Hari Anak Perempuan Internasional 2026: Sejarah dan Tema

Hari Anak Perempuan Internasional diperingati setiap 11 Oktober, berawal dari Deklarasi Beijing 1995 dan ditetapkan PBB melalui Resolusi 66/170 pada 2011. Perayaan pertama berlangsung 2012.
Tema 2026 End Child Marriage and Invest in Girls' Rights!, menyoroti perkawinan anak serta menyerukan perlindungan hukum, perubahan norma merugikan, dan perluasan akses pendidikan serta layanan sosial.
UNICEF memperkirakan satu dari lima anak perempuan menikah sebelum 18 tahun, sementara hampir satu dari empat remaja perempuan pernah mengalami kekerasan dalam hubungan atau rumah tangga.
Pernikahan anak hingga hari ini masih menjadi tantangan global yang membatasi hak dan masa depan anak perempuan. Padahal, setiap anak perempuan berhak mendapatkan pendidikan, perlindungan, dan kesempatan untuk meraih impiannya.
Isu inilah yang kemudian ikut disorot dalam peringatan Hari Anak Perempuan Internasional 2026. Diperingati setiap 11 Oktober, momen ini bertujuan untuk mengakui dan memperjuangkan hak anak perempuan di seluruh dunia.
Lantas, bagaimana sejarah Hari Anak Perempuan Internasional dan apa tema yang diangkat tahun ini? Yuk, simak penjelasannya!
Table of Content
1. Sejarah Hari Anak Perempuan Internasional

pexels.com/Yan Krukau Menurut PBB, sejarah Hari Anak Perempuan Internasional berawal dari konferensi dunia tentang perempuan. Pada tahun 1995, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perempuan yang diadakan di Beijing, China, menghasilkan deklarasi yang mengangkat hak-hak anak perempuan dan pentingnya mengatasi diskriminasi serta kekerasan terhadap anak perempuan.
Kemudian pada 2011, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 66/170 yang menetapkan 11 Oktober sebagai Hari Anak Perempuan Internasional. Peringatan ini akhirnya pertama kali dirayakan pada tahun 2012.
Sejak saat itu, Hari Anak Perempuan Internasional diperingati setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran terkait tantangan yang dihadapi anak perempuan, mendorong pemberdayaan, dan memperjuangkan kesetaraan gender serta pemenuhan hak-hak mereka di seluruh dunia.
2. Tema Hari Anak Perempuan Internasional 2026

pexels.com/Nguyễn Tiến Thịnh Pada tahun 2026, Hari Anak Perempuan Internasional menyoroti salah satu masalah paling mendesak terhadap hak-hak anak perempuan, yakni perkawinan anak. Oleh karena itu, tahun ini tema yang diusung adalah "End Child Marriage and Invest in Girls' Rights!".
Tema tersebut menyerukan tindakan baru untuk melindungi kebebasan anak perempuan, memperluas peluang mereka, dan memastikan mereka punya suara dalam keputusan yang membentuk hidup masing-masing.
Selain itu, Hari Anak Perempuan Internasional 2026 menekankan pentingnya memperkuat perlindungan hukum, mengubah norma-norma yang merugikan, dan memberikan ruang bagi anak perempuan untuk menyuarakan pendapatnya. Lewat investasi pada pendidikan, layanan sosial, dan pemberdayaan, setiap anak perempuan diharapkan bisa tumbuh dengan aman dan meraih masa depan yang lebih baik.
3. Mengapa hak-hak perempuan sangat penting?

pexels.com/Nguyễn Tiến Thịnh Menurut UNICEF, menjadi perempuan seharusnya tidak membatasi seseorang dalam menentukan pilihan, meraih impian, atau membangun masa depan. Namun, kenyataannya, jutaan anak perempuan di berbagai belahan dunia masih menghadapi hambatan dalam mendapatkan hak dan kesempatan yang setara.
Perkiraan UNICEF tahun 2026, diperkirakan satu dari lima anak perempuan di seluruh dunia menikah sebelum usia 18 tahun. Angka ini mewakili sekitar 650 juta perempuan dan anak perempuan yang masih hidup saat ini dan pernah menikah di masa kanak-kanak.
Selain itu, hampir satu dari empat gadis berusia 15-19 tahun yang pernah menikah atau berpacaran pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga sepanjang hidup mereka. Meskipun telah ada kemajuan selama beberapa dekade, ternyata masih banyak anak perempuan mengalami diskriminasi, kekerasan, kemiskinan, hingga konflik yang merampas hak-hak mereka.
Maka dari itu, investasi pada hak-hak anak perempuan menjadi salah satu solusi untuk membangun keluarga yang lebih sehat, komunitas kuat, dan masyarakat yang tangguh.
Itu dia penjelasan seputar sejarah dan tema Hari Anak Perempuan Internasional 2026. Yuk, bersama-sama kita mengakhiri pernikahan anak dan memastikan setiap anak perempuan punya kebebasan untuk memilih masa depannya sendiri!





















