan, lengan panjang, dan sepatu tertutup karena abu vulkanik bersifat abrasif dan bisa mengiritasi kulit. Jika memungkinkan, tunggu hujan abu benar-benar reda sebelum keluar rumah untuk membersihkan bagian luar.

2. Mulai dari atap dan talang air

news.cgtn.com

Abu vulkanik yang menumpuk di atap bisa sangat berat, apalagi jika tercampur air hujan, sehingga berisiko membuat atap ambruk. Untuk membersihkannya, gunakan sapu lidi atau sikat berbulu lembut, hindari alat logam yang bisa menggores permukaan atap. Periksa dan bersihkan juga talang air serta saluran pembuangan agar tidak tersumbat, karena abu yang basah bisa mengeras seperti semen.

3. Bersihkan halaman dan area luar ruangan dengan cipratan air

chatgpt

Untuk membersihkan halaman dan area luar ruangan, jangan langsung disapu! Sirami abu dengan air secukupnya sebelum disapu agar tidak beterbangan kembali, tapi jangan menyiram terlalu banyak sekaligus karena abu basah menjadi berat dan lengket.

Sapu abu ke satu titik pengumpulan, lalu kumpulkan menggunakan sekop ke dalam kantong atau wadah tertutup. Hindari menggunakan blower atau kompresor udara untuk membersihkan abu karena hanya akan membuatnya beterbangan dan mengotori area lain. Perhatikan juga, jangan membuang abu ke saluran air atau got karena bisa menyebabkan penyumbatan.

4. Membersihkan bagian dalam rumah

Gemini

Untuk meminimalisir bagian dalam rumah dimasuki abu, kamu bisa tutup pintu, jendela, dan ventilasi serapat mungkin selama hujan abu berlangsung. Gunakan penyedot debu (vacuum cleaner) dengan filter HEPA jika tersedia, karena vacuum biasa berisiko merusak mesin akibat partikel abu yang kasar.

Untuk permukaan seperti lantai, meja, dan perabot, lap dengan kain lembap agar abu tidak beterbangan, lalu bilas kain secara berkala. Hindari menyapu abu dalam kondisi kering di ruangan tertutup karena partikel halus akan melayang di udara dan mudah terhirup.

5. Perhatikan perangkat elektronikmu

Gemini

Kalau kamu mau membersihkan perangkat elektronik dan mesin di rumahmu, matikan dan lepas dahulu dari sumber listrik sebelum dibersihkan. Kamu bisa membersihkannya dengan kain kering atau kuas lembut, hindari air langsung pada komponen elektronik.

Untuk AC, kipas angin, dan ventilasi mekanis, bersihkan atau ganti filter karena abu dapat menyumbat dan merusak komponen di dalamnya. Sementara untuk kendaraan bermotor, periksa bagian-bagiannya, terutama filter udara, karena abu vulkanik dapat merusak mesin jika terhisap masuk.

6. Cara membuang abu yang sudah dikumpulkan

Gemini

Setelah semua bersih, langkah selanjutnya adalah membuat abunya. Masukkan abu yang telah dikumpulkan ke dalam kantong tebal atau wadah tertutup agar tidak beterbangan kembali.

Ikuti arahan pemerintah daerah atau petugas setempat mengenai titik pembuangan abu vulkanik, karena biasanya ada lokasi khusus yang disediakan. Jangan membakar abu atau mencampurnya dengan sampah organik, ya!

Itulah beberapa tips dan panduan membersihkan rumah dari abu vulkanik. Kamu juga bisa memantau informasi resmi dari badan-badan terkait untuk memastikan kondisi sudah aman. Stay safe, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article